Fedora 23 Kemas Segudang Pembaruan

f23-screenshot-gnome-800

Distribusi Linux Fedora 23 (F-23) telah terbit, menyediakan serangkaian installer yang bervariasi, baik untuk Workstation, Server maupun Cloud. Seperti sebelumnya, lingkungan desktop GNOME diberdayakan untuk F-23 sebagai desktop standar dengan versi 3.18. Kendati demikaian, pengembangnya tidak lupa menyediakan sejumlah adonan lain berupa Spins yang menggunakan lingkungan desktop lainnya, termasuk KDE, Xfce, MATE, LXDE dan kali pertama juga tersedia desktop Cinnamon.

Fedora 23 (F-23) datang membawa versi Kernel Linux 4.2, Systemd 222-7, GCC 5.1, Mesa 11 seperti juga Xserver-Xorg 1.18. Disamping desktop GNOME 3.18, sebagai aplikasi utama yang terpasang secara default, antara lain adalah LibreOffice 5 dan Firefox 41.01. Bahasa pemrograman Python 3 kini merupakan standar untuk Fedora, sementara Python 2.7 bila diinginkan, dapat ditambahkan dari lumbung arsip.

f23-screenshot-cinnamon-800
F23: Cinnamon

Salah satu tujuan dari Fedora 23 adalah untuk menjalankan proses stabilisasi terhadap semua paket aplikasi yang dikemasnya. Untuk itu, paket-paketnya harus dibubuhi Compiler-Flags dan di kompilasi ulang. Dengan demikian, diharapkan menjadi lebih aman terhadap korupsi di memori, buffer overflow, dan masalah-masalah keamanan lainnya.

f23-screenshot-matecompiz-800
F-23: MATE

Sejak versi Fedora 21 yang hadir pada awal Desember 2014, telah diterapkan prosedur baru Fedora.Next yang mengatur proses pengembangan distro Fedora. Rilis Fedora 23 menandai satu tahun pemberlakuan Fedora.Next tersebut. F-23 juga sekaligus merupakan versi terakhir yang masih mempertahankan edisi 32 bit. Rencananya, mulai Fedora 24 pengembang hanya menyediakan edisi untuk CPU 64 bit saja.

f23-screenshot-kde-800
F23: KDE

Kiat pengembang untuk mengintegrasikan Wayland di Fedora dilanjutkan dan berjalan dengan baik, sehingga Display-Server ini dalam kurun waktu setengah tahun kemuka sudah siap dijadikan standar untuk Fedora 24. Walaupun F-23 sudah bisa menjalankan Wayland, tapi menurut pengembangnya masih memiliki beberapa masalah yang sedang diperbaiki, terutama pada sistem yang menggunakan banyak monitor. Disebutkan, bahwa untuk pertama kalinya pemasangan Firmware untuk UEFI berikut komponen-komponen sistem lainnya, dapat dilakukan langsung melalui pengelola sistem asal GNOME. Untuk itu disyaratkan untuk menggunakan Mainboard dengan spesifkasi UEFI 2.5 atau lebih baik.

f23-screenshot-xfce-800
F-23: XFCE

Nautilus, pengelola berkas bawaan GNOME menambahkan fitur baru dengan mengintegrasikan Google-Drive-Backends. Dengan demikian Google Drive sepenuhnya terintegrasi dan menjadi bagian dari sistem seperti halnya pada pengelolaan berkas lokal. Untuk mengoptimalkan penggunaan energi, sebuah fitur baru bawaan F-23 dapat mengatur penerangan monitor yang secara otomatis disesuaikan dengan cahaya disekitarnya. Untuk perangkat keras atau notebook yang belum memiliki sensor cahaya mendukung, silakan memanfaatkan proyek OSHW (Open Source Hardware) yang akan memandu pembuatan sensor yang dapat disambungkan via celah USB.  

f23-screenshot-lxde-800
F-23: LXDE

Fedora juga dikenal sebagai distro dengan teknologi mutakhir dengan penyertaan paket-paket software paling anyar. Dalam barisan Technology Preview F-23 terdapat misalnya proyek XDG-Apps, yaitu sebuah teknik Sandboxed Applications yang digunakan untuk melakukan pengemasan aplikasi desktop. Dengan fitur ini, aplikasi yang dibangun dapat dipaketkan sedemikian rupa agar dapat langsung dijalankan di berbagai jenis distro lainnya, tanpa perubahan. Bagi yang telah mengenal keuntungan dari Docker di awan, maka XDG-App nantinya akan melakukan yang serupa di desktop.

f23-screenshot-soas-800
F-23: SOAS

Edisi Fedora 23 Server, disamping berperan sebagai basis data dan pengelola Domain, juga menerima job untuk mengelola memcached pada Cache Server. Fedora 23 Cloud tidak menyebutkan adanya pembaruan secara khusus, melainkan perbaikan yang dilakukan berkala dan bertahap. Edisi Fedora Atomic Host tidak lagi hadir dalam acara rilis siklus setengah tahunan, karena berkembang terlalu cepat, dimana pembaruan dilakukan setiap dua minggu sekali.

Keterangan lebih rinci dan segala hal mengenai kehadiran Fedora 23, dapat disimak di catatan rilis terkait.