Linux Mint 18 Berbasis Ubuntu 16.04 LTS

linux-mint-18-600x600

Akhir bulan Juni 2016, Proyek Linux-Mint merilis generasi desktop ke 18 Linux Mint menerbitkan edisi Cinnamon dan Mate. Rilis yang diberi nama “Sarah” ini merupakan rilis perdana dari versi 18 yang ditenagai menggunakan Ubuntu 16.04 LTS menerusakan generasi Linux Mint 17.x yang dibangun menggunakan Ubuntu 14.04 LTS. Dengan demikian rilis 18 LTS (Long Term Support) yang menjanjikan dukungan jangka panjang sampai dengan 2021.

linux-mint-18-cinnamon-960

Adapun versi desktop yang digunakan untuk Mint 18 ini adalah Cinnamon 3.0, sementara untuk MATE adalah 1.14. Edisi desktop Xfce dan KDE Plasma dijadwalkan tersedia pada bulan Juli ini, termasuk mekanisme Upgrade dari Mint 17.3 Rosa ke Mint 18 Sarah.

Berbeda dengan versi sebelumnya, Linux Mint versi ini tidak langsung menyediakan berbagai dukungan untuk format Audio dan Video sejak awal. Untuk itu pengguna dapat dengan mudah menginstal kemudian. Beberapa X Apps juga disertakan untuk menggantikan aplikasi asal Gnome yang dianggap tidak memenuhi selera pengembang nya.

Selain itu, animasi sekarang diaktifkan untuk dialog dan menu. Juga dukungan untuk touch pad telah diperbaiki dan pengaturan aksesibilitas dan Sounds telah dibangun ulang. Hal ini juga dapat ditentukan aplikasi yang berbeda untuk file teks dan file kode sumber. Sementara itu, dukungan untuk GTK 3,20 Spotify 00:27 dan Viber juga telah diperbaiki.

Yang baru lainnya adalah terkait dengan proyek X-Apps. Seperti telah disebutkan diatas, sejumlah aplikasi sistem generik yang baru, kini tersedia menggunakan lingkungan desktop GTK. Sebagai modal awal disertakan aplikasi Xed (Editor), Xviewer (image viewer), Xreader (PDF reader), XPlayer (musik dan video player) dan Pix (manajemen foto). X-Apps berbasis toolkit seperti GTK3 tersebut, dimanfaatkan untuk antar muka yang telah baku seperti menu dan title bar. Pengambangnya berharap semuanya harus berfungsi secara independen dan tanpa bergantung dari jenis desktop yang digunakan, termasuk juga menjamin kompatibilitas dengan rilis distribusi yang lebih tua. Pada dasarnya X-Apps dicanangkan untuk menggantikan aplikasi yang tadinya adalah bawaan desktop Gnome, Xfce dan Mate, namun kini masih tetap disediakan di lumbung repositori masing-masing bagi yang masih memerlukannya.