Vivid Vervet: Canonical Terbitkan Ubuntu 15.04

2015-04-23_Ubuntu-Vivid-Vervet_1230x576

Trend penurunan penjualan PC rupanya memicu skala prioritas dalam pengembangan software desktop demi pengembangan software untuk Telepon Pintar dan Tablet yang lebih menguntungkan. Hal inilah rupanya yang telah dilakukan Canonical, perusahaan penyokong Ubuntu, dan cukup jelas terlihat dari rilis Ubuntu 15.04 yang  terbit minggu lalu (2015-04-23). Edisi desktop standar (Unity) dari versi Ubuntu yang dijuluki Vivid Vervet ini, telah melakukan sebatas pada penyempurnaan dan perbaikan, tanpa penambahan fitur-fitur baru yang signifikan.

2015-04-23_Ubuntu-Vivid-Vervet_1230x576

Salah satu turunannya, yaitu Kubuntu 15.04 telah beralih dan menerapkan lingkungan desktop generasi baru KDE 5 yang memiliki fitur-fitur moderen dengan penampilan yang lebih segar. Canonical menatap ke depan dan fokus pada pengembangan Ubuntu edisi server yang lebih menjanjikan dengan memperkuat dukungan pada Cloud, Container dan Internet of Things (IoT).

Upaya penyatuan desktop dengan perangkat mobile “convergence” yang cukup lama dijanjikan Ubuntu, kini mulai dipertegas dengan pengembangan antar muka versi Unity 8 dan Display-Server Mir yang telah dipasang di Ubuntu Phone, dan rencananya akan diterapkan pada desktop sebagai standar, paling dini di rilis desktop 15.10 atau pada edisi LTS 16.04 berikutnya. Ubuntu 15.04 (Vivid Vervet) pada saat ini masih menggunakan X11 dan versi Unity 7.3.2. Penampilan desktop 15.04 juga nyaris tidak berbeda dengan versi sebelumnya, walaupun telah dibungkus dengan wallpaper baru dengan kombinasi warna khas Ubuntu.

Perubahan terbesar yang ditemukan pada Ubuntu 15.04 ini, adalah pergantian sistem init dari Upstart menjadi systemd. Hal ini juga dilakukan oleh distro panutannya Debian 8 yang dirilis beberapa hari kemudian (2015-04-26). Berbeda dengan Debian yang juga menyertakan beberapa sistim init alternatif, Vivid Vervet hanya memasang systemd semata.

Peningkatan dan aktualisasi pada software telah dilakukan, termasuk Kernel versi Linux 3.19, Firefox 37, Thunderbird 31.6, LibreOffice 4.4.2, disamping pemanfaat Gnome 3.14 sebagai landasan untuk desktop Unity. Ubuntu-Make (Umake), yang sebelumnya disebut sebagai “Ubuntu Developer Tools Centre” dan sudah tersedia sejak versi Ubuntu 14.04 / 14.10, kini semuanya telah ditingkatkan, termasuk penyertaan paket Android Studio, Edisi developer untuk Firefox, IDEA, Pycharm, Webstorm, Rubymine, Phpstorm, Eclipse, Go-Compiler Golang, dan platform pengembangan game Stencyl.

Ubuntu-Server 15.04 telah dibekali versi terbaru dari OpenStack versi 2015.1 (Kilo), dan Docker 1.5. Sementara LXD berperan sebagai Infrastruktur untuk mengelola kontainer-kontainer Docker. Hal ini disebutkan untuk memberikan isolasi lebih baik diantara kontainer-kontainer dan menurut Canonical, merupakan Hypervisor untuk Linux-Container. Sebuah Plug-in untuk OpenStack Nova, yaitu Nova Compute-LXD, menyambungkan Container tersebut dibawah  OpenStack.

Kecuali itu, serangkaian software untuk server lainnya juga telah ditingkatkan, termasuk: OpenvSwitch (OVS) 2.3.1 demi perbaikan stabilitas, MySQL ditingkatkan ke versi 5.6, MariaDB naik ke 10.0.17 dan Percona XtraDB 5.6. Aktualisasi lainnya, diantaranya adalah Open vSwitch 2.3.1, cloud-init 0.7.7, Ceph 0.94.1, Docker 1.5, LXC 1.1.2, dan Juju 1.20.10. Software yang terkait dengan Virtualisasi, seperti Qemu 2.2 dan Libvirt 1.2.12 juga menjadi aktual di Vivid Vervet. Lebih rinci dapat disimak di Release Note

Media yang diterbitkan bervariasi, baik untuk Desktop, Server dan juga Snappy, Vivid Vervet secara resmi menyediakan untuk arsitektur Intel 32 dan 64-bit, termasuk: Ubuntu Core, Ubuntu Cloud Server, dan Ubuntu Netboot, kemudian turunan desktop meliputi Kubuntu, Lubuntu, Ubuntu Studio, Ubuntu Gnome, Ubuntu Kylin, Ubuntu Mate, Xubuntu dan Edubuntu.