Pengembangan CentOS Setelah Bergabung Dengan Red Hat

Red Hat and the CentOS Project Join Forces

Setelah kerjasama antara CentOS dan Red Hat diumumkan pada awal tahun 2014 banyak yang berharap, terbentuk ekosistem distro berbasis RPMs yang menawarkan lebih banyak produk dengan dukungan update yang lebih cepat dan baik.

Red Hat and the CentOS Project Join Forces

Organisasi Proyek CentOS dan Red Hat resmi merapat. CentOS merupakan klon tersedia secara bebas sebagai substitusi untuk sistem operasi Red Hat Enterprise Linux (RHEL) yang menyediakan layanan dukungan komersial berupa subscriptions. Penggabungan kedua proyek diharapka memperkuat CentOS dengan kepastian bagi para developernya, sehingga dapat mendorong pengembangan teknologi open source baru lebih baik.

Untuk pengembangan sistem operasi CentOS yang berlangsung sampai sekarang, tidak terjadi perubahan, namun dengan adanya akses langsung ke lumbung RHEL, penerbitan klon menyusul lebih cepat. Yang berubah adalah tim pengelola dimana CentOS di masa depan dipimpin oleh “Dewan Pimpinan CentOS” atau CentOS Governing Board, yang terdiri dari lima anggota termasuk empat “tim inti CentOS” yang selama ini menangani CentOS dan satu staf dari Red Hat.

Mengutip penjelasan Karsten Wade, CentOS Engineering Manager dari Red Hat kepada ZDNet disebutkan antara lain rencana CentOS kedepan, setelah melakukan merger. Di masa depan CentOS akan menyediakan beberapa varian. Klon RHEL tetap tersedia seperti sediakala berupa CentOS Core, namun jarak rilis CentOS setelah rilis RHEL menjadi lebih singkat.

Untuk masa mendatang sedang diracik rilis baru dari CentOS yang disebutkan sebagai rilis-rilis Special Interest Group (SIG). SIG menjembatani sistem dasar (core) yang stabil dengan aneka jenis edisi yang mencakup bidang-bidang seperti Storage, Cloud, Virtualisasi dan Dekstop.

Perluasan yang saat ini direncanakan bersama seperangkat rilis Special Interest Group (SIG) antara lain adalah: CentOS Cloud yang mengemas rilis OpenStack terbaru, CentOS Virtualization yang memambahkan beberapa hypervisor disamping KVM yang telah menjadi setandar di RHEL. CentOS Storage menyertakan software khusus untuk membangun sistem penyimpanan. Edisi SIG lainnya kini sedang digodok dan dipersiapkan. Dalam agenda mereka mencakup misalnya, versi CentOS Desktop, versi CentOS untuk hosters web dan server untuk VoIP.

Pengguna CentOS pada umumnya mendambakan sebuah sistem yang stabil, namun menurut Wade sekaligus bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing menggunakan versi perangkat lunak versi terkini. Varian distro CentOS dimasa depan nantinya persis akan memenuhi kebutuhan ini dan menempatkan CentOS ditengah antara stabilitas yang dirancang untuk Red Hat Enterprise Linux dan distribusi komunitas Fedora Linux.