Red Hat Pimpin Proyek OpenJDK 6

Untuk kali terakhir Oracle memperbarui platform pengembangan dan runtime untuk Java 6 pada bulan Pebruari 2012 lalu dan menyarankan agar pengguna secepatnya melakukan peningkatan ke Java 7. Namun dari kacamata Red Hat, belum terlihat akhir dari era Java 6 dan belum sepakat untuk melengserkan Java 6.
openjdk_redhat_640

Sementara Oracle pada saat ini memusatkan sumber dayanya dalam pengembangan Java 8 yang telah mematok jadwal rilis pada bulan September tahun ini, Red Hat yang perannya tumbuh di kalangan komunitas Java, telah memutuskan untuk mengambil alih pengelolaan proyek sumber terbuka Open JDK 6 agar tersedia sebuah alternatif bebas dan stabil bagi pengguna Java 6. Kendati demikian, pengguna Java 6 disebutkan masih bisa mendapatkan dukungan berbayar dari Oracle.

Berdasarkan jajak pendapat yang dikumpulkan pada pertengahan tahun 2012, komunitas Java User Groups (iJUG) menemukan bahwa jumlah pengguna Java 6 dan Java 7 masing-masing mengambil porsi sekitar separuhnya. Andaikan pengguna Java 7 terus bertambah, namun tetap diperkirakan bahwa Java 6 masih akan tetap aktif digunakan secara luas. Karena itu Red Hat menilai bahwa dukungan Java 6 harus diteruskan melalui proyek sumber terbuka OpenJDK, tanpa harus bergantung pada status dukungan dari Oracle. Dengan demikian dijamin ketersediaan solusi alternatif menggunakan OpenJDK 6 yang solid disokong oleh Red Hat. Para pengembang yang sampai saat ini menggunakan Oracles JDK 6 dapat juga beralih dan menggunakan OpenJDK 6 sebagai pilihan berupa sebuah implementasi Open Source yang bebas dan terbuka.

Kecuali itu, tidak dipungkiri bahwa dukungan dari Red Hat adalah sejalan dengan komitmen perusahan ini untuk memberikan dukungan pada setiap produknya selama minimal selama 10 tahun, disamping untuk mempertahankan karakter Open Source yang dimiliki Java sejak awal. Java 6 dirilis untuk kali pertama sekitar enam tahun yang lalu.

Dibaca dari siaran pers yang diumumkan Red Hat, disebutkan bahwa dukungan yang ditawarkan Red Hat utamanya untuk menyediakan perbaikan terhadap setiap kekliruan yang ditemukan, tanpa harus menambahkan fungsi atau fitur baru. Seperti diketahui Red Hat tidak percuma menyokong Java, terutama adanya kaitan dengan produk server aplikasi Red Hat JBoss yang juga dibangun menggunakan teknologi Java.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s