Kali Linux 2.0 Terapkan Sistem Pembaruan Bergulir

kali-20-is-out_640

Langkah besar pengembangan Kali Linux sejak 2013 kini telah rampung bersama penerbitan rilis Kali Linux 2.0 yang diumumkan selasa (11/08). Distro popular ini dibangun untuk menyediakan perkakas penetration testing dan keamanan berbasis Debian ini hadir membawa serangkaian pembaruan yang signifikan.

kali-20-feature_640Kali Linux 2.0 mengemas kernel Linux 4.0, menggunakan Debian 8.0 Jessie sebagai basis, melakukan peningkatan pada dukungan hardware dan memperluas lingkup wireless driver. Ia juga telah menyediakan dukungan untuk beragam lingkungan Desktop termasuk Gnome, KDE, XFCE, MATe, e17, LXDE, dan i3wm, berikut pembaruan untuk semua perkakas (tools) yang tersedia. Semua ini mencerminkan banyak perubahan yang dilakukan di latar belakang dalam prores pengembangannya. Perubahan yang paling mendasar adalah peralihan sistem pembaruan Kali Linux yang kini telah menjadi sebuah “rolling distribution” yang bergulir. Pengguna tidak lagi perlu melakukan instalasi ulang meningkatkan sistem Kali Linux terpasang.

Desktop Gnome 3 yang digunakan, telah dilengkapi dengan sejumlah fitur seperti sistem menu berlapis. Untuk hal itu, Kali 2.0 memerlukan memori RAM sedikitnya 768MByte atau lebih besar dari pada versi sebelumnya. Bagi yang ingin memasang Kali 2.0 di sebuah Kompula (Komputer Usia Lanjut) dipersilakan untuk memanfaatkan installer Kali Linux Light yang menyertakan desktop ramping XFCE secara default. Kecuali itu, untuk Kali Linux 2.0 juga tersedia installer mendukung arsitektur ARM seperti untuk pasang di komputer unyil Raspberry Pi dan Odroids atau pada perangkat Chromebooks.

Installer ISO yang diterbitkan Kali Linux 2.0 berupa cetakan dvd mendukung sistem 64 dan 32-Bit dan masing-masing berukuran sekitar 3,3 GByte, sementara untuk versi ringan Light sekitar hanya 1 GByte. Cetakan DVD untuk ARM berukuran sekitar 2,1 GByte. Bagi yang membutuhkan, juga tersedia cetakan untuk mesin virtual siap pakai untuk VMWare dan VirtualBox.

kali-linux-20_1366

Untuk keterangan lebih rinci, silakan menyimak siaran pers versi Kali ini.