Toyota Camry 2018 Dikapalkan Dengan Linux

Toyota Camry generasi mendatang akan menjadi kendaraan pertama yang memanfaatkan fitur sistem Infotainment berbasis sistem operasi AGL ( Automotive Grade Linux ).

Dalam siaran pers 2017-06-04 dari Platform Automotive Grade Linux mengkonfirmasi adopsi sistem operasi AGL berbasis Linux untuk kendaraan Toyota Camry yang dikapalkan di tahun 2018 ke Amerika.

AGL merupakan proyek open source yang dikelola oleh yayasan The Linux Foundation yang telah mengubah cara pembuat otomotif dalam hal membangun perangkat lunak. Lebih dari 100 anggota di lingkungan industri otomotif bekerja sama, bergotong royong untuk mengembangkan platform bersama yang berfungsi sebagai standar industri de facto. Berbagi platform secara terbuka “Open Source” dimungkinkan mendaur ulang kode pemrograman, sekaligus menjadikan proses pengembangannya lebih efisien. Hal ini dimungkinkan, seperti lazimnya pada pengembangan software Open Source dimana pengembang dan pemasok cukup membangun sekali untuk memiliki produk yang digunakan oleh beberapa OEM. Pada akhirnya biaya pengembangan, dan waktu membawa ke pasar dapat dipangkas untuk setiap produk baru seraya mengurangi terjadinya fragmentasi di seluruh industri otomotif.

Awalnya proyek berfokus pada In-Vehicle-Infotainment (IVI), namun AGL sebagai satu-satunya organisasi yang merencanakan untuk menangani semua perangkat lunak di dalam kendaraan, termasuk instrument cluster, heads up display, telematics, sistem bantuan pendamping yang canggih (ADAS = advanced driver assistance systems) dan mengemudi mandiri (nir-awak). Seperti hal nya Linux yang Open Source, platform AGL tersedia untuk semua orang, dan siapapun dapat berpartisipasi dalam pengembangannya. [ Silakan baca sejarahnya disini: IVI Ajak Mobil Anda Go Open Source ].

 

Iklan