Microsoft Buka Roslyn Bebaskan Kompiler .Net

Bersamaan dengan ajang pertemuan BUILD di San Francisco, Microsoft membebaskan kode sumber proyek ROSLYN. Kode kompailer untuk platform .NET tersebut kini dapat diakses di lumbung penginangan OSS CodePlex milik Microsoft dibawah roslyn.codeplex.com.

roslyn.codeplex.com

Setelah meng-open-source-kan bahasa pemrograman F #, IronRuby, IronPython dan TypeScript, Microsoft sekarang menyusulkan C# dan Visual Basic dengan membuka Platform kompailer Roslyn.

Penemu C# Anders Hejlsberg mengungkapkannya di ajang BUILD Microsoft bahwa kompailer bahasa pemrograman .NET C# dan Visual Basic sekarang tersedia sebagai kode open source di bawah Lisensi Apache 2.0. Kedua compiler bahasa pemrograman berupa “End User Preview” itu, merupakan bagian dari platform compiler .NET yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 2009 dengan nama kode Roslyn. Sejak 2009, telah dilakukan sejumlah “Community Technology Preview“, namun banyak perubahan yang dilakukan secara berulang. Pada bulan Desember 2013 diketahui bahwa Microsoft memanfaatkannya untuk pemrograman internal sehingga dapat dianggap bahwa kompailer ini mendekati status stabil.

Kompailer Roslyn terdiri dari serangkaian layanan otonom yang secara individual dapat diakses melalui API dan dapat diperluas dengan mudah. Untuk itu, dalam kesempatan pada keynote sesi pengembang .NET, Anders Hejlsberg menantang para pengembang secara khusus agar menciptakan fitur-fitur baru sendiri untuk C# dan Visual Basic dan menyarankannya kepada Microsoft.

Konsep Roslyn

Konsep Kerja Roslyn

Perusahaan dapat menambahkan fitur untuk keperluan internal masing-masing. Platform kompailer yang terbuka (open-platform) memberikan peluang dan menyederhanakan dalam penerapan fitur baru pada tingkatan seperti generasi kode, kode analisis dan refactoring. Pada kesempatan yang sama CEO Miguel de Icaza mengungkapkan rencana Xamarin untuk mengintegrasikan Roslyn di produk lingkungan pengembangan lintas-platform Xamarin Studio mereka.

Untuk mendukung perluasan pada kompailer, Microsoft juga menyediakan SDK yang dilengkapi dengan template-template proyek, contoh-contoh dan alat visualisasi berupa Roslyn SDK yang telah siap untuk diunduh.

Xamarin: Mantan Karyawan Novell Teruskan Mono

Nat Friedman yang pernah memegang jabatan mengurus Strategi Open Source dan meninggalkan Novell awal tahun lalu, sekarang bergabung dalam pendirian Xamarin dan menjabat sebagai CEO. Friedman bersama Miguel de Icaza pernah mendirikan perusahan pengembangkan Mono, Ximian yang kemudian diakuisisi oleh Novell.

Berdirinya Xamarin telah diumumkan boss pengembang Mono, de Icaza sekitar satu minggu sebelumnya, setelah urusan jual beli rampung dan Novell resmi pindah ketangan Attacemate yang merumahkan semua karyawan terkait dengan proyek Mono sebagai implementasi .NET.

Pembentukan Xamarin direncanakan untuk mengembangkan dan memasarkan produk berbasis Mono, yaitu versi bebas dari implementasi .NET khususnya untuk mendukung sistem operasi mobile seperti iOS dan Android. Friedman yang pernah menjabat sebagai Chief Technology and Strategy Officer untuk Open Source di Novell, saat meninggalkan Novell pernah mengindikasikan dan mengatakan rancananya untuk mendirikan sebuah perusahan baru.

Produk yang dikembangkan Xamarin berupa pengembangan seperti MonoTouch dan MonoDroid, yang menurut Friedman memiliki prospek cukup meyakinkan.

Hati-hati Jebakan Java dan .NET

Presiden dari Software Freedom Conservancy sekaligus Anggota Dewan Direksi dari Free Software Foundation (FSF) Bradley M. Kuhn menjelaskan bahwa tuntutan hak paten Oracle terhadap Google baru-baru ini merupakan sebuah pembelajaran bahwa teknologi Java dan .NET bisa menjadi ancaman yang laten terhadap software bebas.

Dari tuntutan yang diajukan Oracle kepada Google diduga adanya pelanggaran hak paten Java untuk mesin virtual Dalvik yang kepemilikannya telah berpindah tangan dari Sun ke Oracle sebagai konsekuensi dari akuisisi. Bradley M. Kuhn mengingatkan adanya peluang untuk software bebas lainnya menerima tuntutan paten serupa terutama untuk Java dan .NET. Sebagai catatan kecil Kuhn menulis bahwa tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi pada PHP mengingat perusahan Zend yang turut mengembangkan versi PHP terkini dan memiliki hak paten.

Kendati demikian, hal itu bukan berarti bahwa implementasi bebas terhadap software yang rawan tututan tidak diperlukan, namun menurut Kuhn pengembangan software baru sebaiknya memanfaatkan bahasa pemrograman alternatif yang aman seperti C, C++, Python atau Perl.

Sejatinya “Jebakan Java” telah diingatkan oleh pencetus software bebas Richard M. Stallmann sejak dini yaitu 6 tahun lalu dalam artikelnya “Free but Shackled – The Java Trap“.

Kuhn kali ini berharap agar semua pengembang menolak bila perusahan tempat ia bekerja meminta agar ideanya dipatenkan, juga bila diancam maupun digoda dengan imbalan materi, karena nantinya hanya akan menguntungkan para manager dan penegakan hukum belaka. Sebagai jalan keluar disarankan untuk mempublikasikannya atau di-open-source-kan agar tidak lagi bisa dipatenkan.

Beberapa negara seperti Selandia Baru telah menyadari bahwa hal itu memiliki dampak negatif terhadap inovasi kemudian menolak software untuk dipatenkan dan tetap menjunjung tinggi HAKI.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 175 pengikut lainnya.