Satu Tahun LibreOffice

libreoffice_anniversary1_300

Persis satu tahun yang lalu Yayasan Document Foundation (TDF) telah berdiri, disertai dengan penerbitan versi beta pertama untuk LibreOffice. Tanggal 28 September merupakan hari jadi TDF, dan bulan ini untuk kali pertama merayakan hari ulang tahunnya.

Berdasarkan data yang ditulis di blog TDF, tercatat bahwa Yayasan ini telah mengatongi 136 anggota penyokong. Proyek LibreOffice yang dikelolanya didukung oleh tidak kurang dari 270 pengembang tetap, plus para penterjemah dalam jumlah yang sama dan terus meningkat. Komunitas pengembangnya terutama terdiri dari karyawan perusahan-perusahan anggota penyokong dan komunitas pemrogram relawan. Sekitar masing-masing 25 persen dari pengembang pada saat ini adalah merupakan komunitas relawan dan karyawan SUSE Linux. Yang lainnya datang dari Red Hat sebanyak 20 persen, dan yang bersasal dari proyek OpenOffice.org sebelumnya mengambil porsi tidak kurang dari 20 persen. Sisanya berasal dari perusahan-perusahan penyokong lainnya seperti Canonical, Bobiciel, CodeThink, Lanedo, SIL, Tata Consultancy Services dan banyak lainnya.

Hasil dan produktifitas yang dicapai proyek LibreOffice selama ini cukup mengesankan dan jelas lebih cepat, lebih stabil serta menghasilkan lebih banyak fitur dan fungsi baru dibandingkan proyek OpenOffice sebelumnya. “Berkat sikap yang sangat ramah terhadap pendatang baru, disamping lisensi copyleft yang diadopsinya, dan faktanya tidak meminta atau memaksakan pengalihan hak cipta, yayasan The Document Foundation mampu mengumpulkan pengembang pada tahun pertama lebih banyak dari pada proyek OpenOffice.org dalam satu dekade pertama”, kata Norbert Thiebaud, salah satu “hacker” yang sejak hari pertama telah bergabung bersama pengembang kode LibreOffice, dan sekarang telah menjadi anggota Komite Pengarah Teknik di TDF.

Jumlah unduhan sejak penerbitan versi stabil perdana pada tanggal 25 Januari 2011, menurut catatan TDF telah melampaui 6 juta unduhan yang didukung oleh infrastruktur terdiri dari 81 server tersebar diseluruh permukaan bumi. The Document Foundation memperkirakan sekitar 10 juta pengguna LibreOffice saat ini (terdiri dari 90% yang memasang di Windows dan 5% di Mac OS X) dengan mengunduh atau menggunakan CD. Pengguna Linux tidak perlu mengunduh atau memasangnya secara khusus, karena umumnya telah dibandel bersama masing-masing distro atau langsung bisa dipasang dari lumbung repositori masing-masing.

Berdasarkan perhitungan IDC, diperkirakan jumlah instalasi Linux yang menyertakan LibreOffice sebagai aplikasi perkantoran pada tahun 2011 adalah sebanyak 15 juta pengguna. Secara keseluruhan diperkirakan 25 juta pengguna diseluruh dunia dan populasinya diprediksikan akan meningkat menjadi 200 juta diakhir dekade ini.

Proyek tandingan OpenOffice yang sebelumnya diambil alih Oracle, pada saat ini tidak menunjukkan kegitan yang signifikan. Oracle menolak untuk bergabung dengan Document Foundation dan menyerahkan pengelolaan proyek OpenOffice kepada Apache Software Foundation (ASF) di bulan Juni 2011.


FOSDEMtalk: Liberating Open Office Development

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s