Whatsapp Sumbang 1 Juta Dolar Untuk FreeBSD

jan-koum-facebook_1230x576

Jan Koum, CEO dari Whatsapp, pendiri dan pemilik layanan pesan yang sahamnya dijual kepada Facebook dan tidak asing lagi, telah menyumbangkan satu juta dollar AS (sekitar 120 Miliar Rupiah) kepada yayasan pengembangan FreeBSD. Dalam sebuah posting-nya di Facebook, Koum menyebutkan bahwa Whatsapp tidak mungkin ada tanpa FreeBSD.

Awalnya, berkat pengetahuannya tentang FreeBSD ia diterima bekerja di Yahoo! yang juga banyak menggunakan FreeBSD. Kemudian, tatkala ia memulai membangun layanan WhatsApp bersama Brian Acton, mereka bersama juga memilih sistem operasi FreeBSD, dan masih menggunakannya sampai saat ini. Dengan donasi yang dilakukan minggu lalu, ia berharap dapat membantu dan memastikan agar FreeBSD dapat mengajak anak-anak jalanan untuk keluar dari kemiskinan,  dan menjadi sukses dengan membantu “start-up” lebih banyak.

whatsapp-frebsd_640

Seperti dilakukan di tahun sebelumnya, pada tahun ini FreeBSD Foundation melakukan penggalangan dana dengan target  satu juta dolar AS. Dana dari sumbangan digunakan terutama untuk pengembangan FreeBSD, pengadaan perangkat keras untuk infrastruktur dan sponsor konferensi “kopdar” para pengembang proyek. Versi terbaru FreeBSD dalam versi 10.1, berupa sistem operasi turunan UNIX berlisensi bebas, telah dirilis beberapa hari lalu.

Berbeda misalnya dengan yayasan Linux Foundation, dimana dana juga diperoleh dari kontribusi keanggotaan perusahaan dan perorangan, maka Yayasan FreeBSD murni didanai melalui penerimaan sumbangan. Untuk itu, organisasi ini mengadakan kampanye setiap tahun. Penggalangan dana pada tahun ini, ketika mendekati target penerimaan sebesar 957.000 dollar, boss Whatsapp menambahkan satu juta dollar lagi. Dengan demikian Jan Koum menjadi donatur terbesar sejak 15 tahun keberadaan Yayasan FreeBSD. [Artikel PDF 500KB]