Microsoft Gratiskan Windows 8.1

Sirkulasi “kabar burung” atas kemungkinan sistem operasi Windows bisa diperoleh secara gratis, barangkali pernah lewat ditelinga kita, namun kini menurut paparan yang dimuat di blog karyawan Microsoft, Brandon LeBlanc minggu lalu, rupanya hal itu tidak lama lagi akan menjadi sebuah realita.

windows-8.1-gratis_640

Pungli3.150
Iklan di Media Cetak 2003-2008

Sejatinya kabar itu telah dihembuskan oleh pengembang Windows Terry Myerson dalam blog-nya awal April lalu, Pernyataan LeBlanc diatas hanya memperkuat dan memastikan bahwa Windows 8.1 gratis bukannya sebuah April Mop. Seperti produk komersial pada umumnya, iming-imung gratis atau hadiah, nyaris selalu dikaitkan dengan “syarat dan ketentuan yang berlaku“. Sebagai syarat dan ketentuan, dalam hal ini adalah (1) Windows 8.1 digratiskan untuk mitra Microsoft pembuat hardware yang menanamkannya pada perangkat yang dipasarkan. (2) alat pencari “Bing” yang dipantek bersama browser IE tidak boleh dicopot.

Pengguna akhir perangkat dengan Windows gratis ini nantinya tidak sulit untuk mengganti preferensi Bing dengan dengan mesin pencrai lainnya. LeBlanc juga menulis lebih lanjut, bahwa Windows 8.1 gratis yang dibundel sengan Bing tersebut ditargetkan untuk perangkat Windows Phone dan Tablet dengan ukuran layar 9 inci atau lebih kecil. Namun dalam hal tertentu juga akan tersedia untuk perangkat dengan layar yang lebih besar, namun dengan biaya lisensi yang rendah.

Kecuali itu, beberapa jenis komputer juga dijanjikan akan dibundel dengan paket berlangganan Office 365 selama satu tahun. Sampai saat ini LeBlanc belum merinci, baik nama vendor pembuat komputer maupun jadwal ketersedaan dari Windows gratisan tersebut. Diduga dengan mengintegrasikan mesin pencari Bing dan Office 365 akan membantu upaya Macrosoft yang sejak pertengahan tahun lalu menekankan pada penjualan produk berupa layanan dan divais, yaitu komitmen untuk berpaling dari sebelumnya sebagai perusahan penyedia software, kini menjadikan lingkungan komputasi awan sebagai medan utama, termasuk wilayah perangkat terhubung seperti “Internet of Things” (IoT).

Menggratiskan perangkat lunak proprietari adalah salah satu strategi atau cara menjual sebuah produk maupun layanan, dan dilihat dari sudut pandang Open Source, hal itu  sama sekali tidak membuat produk tersebut menjadi setara dengan produk F/OSS (Free and Open Source Software). Sebagaimana acap kali telah dijelaskan di berbagai media, kata “free” di lingkungan Open Source bukan berarti gratis, namun adalah sebuah kemerdekaan yang bebas dari biaya Pungli (Pungutan lisensi). [Artikel PDF 390KB]