Uji Stress: Ubuntu 14.10 Ungguli OS X 10.10

mac-os-x-vs-ubuntu_1230x576

Phoronix.com – sebuah situs yang didedikasikan pada pengujian performa sistem perangkat lunak dan keras, telah melakukan uji stress terhadap kemampuan sistem operasi OS X 10.10 “Yosemite” dari Apple dan distribusi Linux Ubuntu 14.10 “Utopic Unicorn” dari Canonical.  Benchmarks yang menggunakan perkakas uji dan perangkat keras spesifikasi sama, telah mengungkapkan serangkaian tolok ukur untuk kinerja, termasuk disk performance, synthetic video benchmarks, perbandingan game frame rate dan kinerja kompailer. Dari sejumlah parameter uji stress menunjukkan bahwa kinerja sistem operasi proprietari ternyata lebih lambat dari Ubuntu yang dikembangkan secara terbuka bersama komunitas.

Sejak beberapa waktu lalu Phoronix merilis perkakas khusus uji komponen TI disamping mengoperasikan platform pengujian seperti OpenBenchmarking.org. Pada bulan Agustus lalu, operator Michael Larabel telah menerbitkan hasil sebuah pengujian pada OS X 10.10 “Yosemite” yang saat itu masih berstatus Beta. Ia menemukan bahwa dalam hal kecepatan grafis ternyata Yosemite hampir tidak berbeda dari versi OS X sebelumnya.

Pada pengujian kali ini yang cukup mendalam, Larabel tidak menandingkannya dengan sistem operasi dari rumpun yang sama, melainkan dengan salah satu sistem berbasis Linux popular. Alhasil setelah dibandingkan dengan sistem operasi Ubuntu 14.10 “Utopic Unicorn” cukup mengejutkan, terutama menjadi menarik mengingat platform hardware yang digunakan adalah sama-sama Apple MacBook Air dengan spesifikasi yang sepenuhnya sama.

Pada pengujian PostMark Test misalnya, dimana yang diukur adalah kecepatan dari transaksi system file, ditemukan bahwa di Linux menunjukkan hasil hampir tiga kali lebih baik. Ketika dilakukan pengujian MAAFT Benchmark, Ubuntu membutuhkan hanya sepertiga dari waktu yang disepakati untuk versi OS X 10.9.5 maupun OS X 10.10.1. Kecuali itu, dalam hal penanganan grafis, sistem operasi bebas yang di tes Larabels umumnya mengindikasikan kinerja “lebih baik, lebih baik”. Sebuah contoh misalnya pada aplikasi bebas 3D-Shooter Xanotic dengan tampilan resolusi 1366×768 pixel dan pengaturan “high” lebih cepat 35 persen ketimbang penghuni resmi MacBook Air menggunakan OS bawaan OS X 10.10.1. Sedangkan bila dipatok menjadi “Ultra”, maka “Utopic Unicorn” bahkan ngacir 50 persen lebih cepat. Laporan secara rinci dapat disimak disini. [Artikel PDF 800kB]