Ubuntu LTS 14.04 “Trusty Tahr” diluncurkan

Canonical baru saja merilis versi stabil Ubuntu “Trusty Tahr” 14.04 LTS yang menjanjikan dukungan lima tahun. Sebagai bagian dari publikasi ini, Canonical juga telah memperbarui sepuluh turunan Ubuntu lainnya yang masing-masing memiliki ciri khas dengan desktop berbeda atau aplikasi atau budaya tertentu.

ubuntu-14.04_trusty-tahr_desktop-0_640

Bersama Ubuntu, hari ini juga diluncurkan Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu, Edubuntu, Ubuntu-Gnome, Ubuntu Kylin, Mythbuntu, Ubuntu Cloud, Ubuntu Studio dan Ubuntu Server. Separuhnya, yaitu Ubuntu Desktop, Ubuntu Server, Ubuntu Core, Kubuntu, Edubuntu dan Ubuntu Kylin dipastikan mendapatkan dukungan selama lima tahun, sementara sisanya menerima tiga tahun dukungan.

Silakan menyimak artikel selebihnya disini dan catatan rilis disini, sementara tangkapan layar masing-masing untuk Ubuntu 14.04, Kubuntu 14.04 dan Ubuntu-Gnome 14.04.

Lebih Dari Satu Juta Ubuntu Kylin Diunduh Dalam 6 Bulan Pertama

Berdasarkan statistik halaman download website resmi dari Ubuntu Kylin, hingga tanggal 24 November 2013, DVD-ISO instalasi Ubuntu Kylin yang telah diunduh melampaui satu juta kali, dan sejak 12 Juni 2013 12:00, rata-rata hampir 170.000 kali per bulan.

Angka tersebut adalah data statistik untuk satu sumber resmi Qinghua saja, dan belum termasuk pengguna yang menguduh dari situs cermin lainnya.

UbuntuKylin

Ubuntu Kylin adalah versi Cina resmi untuk sistem operasi komputer turunan Ubuntu. Sistem operasi ini digambarkan sebagai “kelanjutan yang longgar untuk OS Cina Kylin”. Dikembangkan sejak awal 2013, setelah dicapai kesepakatan antara Canonical dengan Departemen Perindustrian dan Teknologi Informasi Republik Rakyat Cina, untuk bekerja-sama membangun dan merilis sistem operasi desktop berbasis Ubuntu dengan fitur-fitur khas ditargetkan untuk digunakan di pasar Cina.

CEO Canonical Jane Silber mengatakan bulan pada Maret lalu, bahwa proyek ini akan membawa investasi dan partisipasi lokal untuk memastikan tersedianya platform yang relevan untuk pasar Cina.

“Koordinasi yang erat bersama proyek Ubuntu dipastikan agar terbiasa dengan produsen global perangkat lunak dan perangkat keras – dan nantinya juga berguna untuk produk ekspor yang dibuat oleh perusahaan China ,” kata Silber, dikutip dari keterangan berbagai sumber Internet.

Rilis resmi pertama adalah Ubuntu Kylin 13.04, yang dirilis pada 25 April 2013, bersamaan dengan rilis keluarga Ubuntu 13.04 (Raring Ringtail) lainnya. Sejumlah fitur yang disertakan termasuk metode input Cina, kalender Cina, indikator cuaca, dan pencarian musik online melalui Dash.

Versi mendatang akan mencakup integrasi pada peta Baidu, layanan belanja Taobao, serta versi program perkantoran dan alat pengelola gambar. Bekerja sama dengan Departemen Perindustrian dan Teknologi Informasi Canonical juga menyiapkan sebuah versi yang dijalankan di server.

Mark Shuttleworth: Ubuntu 14.04 LTS Bernama Trusty Tahr

Sehari setelah Ubuntu 13.10 “Saucy Salamander” diluncurkan, pendiri Ubuntu Mark Shuttleworth mengumumkan versi berikutnya. Nama yang dipilih harus mengikuti tradisi, yaitu terdiri dari dua kata dengan awalan “T”. Versi 14.04 berikutnya akan menjadi rilis dengan dukungan jangka panjang (LTS) dengan nama yang harus mencerminkan stabilitas dan kepercayaan. Seperti dipaparkan oleh Shuttleworth dalam blog-nya, setelah ia memilah banyak alternatif bersama komunitas, akhirnya diputuskan pilihan nama “Trusty Tahr“. Ubuntu 14.04 Trusty Tahr Shuttleworth merasa bangga terhadap kualitas dari Ubuntu 13.10 yang baru saja dirilis, merupakan hasil kerja berdedikasi dari banyak tim dan individu yang masing-masing didorong oleh beragam motivasi yang berbeda. Ubuntu 13.10 secara efektif juga merupakan previu untuk versi LTS 14.04 berikutnya, di mana perubahan terpenting yang tersedia di antara siklus dua tahun versi LTS, juga telah dikemas didalamnya. Selain itu, versi 13.10 ini menandai kedatangan versi mobile, yang oleh Shuttleworth disebutkan sebagai “Mobile Personal Computing“. Inovasi penting yang sejauh ini banyak tersedia pada versi Mobile,  juga diinginkan oleh Shuttleworth agar semuanya tersedia di laptop-nya. Dengan demikian, integritas antar perangkat dapat dijamin, dan selalu dapat memantau versi dari perangkat masing-masing yang sedang digunakan. Inovasi besar kedua, yang meskipun belum tersedia di versi desktop, namun sudah ada dalam versi mobile, yaitu server displai Mir yang masih anyar. Kendati banyak diskusi dan kritik yang telah beredar dan menganggapnya sebagai duplikasi untuk Wayland, Shuttleworth membela karya ini, dan mengkokohkan alasannya yang menjanjikan akan dibangun dengan target mengoptimalkan kecepatan dan efisiensi energi. Para kritikus yang dijulukinya sebagai “Open Source Tea Party“, menurut Mark berbicara semata karena alasan politik. Secara khusus misalnya, sulit untuk mengetahui mengapa sejumlah proyek mendukung port ke MS Windows, dan mengapa tidak untuk Mir. Individu yang sama juga menolak untuk mengambil pekerjaan dari proyek-proyek lain, sementara memulai pengembangan proyek mereka sendiri, seperti halnya pada systemd yang sangat invasif masuk ke dalam sistem. Ubuntu telah mengembangkan sistem init Upstart sendiri, jauh sebelum munculnya systemd dan cenderung tidak ingin menggantinya dengan systemd. Pengembangan untuk versi berikutnya, yang sekarang sedang bergulir dan di mulai secara berhati-hati mengacu pada kata sifat “terpercaya atau trusty“, dibangun dalam rangka menggalang kepercayaan terhadap platform dukungan jangka panjang (LTS). Maskot versi LTS ini adalah Tahr, genus mamalia mirip seekor kambing yang hidup di pegunungan tinggi, termasuk Himalaya. Tujuan dari versi baru ini akan didefinisikan pada ajang konferensi Ubuntu berikutnya, yang berlangsung secara online. Shuttleworth meminta kepada para pengembang agar mengutamakan stabilitas untuk versi LTS mendatang, dan menanganinya secara konservatif. Di sisi Server, Ubuntu akan mendukung beberapa versi OpenStack, sementara pada desktop akan menyertakan Mir, dengan kualitas yang lebih ditingkatkan. Versi mobile 14.04 adalah bukan versi LTS, dengan alasan bahwa pengembangan yang tangkas diperlukan untuk mengikuti perkembangan pesat di sektor mobile. Baca selebihnya di Blog dari Mark Shuttleworth.

Gendarmerie Perancis: Desktop Open Source Pangkas TCO 40 Persen

Menurut Gendarmerie Perancis, Desktop Open source mampu memangkas TCO sebesar 40 persen. Dikutip dari presentasi yang dibawakan oleh Stéphane Dumond dari Gendarmerie Perancis, sejak tahun 2008 proses migrasi ke Linux telah dilakukan terhadap 72.000 dari 90000 komputer desktop, dan telah memberikan penghematan TCO tidak kurang dari 40 persen, termasuk melalui pengurangan biaya lisensi perangkat lunak berpemilikan dan penghematan pada biaya manajemen TI.

Gendarmerie Hemat Gunakan Linux

Wartawan TI asal Belgia Gijs Hillenius yang sekaligus merangkap sebagai penanggung jawab atas portal berita “Joinup” milik Komisi Uni Eropa, mengutip pidato Mayor Stéphane Dumond pada tanggal 26 September baru lalu, di ajang konferensi Linux Evento di Lisbon, Portugal, yang mengatakan: “Adalah sangat mungkin untuk menggelar ribuan desktop Linux pada administrasi publik. Kami telah (berhasil) melakukannya…”

Menurut Stéphane Dumond, dengan pemanfaatan desktop Ubuntu secara besar-besaran, telah dipangkas biaya investasi lokal, dan pembebasan dari biaya pungutan lisensi tersebut sebagai akibat langsung dari migrasi desktop ke Ubuntu, adalah hanya puncak dari gunung es. Sebuah desktop open-source dengan standar industri adalah alat manajemen yang ampuh di lingkungan TI. Dari 72.000 Desktop yang direncanakan, saat ini telah beralih ke Ubuntu sebanyak 37.000. Finalisasi proses migrasi direncanakan pada musim panas 2014, dan dengan demikian proyek ini merupakan contoh terbesar penggunaan desktop Linux di sektor publik di Eropa dan mungkin juga di dunia.

Disamping pengurangan biaya TCO yang masif, juga layak disebutkan bahwa dengan migrasi ke open source, sekaligus dianugrahkan kemerdekaan terhadap vendor perangkat lunak. Migrasi desktop yang dilakukan Gendarmerie Perancis juga memungkinkan sepenuhnya melakukan restrukturisasi organisasi TI mereka, disamping menghemat uang waktu dan tenaga kerja. Menggunaan Linux juga memungkinkan pengendalian biaya secara efisien pada saat peluncuran teknologi baru. Seperti semua proyek, sudah barang tentu proyek ini juga memiliki risiko yang besar, namun hal itu dapat dikendalikan dan seimbang dengan keuntungan dari biaya layanan yang lebih rendah.

Dumond yang bekerja di Kementerian Dalam Negeri Perancis, kemudian menjelaskan dalam presentasinya alur proses mulai dari pengambilan keputusan, perencanaan dan pelaksanaan seluruh rangkaian migrasi open source dari awal, saat mereka beralih dari Microsoft Office ke OpenOffice pada tahun 2004, yang sudah berhasil menghemat 20.000 lisensi Office, peralihan peramban menggunakan Firefox pada tahun 2006, kemudian konversi aplikasi desktop secara bertahap, seperti Gimp dan VLC yang juga tersedia juga tersedia bebas untuk Windows di tahun 2007 dan 2008. Pada tahun 2008, tahap percontohan migrasi 5.000 desktop berhasil dilakukan, disusul dengan penyelesaian proyek migrasi besar pertama yang menuntaskan 20.000 desktop pada tahun 2011 dan 10.000 lagi pada tahun 2012. Pada tahun ini, mulai dari Maret sampai Juni dilakukan update pertama untuk peningkatan dari versi Ubuntu 10.04 LTS ke versi 12.04 LTS, yang sepenuhnya dilakukan via jaringan. Strategi TI yang diterapkan sepenuhnya oleh kepolisian Perancis didasarkan pada pemanfaatan solusi open source secara masal, seperti juga penggunaan standar terbuka dan manajemen siklus hidup (Lifecycle-Management) yang terpusat untuk semua aplikasi desktop.

Disamping Spanyol, Italia dan Skandinavia, sebagaimana dipaparkan oleh Gijs Hillenius, sekarang Perancis dapat turut berjejer dalam barisan yang mampu memberikan contoh cemerlang dalam migrasi Open Source di sektor publik.

Terminologi:
Gendarmerie pada prinsipnya adalah militer yang dibebankan tugas-tugas kepolisian di kalangan penduduk sipil. The Shorter Oxford English Dictionary menggambarkan gendarme sebagai “seorang prajurit yang bertugas sebagai polisi” dan “gendarmery,-erie” sebagai “gendarme sebagai sebuah badan”. (Sumber: Wikipedia)

Rancangan Untuk Saucy Salamander Di Ubuntu 13.10

Pada kesempatan di ajang Ubuntu Developer Summit (14-16 Mei 2013), para pengembang Ubuntu sempat mendiskusikan rancangan “Saucy Salamander” sebagai rilis 13.10 pada bulan Oktober nanti. Pada saat yang sama dipamerkan versi awal dari Display Servers Mirs besutan tim Ubuntu berikut desktop Unity Next berbasis Qt, untuk diuji coba.

Walaupun demikian, sebagai standar direncanakan pada rilis Saucy untuk tetap memasang stack grafis yang berasal dari Ubuntu 12.10 melibatkan X11, Compiz dan Unity 7. Perusahan pendukung Ubuntu Canonical merencanakan, bahwa sampai 2014 nantinya semua basis kode pemrograman telah dibangun berdasarkan Mir dan Unity Next untuk mendukung semua antarmuka, mulai dari Smartphones, Tablets dan PCs

Smart Scope Service yang tadinya dijadwalkan untuk Ubuntu 13.04 Raring, akan dihadirkan bersama Saucy Salamander di Ubuntu 13.10. Fitur Ubuntu Dash nantinya, disamping YouTube dan Amazon, juga digunakan untuk menelusuri lusinan sumber daring lainnya. Mulai versi 13.10, pengguna juga bisa membeli lagu-lagu langsung dari Dash. Kecuali serangkaian perbaikan pada Unity 7, Canonical juga merencanakan versi yang menggunakan Compiz, dan dengan demikian diharapkan akan mampu mendongkrak kinerja desktop Ubuntu.

Menurut jadwal dari rencana terakhir, Saucy Salamander akan dibidani pada tanggal 17 Oktober 2013.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 179 pengikut lainnya.