Sejarah: Microsoft Hadir 40+ Tahun

1978_microsoft-employees-4otahun

Sekitar empat puluh tahun yang lampau (1975) Paul Allen dan Bill Gates meletakkan batu pertama untuk Microsoft, sebuah perusahan IT yang tidak asing lagi dan merupakan salah satu yang terbesar selama beberapa dekade terakhir.

Karyawan Masa Awal Microsoft (1978)
Karyawan Masa Awal Microsoft (1978)

Diawali dengan bahasa pemrograman BASIC, kemudian sistem operasi DOS, terus OS Windows, dilanjutkan dengan serangkaian program-program Office, telah melampaui banyak pasang surut, juga perseteruan dan silang pendapat terhadap gerakan Open Source, turut dalam mendefinisikan ulang terhadap bentuk sebuah Cloud dan memotori transformasi bisnis software menjadi sebuah layanan.

Awal sejarah Microsoft terkait erat dengan ihwal terciptanya komputer pribadi. Paul Allen bersama Bill Gates, 40+ tahun yang lalu mengembangkan produk BASIC untuk komputer pribadi pertama buatan MITS yang ditenagai oleh prosesor 8080 besutan Intel. Sejatinya, keberadaan komputer pribadi inilah yang telah mengilhami Bill Gate untuk mendirikan Microsoft, sebagai sebuah perusahaan yang ingin mengembangkan perangkat lunak yang efisien untuk ditanamkan atau dijalankan pada sistem-sistem mikroprosesor (Intel), dalam berbagai dimensi maupun kompleksitas. Hal itu dapat dilihat mengungkapkan iklan pertama yang dipublikasikan Microsoft di media cetak. Sebuah tekad yang sederhana namun telah menjadi awal dari sebuah perusahaan yang kemudian tumbuh cepat menjadi produsen perangkat lunak terbesar di dunia.

Tidak dipungkiri, bahwa keberhasilan Microsoft dimulai dengan penjualan bahasa pemrograman BASIC untuk ditanamkan pada sistem komputer pribadi yang dijajakan kepada serangkaian perusahaan-perusahaan hardware. Menyusul pesanan pertama oleh MITS, pada tahun yang sama Microsoft menerima pesanan dari perusahaan lainnya seperti Citibank, General Electric dan NCR yang juga mengorder BASIC dalam versi masing-masing.

Pada tahun berikutnya (1977) perushaan yang masih sangat muda ini merilis Microsoft Fortran, disusul dengan Cobol-80 yang dikapalkan pada tahun 1978. Pada tahun yang sama, untuk pertama kalinya omset penjualan Microsoft melampaui satu juta dollar, disusul lompatan nilai omset menjadi 2,5 juta dollar pada tahun berikutnya (1979), diiringi ekspansi ke pasar internasional dengan penjualan BASIC kepada perusahaan asal Eropa seperti Phillips dan ICL.

Pada tahun 1980 Steve Ballmer bergabung dengan Microsoft dan tahun yang sama perusahaan ini merilis hardware pertama berdasarkan idea Paul Allen dengan nama Z-80 SoftCard yang cukup berhasil dan terjual lebih dari 100.000. Z-80 adalah prosesor besutan Zilog yang kompatibel dengan Intel. Kartu Z-80 Softcard yang juga dijuliki Microsoft Softcard dapat dicolokkan di slot komputer pribadi Apple II yang saat itu banyak beredar. Kartu ini yang memungkinkan sebuah Apple II yang ditenagai oleh prosesor 6502 disulap menjadi komputer yang mampu digunakan untuk menjalankan software buatan Microsoft yang membutuhkan prosesor kompatibel Intel.

Ketika IBM pada waktu yang sama merencanakan sebuah PC dan untuk itu membutuhkan sebuah sistem operasi, Microsoft menawarkan pengembangan ini kepada IBM untuk dijadikan landasan sebuah “Personal Computer”. Pada saat IBM-PC diluncurkan di tahun 1981, komputer pribadi (IBM-PC) ini sudah dilengkapi dengan DOS besutan Microsoft. Berkah yang diterima dari IBM ini telah meningkatkan omset Microsoft melampaui 16 juta Dollar. Pada tanggal 25 Juni 1981 Microsoft mengubah status perusahannya, yang sebelumnya merupakan perusahaan pribadi (setara CV) menjadi Microsoft Inc (setara PT).

Perkembangan Microsoft antara tahun 1981 – 1985 ditandai dengan slogan “We Set the Standards”. Dalam kurun waktu 16 bulan Microsoft berhasil menjual aneka variasi DOS kepada tidak kurang dari 50 pabrik hardware PC yang saat itu berlomba bergabung dalam bisnis komputer pribadi. Multiplan tercatat sebagai program aplikasi pertama buatan Microsoft, yaitu semacam spreadsheet yang diluncurkan pada tahun 1983. Pada tahun yang sama Paul Allen mengalami gangguan kesehatan dan mengundurkan diri dari aktifitas perusahan. Tugasnya sebagai pimpinan pengembangan produk diambil alih Bill Gates. Tidak lama kemudian Gates mengungkapkan kehadiran “Windows” yang didukung oleh tetikus “Microsoft Maus”. Fitur ini awalnya hanya mendukung program aplikasi perkantoran pengolah kata Word 1.0 yang pada saat itu telah memiliki antar muka grafis.

Ketika Apple pada tanggal 20 Januar 1984 memperkenalkan Macintosh, Gates menawarkan Microsoft BASIC dan Multiplan untuk komputer besutan Apple tersebut, kemudian disusul dengan Excel. Tatkala IBM meluncurkan edisi PC-AT nya, Microsoft tidak ketinggalan dengan peluncuran Microsoft Xenix untuk AT.

Hari jadi ke 10 dirayakan Microsoft pada tanggal 12 August 1985 dengan peluncuran Microsoft Windows 1.0 yang dibandrol dengan harga khusus ulang tahun sebesar 99 Dollar. Perusahan yang saat itu telah memperdayakan 900 karyawan berhasil membuat omset sekitar 140 juta Dollar. Namun pengiriman sistem operasi Windows tersebut ternyata baru dilakukan mulai 20 November 1985.

Era promosi dengan slogan “Making it Easier” yang dikumandangkan Microsoft berlangsung antara tahun 1986 dan 1990. Hal ini ditandai dengan Go Public dan penawaran IPO sebesar 61 juta Dollar. Pada tahun yang sama diluncurkan Microsoft Works, baik untuk PC maupun Macintosh. Salah satu produk terlaris di jaman itu tercatat Microsoft Excel untuk komputer Mac, sementara edisi untuk PC baru rampung menjelang akhir tahun 1987 yang bisa dijalankan diatas Windows 2.0, maupun OS/2. OS/2 ditargetkan sebagai sistem operasi revolusioner yang dikembangkan bersama oleh Microsoft dan IBM dan diluncurkan pada 1988. Perkawinan dengan IBM ternyata tidak berjalan mulus dan berlangsung hanya sampai 1991. Microsoft dikabarkan tidak lagi sepakat, ketika IBM menolak permintaannya untuk mengganti Presentation Manager besutan IBM dengan Windows.

Bill Gates yang kemudian dikenal sebagai seorang visioner menyampaikan visinya pada kesempatan pameran IT terbesar COMDEX 1990 berjudul “Information at your Fingertips” terkait dengan teknologi Object Linking and Embedding (OLE) yang saat itu diperkenalkan ke publik. Hari ke 15 dirayakan Microsoft pada tanggal 25 Juli 1990 sehubungan dengan pencapaian Microsoft sebagai perusahaan software pertama yang telah berhasil menjual piranti lunak senilai satu miliar Dollar. Slogan “Information at Your Fingertips” sebagai visi yang memprediksi idaman untuk menempatkan komputer desktop di setiap meja kerja seperti dibayangkan Bill Gates, pada saat itu masih diatas kertas. Produk penting berikutnya yang diluncurkan Microsoft adalah Windows 3.1 pada tanggal 6 April 1992 disusul dengan Workgroups 3.1. Diantara tahun 1993 dan 1994 Microsoft menekankan aktifitasnya dengan slogan “Making it All Make Sense”.

Tahun berikutnya pada 26 Juli 1993 Microsoft meluncurkan sistem operasi baru dengan nama Windows NT 3.1. Tiga produk berkode 3.1 tersebut, tercatat laris manis dalam sejarah penjualan Microsoft. Excel juga telah menjadi mesin uang diantara paket-paket aplikasi besutan Microsoft. Ketika Microsoft merayakan hari jadinya yang ke 20 pada tanggal 15 September 1995, produk Excel berhasil dijual sebanyak 30 juta unit. Dua minggu sebelumnya pada 29 August 1995, Microsoft meluncurkan sistem operasi Windows 95 dan berhasil menjual satu juta unit di negara asalnya Amerika hanya dalam 4 hari saja.

Ketika jaman Internet dimulai, Microsoft tidak menyadari dan siap untuk menghadapinya, namun berfikir dapat mengalihkan perhatian pengguna dengan sistem operasi dan aplikasi untuk klien yang semuanya dibalut berupa Microsoft Network (MSN). Memenuhi kebutuhan aplikasi browser, Microsoft pun tidak sempat mengembangkan sendiri dari awal dan membeli lisensi browser Mosaic dari Spyglass yang digunakan sebagai basis pengembangan Microsoft’s Internet Explorer selanjutnya.

Pada tahun 1996 Microsoft dianggap tidak mampu membuat heboh dari slogan mereka: “Microsoft leads the way as the world embarks upon the information highway”. Namun pada tahun berikutnya (1997), mulai dilirik pengguna Internet berkat upaya Microsoft untuk menanamkan Internet Explorers 4.0 terintegrasi dengan sistem operasi Windows. Hal ini memicu serangkaian tuntutan dari pihak pemerintah Amerika (1997, 2000) dan Uni Eropa (2004) yang menganggap bahwa penggabungan Window dan IE telah menutup kemungkinan persaingan yang sehat. Sementara di Amerika Microsoft bebas dari penalti, di Eropa Microsoft diwajibkan membayar ratusan juta Euro berupa denda.

Disisi lain Linus Torvalds yang saat itu tengah mengembangkan sistem operasi alternatif, tampil sebagai cover majalah Forbes bulan Augustus 1998. Banyak kalangan pada saat itu meyakini sebagai sebuah pengakuan dunia komersil terhadap keberadaan dan manfaat Linux. Pada saat yang sama, pemasok hardware seperti Dell dan Hewlett-Packard juga mulai menawarkan server yang beroperasi menggunakan sistem operasi Linux. Perkembangan semacam itu telah membuat Microsoft gerah disusul dengan terungkapnya rencana melawan Linux dengan strategi yang dikenal sebagai dokumen Halloween. Keberadaan Linux mulai dianggap serius sebagai penantang sistem operasi yang ada. Pada tahun 2001 Microsoft mengawali serangannya dengan serangkaian iklan melawan hadirnya sistem operasi bebas dan penyebarluasan strategi “kabar burung” atau FUD (Fear, uncertainty and doubt) termasuk yang menyebutkan bahwa Linux adalah sebuah penyakit kanker dan Open Source telah menghancurkan tatanan HaKI (simak: Sejarah Linux).

Pada tahun 2000 Bill Gates mengundurkan diri dari aktifitas bisnis namun tetap menjabat sebagai kepala Softwarearchitect. Jabatan CEO diserahkan kepada temannya Steve Ballmer. Aktifitas Microsoft di seputar tahun 1994 dan 2002 kental diwarnai dengan slogan “Where do yo want To Go Today?”.

Keberhasilan awal dari Steve Ballmer yang tercatat, adalah peluncuran Windows XP. Produk ini merupakan salah satu sistem operasi yang paling lama bertahan dan sampai hari ini masih cukup banyak yang menggunakannya. Tidak merasa cukup dengan bisnis Software, Microsoft kemudian masuk ke bisnis hardware dengan meluncurkan konsol game Xbox yang memicu persaingan sengit dengan vendor konsol game lainnya yang sudah eksis.

Penerus XP berupa Windows Vista yang terjual cukup banyak, ternyata merupakan produk gagal dan kasus ini yang menjadi kesalahan terbesar yang pernah dilakukan dalam karir Ballmer. Namun kesalahan yang lebih besar yang kemudian disadari Microsoft adalah ketika Apple meluncurkan iPhone dan iPad.

Microsoft era 2002-2008 berjudul “Your potential. Our passion”. Pada tanggal 1 Juli 2005 Microsoft merayakan keberadaannya selama 3 dekade dengan suasana nostalgia. Bill Gates melepaskan posisi terakhirnya sebagai pimpinan Softwarearchitect di Microsoft pada tahun 2008 untuk sepenuhnya mengurus “Bill Gates Foundation”, sebuah yayasan terbesar dunia bersama istrinya Melinda. Tahun 2009 adalah tahun peluncuran Windows 7 yang melibatkan Gates untuk meluruskan kekliruan yang dibuat pada Vista. Juga pada tahun yang sama diperkenalkan Bing, sebagai sebuah upaya untuk menandingi raja mesin pencari Google.

“Be what’s next” (2010-2013): setelah melakukan banyak perombakan struktur dalam kepemimpinan perusahan ini, pada tahun 2012 Microsoft memperkenalkan serangkaian hardware seperti Tablet Surface, tetikus Microsoft Mouse, Keyboard, dan Xbox. Microsoft kemudian mengakuisisi Nokia pada tahun 2013 dengan keyakinan dapat mengejar ketertinggalannya dan bisa langsung bermain di wilayah Smartphone. Tahun 2014 ditandai dengan merumahkan sekitar 18.000 karyawannya dan pada tahun yang sama Steve Ballmer menyerahkan posisinya sebagai pucuk pimpinan Microsift kepada Satya Nadella yang sebelumnya memegang posisi Manager untuk layanan Cloud di Microsoft.

Kehadiran Windows 10 dan partisipasi Microsoft di dunia “Internet of Things” meningkatkan tanggung jawab Nadella dimasa mendatang. Microsoft masih harus bergelut untuk berbenah memperbaiki citra yang dibangunnya dimasa lampau. Dimasa lampau Microsoft acapkali disebutkan sebagai pionir, namun zaman telah berubah dan harus mencari sambungan dengan era saat ini. Microsoft misalnya masih yakin menemukan cara untuk mendefinisakan ulang komputasi awan.

Awal April 2015, sehubungan dengan ulang tahun ke 40 Microsoft, Bill Gates menulis surat terbuka kepada karyawan Microsoft, antara lain menyebutkan: “Di bawah kepemimpinan Satya, Microsoft diposisikan lebih baik dari sebelumnya untuk memimpin ditengah kemajuan saat ini.” Disebutkan lebih lanjut: “Hasilnya jelas berupa produk seperti Cortana, Skype Translator, dan HoloLens – itu hanya beberapa dari banyak inovasi yang sedang dikembangkan…”

Ditilik dari nilai pasar perusahan pada saat ini (2015), nilai Microsoft diestimasi sekitar dua kali lipat IBM, namun hanya separuhnya dari nilai Apple.