Kali Linux 1.0 Lanjutkan BackTrack 5.3

kalilinux_poster_640Sejak pertengah Maret 2013, BackTrack resmi ganti nama menjadi Kali Linux. Kali Linux 1.0 yang diterbitkan merupakan lanjutan dari versi terakhir BackTrack 5.3 yang telah tersedia sejak Agustus 2012. Disamping meneruskan kehadiran distro BackTrack dengan nama baru, Kali Linux yang dikembangkan diam-diam ini, juga telah melakukan perombakan dan menata ulang strukturnya, termasuk mengganti distro Linux yang digunakan sebagai landasannya.

Perubahanya mungkin tidak banyak dirasakan oleh pengguna, namun pengembang dari Offensive Security sejatinya telah melakukan peningkatan cukup banyak, memasang Kernel 3.7 terkini dan menggunakan Debian GNU/Linux berikut Desktop Gnome sebagai pengganti ditro Ubuntu yang selama ini digunakan sebagai basis pengembangannya.

Direktori /pentest, dimana biasanya terkumpul banyak perkakas keamanan, sekarang pada Kali Linux telah ditiadakan. Sebagai pengganti, aplikasi keamanan yang senantiasa akan diperbaharui bergabung dan diintegrasikan dengan koleksi aplikasi sistem Debian. Navigasi melalui menu Start juga telah dipermudah. Dibalik rubrik “Top Ten” dirinci sepuluh aplikasi popular seperti John the Ripper untuk membobol Password atau Metasploit-Framework yang digunakan untuk menguji kelemahan dari infrastruktur TI.

kalilinux10_640Alasan memilih Debian, menurut Mati Aharoni dari Offensive Security, adalah karena Debian memiliki basis yang solid, dan di cabang Unstable maupun Experimental, ia sangat dekat dengan teknologi terkini. Hal ini adalah selaras dengan pengembangan aplikasi-aplikasi keamanan, yang juga senantiasa mengadopsi teknologi terkini.

Kali Linux 1.0 berlandasan pada Debian GNU/Linux dengan Kernel Linux versi 3.7 yang telah mendapatkan sejumlah Patches terpenting. Berkat struktur baru pada Kali Linux, pengguna dapat dengan relatif mudah mengganti lingkungan desktopnya dari banyak pilihan yang disediakan, termasuk KDE SC, GNOME, XFCE, LXDE, E17 atau MATE.

Disamping edisi yang umum untuk arsitektur intel 32-bit dan 64-bit, Offensive Security juga menerbitkan cetakan CD yang mendukung prosesor ARM, termasuk untuk Rasperry Pi, SainSmart SS808 dan Chromebooks buatan Samsung. Kecuali itu, pengembang Kali Linux telah berupaya untuk mendukung sebanyak mungkin antarmuka sistem WLAN yang ada, dengan tujuan agar bisa digunakan lebih efektif.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s