openSUSE 12.2: Terlambat Namun Stabil

openSUSE 12.2 telah tersedia, dibangun diatas versi Kernel Linux 3.4, glibc 2.15, Systemd 44, Gnome 3.4.2, KDE SC 4.8.4 dan Xfce 4.10. Berbekal komponen-komponen yang telah dioptimalkan tersebut, openSUSE 12.2 diklaim bisa menjalankan proses start lebih cepat dan lebih mudah digunakan. Jadwal peluncuran openSUSE 12.2 yang terlambat sekitar dua bulan dan diluncurkan tanggal 5 September 2012 lalu, menurut pengembangnya mendapat pengujian lebih lama dan menghasilkan produk yang lebih sempurna dan lebih stabil.

Walaupun banyak perbaikan telah dilakukan, versi Opensuse 12.2 tidak terlalu banyak membawa pembaruan maupun penambahan fitur baru dibandingkan dengan versi 12.1 sebelumnya. Pembaruan terpenting pada versi ini adalah peralihan menggunakan Grub 2 dan Plymouth disamping aktualisasi untuk semua peket software yang disertakan. Pergantian Bootloaders dari Grub Legacy ke Grub 2 juga merupakan persiapan atas peluang nantinya bisa memenuhi standar UEFI. Walaupun demikian, belum dijamin apakah standar ‘Secure Boot’ yang akhir-akhir ini banyak dipersoalkan itu, bisa digunakan untuk versi 12.2.

Dibandingkan dengan distribusi Linux Ubuntu dan Fedora yang telah lama memanfaatkan Grub 2 berbasis teks dengan latar belakang satu warna, maka openSUSE menampilkannya lebih cantik dengan tema Grub yang khas. Modul Bootloader di YaST juga sekaligus telah diselaraskan dengan Grub 2. Untuk penampilan saat Systemstarts digunakan Plymouth yang meragakan dengan animasi.

Tim pengembang openSUSE juga melakukan modifikasi Gnome Shell pada versi Gnome 3.4 yang disertakan bersama versi kali ini. Sebagai contoh disebutkan bahwa pengguna bisa melakukan penyetelan pada koneksi WLAN tanpa perlu otorisasi sebagai administrator. Disamping aktivasi untuk opsi Tap-to-Click dan mematikan Touchpad saat menulis di papan ketik. Berkat pustaka grafis Mesa 8.0 berikut driver Llvmpipe bawaannya, maka Gnome-Shell juga bisa dimanfaatkan menggunakan hardware (kartu grafis) yang tidak memiliki kemampuan akselerasi 3D. Dalam modus ini, tugas kalkulasi untuk membuat efek 3D diambil alih oleh CPU.

Pada versi desktop KDE, tim pengembang openSUSE lebih mengutamakan stabilitas ketimbang aktualitas. Walaupun versi KDE SC 4.9 telah tersedia satu bulan sebelum peluncuran openSUSE 12.2, pengembangnya memilih penyertaan versi KDE SC 4.8.4. Versi ini memanfaatkan QtQuick berikut semua bagian dari bahasa pemrograman Qt Meta Object Language (disingkat QML). Komponen Plasma dari pustaka QML menyediakan API di KDE SC 4.8, yang digunakan untuk menyediakan obyek-obyek window yang acapkali diperlukan seperti untuk membuat tombol, slider, atau bar gulir (buttons, sliders, scroll bars) di sebuah aplikasi.

Disamping KDE SC 4.8, tersedia untuk fan KDE nostalgia versi khusus KDE 3.5.10 yang telah disesuaikan. Juga disertakan bersama openSUSE 12.2 adalah lingkungan desktop Xfce 4.10 yang tampilannya telah diperbaiki, disamping desktop LXDE yang telah ditingkatkan.

openSUSE 12.2 ditenagai menggunakan versi Kernel Linux 3.4 yang sejak versi openSUSE telah mendukung sistem berkas Btrfs dengan semua perbaikannya. Bila terjadi kesalahan pada sistem berkas kini mampu menampilkan pesan error sekaligus beralih ke modus read-only. Distribusi ini dibangun menggunakan kompailer GCC 4.7.1 yang mendukung standar C++11 dan C11, dan diklaim mampu meningkatkan kinerja openSUSE 12.2. Untuk versi Java juga telah dilakukan peningkatan dari versi 6 ke OpenJDK 7.

Bagi para pengembang disediakan perangkat Qt 4.8.1, seperti juga Glibc 2.15 yang telah dioptimalkan untuk arsitektur 64-Bit. Juga bahasa pemrograman Go 1.0.2 dari Google tersedia untuk distribusi ini.

Suit office yang dibundel bersama openSUSE 12.2 adalah Libreoffice 3.5.4 yang juga menyertakan Calligra-Suite 2.4.2 sebagai alternatif dan merupakan peket office besutan proyek KDE yang untuk kali pertama menggunakan nama barunya. Bersama media instalasi tersedia Firefox dan Thunderbird versi 14, sementara di lumbung repositorinya telah tersedia versi 15. Sebagai pengelola gambar tersedia versi Gimp 2.8 yang telah memiliki fitur jendela tunggal dan untuk memutar musik tersedia Musikplayer Tomahawk dan Pragha.

Agar OpenSuse 12.2 berjalan dengan baik, dipersyaratkan perangkat keras dengan prosesor minimal Pentium 4, dengan kecepatan minimal 2,4 GHZ atau yang lebih baru atau lebih tinggi. Memori kerja (RAM) disarankan tidak kurang dari 1 GByte. Spasi harddisk yang disarankan adalah minimal 5 GByte.

Media utama openSUSE 12.2 yang diterbitkan termasuk:

  • sku-00.112.122.01 – openSUSE-12.2-KDE-LiveCD-i686
  • sku-00.112.122.02 – openSUSE-12.2-GNOME-LiveCD-i686
  • sku-00.112.122.11 – openSUSE-12.2-KDE-LiveCD-x86_64
  • sku-00.112.122.12 – openSUSE-12.2-GNOME-LiveCD-x86_64
  • sku-00.112.122.32 – openSUSE-12.2-Addon-NonOss-BiArch-i586-x86_64
  • sku-00.112.122.51 – openSUSE-12.2-DVD-i586
  • sku-00.112.122.61 – openSUSE-12.2-DVD-x86_64
  • sku-00.112.122.52 – openSUSE-12.2-Addon-Lang-i586
  • sku-00.112.122.62 – openSUSE-12.2-Addon-Lang-x86_64

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s