Jessie: Debian 8.0 Telah Hadir

2015-04-26_debian-8-jessie_1230

Setelah melakukan pengembangan secara intensif selama hampir 24 bulan, proyek Debian GNU/Linux menerbitkan versi 8.0 dengan julukan “Jessie”. Diantara banyak fitur baru yang dikemas bersama Jessie edisi perdana ini, adalah termasuk systemd yang diberdayakan sebagai sistem init default dan dukungan penuh terhadap hardware dengan UEFI.

Continue reading Jessie: Debian 8.0 Telah Hadir

Debian, Selamat Ulang Tahun Ke-20

Pada tanggal 16 Agustus 2013, proyek Debian berumur 20 tahun dan pada kesempatan yang sama mengundang semuanya untuk merayakan dan menghadiri pesta ulang tahun akbar yang berlangsung dan dijadwalkan di Swiss, bertepatan dengan ajang acara DebConf13 di Le Camp, dekat desa Vaumarcus:

Selama Perayaan Ulang Tahun Debian, konferensi Debian akan membuka pintu bagi siapa pun yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang Debian dan Free Software. Mengundang para pengembira, pengguna, dan pengembang untuk menghadiri seminar setengah hari membicarakan semuanya yang berkaitan dengan Free Software, Proyek Debian, dan sistem operasi Debian.

happy 20th birthday debian

Debian kali pertama diperkenalkan oleh Ian Murdock, seorang mahasiswa dari Universitas Purdue, Amerika Serikat, pada tanggal 16 Agustus 1993. Nama Debian berasal dari kombinasi nama Ian dengan mantan-kekasihnya Debra Lynn: Deb dan Ian.

Menurut situs resminya: “Sejak saat itu proyek telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar dan merupakan proyek open source paling berpengaruh, tersedia dalam 70 bahasa, dan mendukung sebagian besar jenis arsitektur komputer. Debian menyebut dirinya sebagai sistem operasi universal yang merilis lebih dari 20.000 paket perangkat lunak untuk lebih dari sepuluh arsitektur komputer, mulai dari desktop dan laptop, sampai ke ponsel dan tablet hingga komputasi skala mainframe. Debian telah digunakan sebagai landasan untuk banyak sekali distro Linux lainnya, termasuk BlankOn dan Ubuntu. Ribuan relawan dari seluruh dunia bekerja sama, bahu membahu untuk menciptakan dan memelihara sistem Debian, dan banyak diantaranya untuk memanfaatkan waktu luang mereka.”

Kunci kekuatan proyek Debian adalah basis relawan dan komitmennya untuk menyediakan sistem operasi terbaik. Selain pertemuan debconf, komunitas Linux sejati ini umumnya berkomunikasi melalui Internet, mailing-list dan kamar-chat. Berbeda dengan distro Linux yang setara lainnya, Debian adalah organisasi non-profit yang independen dan tidak didukung oleh sebuah perusahaan komersial tertentu. Dedikasi Debian yang murni mendukung Free Software, bersifat non-profit dan pengembangan model terbuka, membuatnya unik di antara distribusi-distribusi Perangkat Lunak Bebas yang eksis.

Debian Squeeze Bantu Astronaut Berselancar Di Angkasa Luar

nasa_logo_640Laptops dengan Debian GNU/Linux 6 alias Squeeze akan digunakan di stasiun angkasa luar “International Space Station” (ISS) menggantikan Windows dan Scientific Linux.

Sistem operasi Linux Debian utamanya akan digunakan antara lain untuk membantu para astronaut yang bekerja di stasiun angkasa luar internasional (ISS). Hal tersebut diungkapkan oleh pimpro Keith Chuvala (NASA) dan Linux Foundation, sementara United Space Alliance bertanggung jawab atas infrastruktur jaringan komputer bergerak di ISS.

Semua laptops termasuk yang nantinya ditenagai dengan Linux Debian memiliki akses ke Internet, memungkinkan para Astronaut mengirimkan twitter dan menerima email seperti warga penghuni dunia lainnya. Disamping data yang relevan untuk tugas misi angkasa luar, laptop yang digunakan masing-masing astronaut dapat digunakan untuk pribadi seperti berkomunikasi dengan keluarga dan teman-temannya via internet.

Sebagaimana dipaparkan Chuvala, alasan NASA berpaling terutama karena stabilitas dan keandalan Debian GNU/Linux. Disamping kemudahan bagi tim mereka untuk melakukan patch bila diperlukan, Debian juga diyakini lebih gampang untuk disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing Astronaut.

international-space-station_linuxmagazine_640

Walaupun dari sisi jumlah, awalnya tidak lebih dari 6 laptops yang akan dibawa ke angkasa luar, namun keandalan dari masing-masing laptop harus terjamin dan perlu penyesuaian dengan kebutuhan setiap astronaut yang bekerja di ISS. Kriteria yang tidak dapat ditawar tersebut juga merupakan alasan untuk memberdayakan Debian 6 Squeeze sebagai pengganti Windows dan Scientific Linux. Komputer-komputer jinjing tersebut diperlukan oleh para astronaut untuk aneka tugas seperti untuk mengelola inventaris atau untuk mengetahui posisi dimana Stasiun Angkasa Luar (ISS) yang mereka tumpangi sedang berada.

Pimpro Keith Chuvala adalah penanggung jawab untuk bidang “Space Operations Computing” (SpOC) di NASA, yang juga mengurus sistem jaringan “OpsLAN” dari United Space Alliance, yang menghubungkan semua komputer di stasiun ISS. Pelatihan untuk para astrounaut dalam bidang pemrograman, pengeloaan sistem (SysAdmin) dan penggunaan sistem operasi Linux, pelaksanaannya diserahkan kepada Linux Foundation.

Wheezy Dengarkan Ucapan Instal Debian 7.0

Lebih dari dari dua tahun dibutuhkan tim pengembang Debian untuk membangun versi 7.0 alias Wheezy. Sebagai bagian dari sebuah tradisi, nama “Wheezy” diambil dari film layar lebar Toy Story 2, yang kali ini merupakan nama figur Pinguin, dan distro utama Debian 7.0 telah rilis pada hari minggu tanggal 5 Mei 2013.

debian7_bnr2_640

Banyak upaya yang telah diinvestasikan pengembangnya untuk meningkatkan kemampuan Installer dan memperluas dukungan untuk Cloud. Pembaruan terbesar dan yang menjadi tujuan utama pengembangan “Wheezy” adalah dukungan untuk aneka arsitektur atau Multiarch. Wheezy memberi peluang kepada pengguna untuk menginstalasi paket-paket software berasal dari aneka arsitektur dalam satu sistem dan sekaligus menutaskan segala ketergantungannya (dependencies) secara otomatis.

debian7wheezy_install_640Disisi lain, terdapat peningkatan kenyamanan cukup signifikan pada proses instalasi yang memungkinkan instalasi menggunakan ucapan sintesis suara (speech synthesis) dan fitur ini membantu terutama pada pengguna tuna netra saat menginstal sistem operasi Debian, yang tidak lagi memerlukan baris tulisan Braille. Saat ini fitur sintesis suara telah mendukung lebih dari satu lusin bahasa.

Untuk kali pertama Debian telah mendukung instalasi dan pengoperasian pada komputer 64-Bit dengan UEFI (amd64), sementara untuk fitur Secure Boot sedang disusulkan. Dengan demikian Debian 7.0 dapat dipasang bersebelahan dengan Windows 8 di hard-disk yang sama.

Wheezy dibekali lebih dari 36.000 paket software yang dibangun menggunakan tidak kurang dari 17.500 paket kode sumber terbuka. Atas dasar pemikiran stabilitas dan memperhitungkan masa inkubasi proses penstabilan sekitar sepuluh bulan setelah pembekuan fitur, maka paket stabil bawaan Wheezy 7.0.0 sebagian besar berasal dari rilis sebelum pertengah tahun 2012. Keuntungan yang didapatkan pengguna dari kebijakan tersebut, adalah stabilitas yang tinggi dan minimal akan kebutuhan perbaikan. Pengguna yang menghendaki versi yang lebih baru, bila perlu dapat memasang dari lumbung-lumbung repositori Backports resmi Debian, Repositori eksternal, dari paket-paket yang sedang dikembangkan atau dengan cara dan dari sumber-sumber lainnya.

Pustaka multimedia ffmpeg di Wheezy telah ditukar dengan libav, yaitu sebuah fork pencabangan dari ffmpeg yang menjanjikan stabilitas yang lebih baik. Kecuali itu tersedia semua Codecs bebas di lumbung arsip utama (Main-Archive) untuk Wheezy.

Untuk Debian 7.0 digunakan Gnome 3.4 sebagai desktop standar, disamping menyediakan sejumlah lingkungan desktop-desktop atau Window-Manager lainnya, seperti KDE 4.8.4, LXDE 0.5.5 atau Xfce 4.8. Seperangkat paket software utama yang ditawarkan Wheezy antara lain adalah Apache 2.2.22, Asterisk 1.8.13.1, GIMP 2.8.2, GNU Compiler Collection 4.7.2, Icedove 10 (yaitu penjelmaan atau nama lain untuk Mozilla Thunderbird), Iceweasel 10 (nama lain untuk Mozilla Firefox), LibreOffice 3.5.4, MySQL 5.5.30, Nagios 3.4.1, OpenJDK 6b27 und 7u3, Perl 5.14.2, PHP 5.4.4, PostgreSQL 9.1, Python 2.7.3 und 3.2.3, Samba 3.6.6, Tomcat 6.0.35 und 7.0.28, Xen 4.1.4 und X.Org 7.7. Sistim Debian adalah memenuhi persyaratan atau “compliant” dengan standarisasi LSB 4.1.

debian7wheezy_640

Sejak Debian 7.0 ditambahkan dukungan untuk arsitektur armhf, yang dapat digunakan pada berbagai sistem berbasis prosesor jenis ARM, seperti halnya untuk Buffalo Linkstation LiveV3 (LS-CHL), Buffalo Linkstation Mini (LS-WSGL), Toshiba AC100, MX53 LOCO Board, OMAP4 Pandora dan pada nettop Genesi Efika MX Nettops dan Smarttops. Kecuali itu Wheezy juga menyokong agar dapat digunakan pada arsitektur s390x, yaitu versi 64-Bit dari mesin IBM System z yang menggantikan sistem s390.

Target pengembangan lainnya adalah perbaikan pada kwalitas paket-paket software dengan hasil berdampak pada peningkatan kecepatan sistem. Debian 7.0 sekarang sepenuhnya mendukung protokol IPv6 dan sebagai sistem berkas standar digunakan ext4 menggantikan ext3. Sistem berkas Btrfs juga dapat dimanfaatkan pada partisi /boot yang terpisah.

Debian 7.0 telah memperbaiki dukungannya untuk transmisi suara dengan protokol internet VoIP, yang memungkinkan telefoni SIP menembus Firewalls. Untuk itu disediakan fitur-fitur seperti reTurn server, repro SIP proxy dan dlz-ldap-enum. Wheezy juga memperbaiki sistem keamanannya seperti pada otentikasi token dua faktor menggunakan Open Authentication (OATH), mendukung OpenID 2.0 via SimpleID dan AppArmor.

Wheezy juga telah disiapkan untuk berkiparah diawan (cloud) menyediakan dukungan baik untuk suit OpenStack-Suite maupun Xen-Cloud-Platform (XCP). Hal ini akan mempermudah pengguna membangun infrastruktur Cloud menggunakan Debian 7.0. Debian Wheezy juga siap untuk dipasang di Cloud komersil seperti di lingkungan awan Amazon EC2, Windows Azure atau Googles Computer Engine.

Debian 7.0 ditenagai menggunakan kernel versi Linux 3.2 dengan jaminan stabilitas tinggi, sementara versi kernel terkini saat Wheezy diluncurkan adalah Linux 3.9. Dengan demikian bila diperlukan dukungan untuk hardware lebih baru, drivers dari kernel yang lebih kini akan di port mundur untuk Wheezy. Kendati demikian, pada versi ini telah dibekali dengan serangkaian drivers baru terutama untuk perangkat keras jaringan kabel dan nirkabel WLAN, USB dan hard-disk.

Untuk para pengembang, Wheezy menyediakan bahasa pemrograman Perl versi 5.14, PHP 5.4, seperti juga Ruby 1.9. Paket-paket Ruby untuk Debian diakui oleh Rubygems. Pengembang Python disediakan versi 2.7 atau 3.2, sementara Python 2.6 juga didukung oleh Wheezy. GCC (GNU Compiler Collection) yang disertakan adalah versi 4.7.2.

Debian 7.0 mendukung lebih dari 70 bahasa tersedia untuk beragam arsitektur termasuk 32 dan 64-Bit Intel, ARM, PowerPC (powerpc), Oracle SPARC (sparc), MIPS, Intel Itanium (ia64), IBM S/390 (31-bit s390 dan 64-bit s390x) dan ARM (baik armel pada hardware lama, maupun armhf untuk hardware dengan floating point). Pengguna versi Debian Squeeze dapat melakukan peningkatan pada sistemnya menjadi Wheezy menggunakan APT.

Sambut Hari Paskah, SparkyLinux Luncurkan GameOver 2.1

SparkyLinux-GameOver-2-1_640Sambut Hari Paskah, Tim pengembang SparkyLinux, sebuah distribusi Linux yang ringan, cepat, simple, dan nyaman bagi komputer tua dan muda, telah meluncurkan SparkyLinux 2.1 GameOver, yang menggunakan Enlightenment, LXDE, dan WindowMaker sebagai lingkungan desktopnya.

Berbeda dengan edisi SparkyLinux sejawatnya, edisi GameOver 2.1 dibangun menggunakan Debian Cabang Stabil, dan menyertakan sekaligus tiga jenis lingkungan desktop (Enlightenment, LXDE, dan WindowMaker). Sistem operasi SparkyLinux GameOver diklaim mudah untuk diinstalasi, baik menggunakan media DVD maupun USB-drive, disamping ia telah disiapkan untuk mendukung kebanyakan jaringan nirkabel dan mobile.

Distribusi SparkyLinux 2.1 GameOver dibangun langsung menggunakan komponen dari versi SparkyLinux 2.1 ‘Eris’ dan Debian testing ‘Wheezy’. Semua paket software telah diselaraskan dengan lumbung repositori Debian testing per tanggal 2013-03-24.

Fitur yang menyertai SparkyLinux 2.1 GameOver, antara lain termasuk:

  • Linux kernel 3.2 i386 untuk memberdayakan Komputer Usang;
  • Linux kernel 3.8-liquorix (option) i686-pae untuk Komputer modern dan dioptimalkan untuk multimedia dan gaming;
  • libc6 telah di-update ke versi 2.17 dari repo experimental;
  • Desktop LXDE yang telah divermak;
  • Iceweasel, VLC, Leafpad, Pidgin, Transmission, XChat dan sejumlah aplikasi (apps) penting;
  • Flash, Java, multimedia codecs, VLC plugin untuk Iceweasel;
  • Desura untuk Linux;
  • Steam untuk Linux telah di-update ke versi terbaru dan stabil;
  • Wine 1.4.1 (1.5.22 tersedia di repo);
  • PlayOnLinux 4.2;
  • Gunakan xz compression untuk memadatkan cetakan dvd sekitar 10%;
  • Instalasi sistem full di USB-drive;
  • melibas banyak bugs, seraya melakukan perbaikan pada tampilannya;
  • Menyerta banyak jenis Games termasuk: 0ad, 3dchess, airstrike, aisleroit, alienblaster, amphetamine, antigravitaattori, armagetron, asciijump, asylum, atomix, balazar3, balazarbrothers, balder2d, barrage, battleball, berusky, billard-gl, biniax2, blobandconquer, bloboats, boswars, brutalchess, btanks, bygfoot, extreme tux racer, flightgear, foobillard, freecraft, freedroid, frozen-bubble, glchess, glines, gnect, gnibbles, gnobots2, gnome-hearts, gnome-sudoku, gnomine, gnotravex, gnotski, gnubik, gnugo, gsoko, gtali, gtkatlantic, gtkpool, gnuroar, holdingnuts, iango, lightsoff, liquidwar, lincity, lordsawar, maelstorm, mahjongg, megaglest, mokomaze, monsterz, moon-boogy, moon-lander, netmaze, netpanzer, neverputt, open arena, pacman, performous, quadrapassel, scorched3d, slimvolley, snake4, snowballz, super tux, super tux kart, swell-foop, tennix, transcend, trigger-rally, trophy, warzone2100, wesnoth, xmoto, zaz

Spesifikasi hardware minimal adalah:

  • CPU Pentium III atau lebih baru,
  • 256MB RAM memori atau lebih banyak,
  • 512MB SWAP partisi atau lebih besar,
  • 20GB (minimum) spasi hard drive untuk instalasi sistem, namun disarankan lebih baik 30GB keatas,
  • DVD Drive dan colokan USB port

Untuk menjalankan sebagai LiveDVD masukkan user: live dan password: live, sementara Root password adalah blank.