Nginx

Nginx (dibaca: engine x) adalah server HTTP atau juga reverse proxy server untuk protokol-protokol HTTP, SMTP, POP3 dan IMAP, yang fokus meningkatkan kemampuan pemrosesan serentak (high concurrency), kinerja (performance) dan pemanfaatan memori rendah (low memory usage). Dirilis oleh Igor Sysoev pada tahun 2004 dibawah lisensi BSD-like yang sangat liberal. NginX jalan di sistem-sistem operasi Unix, Linux, varian BSD, Mac OS X, Solaris, AIX, HP-UX dan Microsoft Windows. Nginx berhasil dan terkenal karena stabil, memiliki tingkat kinerja yang tinggi dan hemat sumber daya.

Nginx mampu memberdayakan konten dynamic HTTP di sebuah jaringan menggunakan FastCGI, SCGI handlers untuk scripts, aplikasi server uWSGI atau pada modul Phusion Passenger, dan dapat bekerja sebagai sebuah piranti lunak penyeimbang beban (load balancer).

Banyak situs terkenal yang menggunakan Nginx termasuk WordPress, Fastmail, Ohloh, Sourceforge dan Github.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Netcraft sekitar 70an juta server terhitung yang ditenagai menggunakan Nginx dan menguasai sekitar 12.49% server web dunia yang paling ramai dikunjungi atau nomor 3 setelah Microsoft IIS (14%) dan penguasa server web Apache yang menguasai 65% kebutuhan dunia.

Berita Rilis: Nginx 1.2.x stabil

Versi 1.2 diluncurkan sekitar satu tahun setelah rilis NginX 1.0, merupakan sebuah apilikasi webserver yang keberadaanya diprakarsai oleh pengembang Igor Sysoev. NginX 1.2.0 merupakan versi stabil pertama untuk cabang pengembangan baru yang mengandung beberapa perubahan besar bila dibandingkan dengan versi stabil versi 1.0.15 sebelumnya.

Diantara pembaruan adalah dukungan pada HTTP-Proxy dan Reverse-Proxy, koneksi Keepalive ke server upstream berdasarkan HTTP 1.1, seperti juga konsolidasi banyak  permintaan (Requests) ke server upstream, ketika Caching digunakan. Kecuali itu, kebutuhan memori untuk berbagai layanan dipangkas, seperti misalnya pada Long-Lived-Requests.

Pembaruan untuk versi 1.3 berikutnya direncanakan integrasi dari SPDY sebagai penerus dari Googles HTTP, disamping implementasi dukungan untuk Websockets.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s