IBM 100 Tahun

think_300

Satu abad yang lalu, pada tanggal 16 Juni 1911 didirikan perusahan yang kemudian menjadi konglemerat bidang TI berawal dari gabungan tiga perusahan “Tabulating Machine Company“, “International Time Recording Company” dan “Computing Scale Corporation“. Ketiga perusahan memproduksi produk yang berbeda walaupun dalam hal tertentu memiliki sinergi satu dengan lainnya.

Sementara “Computing Tabulating and Recording Company” (C-T-R) menghasilkan uang dengan menjual sistem kartu Hollerith, perusahan yang lainnya memproduksi timbangan, mesin tabulier (Tabulating Machine), jam pencatat waktu dan mesin ketik yang menjadi Portfolio perusahan yang kemudian dikenal dengan julukan “Big Blue“. Sejak 1924 mendapat nama baru sebagai International Business Machines (IBM). Hari ini IBM merayakan ulang tahun ke seratus diseluruh dunia berikut sebuah “Celebration of Service“.

Pertumbuhan IBM dimulai ketika Thomas Watson memegang tapuk pimpinan perusahan. Watson yang sebelumnya adalah manager dari National Cash Register Company (NCR), memimpin IBM mulai tahun 1914 dengan imbalan honorar simbolis berupa 1200 saham dan 5 persen dari keuntungan setelah dipotong pajak dan dividen. Namun, tepat 20 tahun kemudian Watson menerima penghasilan per hari sebesar 1000 Dollar.

Watson memperkenalkan motto “THINK!” dan lima C yang harus dipahami setiap karyawan yaitu “Conception, Consistency, Cooperation, Courage dan Confidence.” Untuk itu misalnya setiap karyawan IBM diwajibkan berpartisipasi pada layanan masyarakat seperti misalnya di sekolah minggu. Juga di video resmi peringatan hari jadi ke-100 (IBM Centennial Film: 100 X 100) dapat disimak elemen-elemen tersebut.

Kendati awalnya Watson kurang yakin terhadap bisnis komputer, namun setelah perang dunia kedua IBM mulai memperhatikan pasar komputer dan memulai bisnis ini terutama untuk memenuhi kebutuhan di perguruan tinggi. Pemusatan dibidang TI terjadi terutama setelah putra Watson, Thomas Watson Jr. pada tahun 1952 memimpin perusahan ini, Big Blue berhasil menghasilkan penemuan-penemuan penting untuk dunia TI. Diantaranya adalah bahasa pemrograman Fortran dan arsitektur mainframe System /360 yang lama menguasai segmen pasar tersebut.

Diawal berdirinya IBM memberdayakan sekitar 1300 karyawan dan kini telah mencapai sekitar 400.000 karyawan. Hal ini barangkali menjadikan Big Blue tidak hanya sebagai perusahan TI tertua, namun juga sebagai pemilik karyawan terbanyak diantara perusahan-perusahan sejawatnya.

IBM, PC dan Linux:
Pada tahun 1981, IBM meluncurkan komputer pribadi (IBM-PC) sebagai jawaban terhadap Apple II yang pada saat itu menguasai pasar. Berbeda dengan produk Apple, IBM-PC dirancang menggunakan komponen yang mudah diperoleh di pasar, sehingga siapa saja bisa membuat tiruannya (clone, jangkrik). Sistem operasi yang ditanamkan IBM saat itu datang dari sebuah perusahan kecil dan kurang dikenal bernama Microsoft yang kemudian tumbuh pesat seiring dengan penyebaran PC. Sekitar tahun 2000 IBM mulai berkiblat ke sistem operasi Linux dan menyediakan dana riset satu miliar Dollar untuk menyokong pengembangan Linux, disusul dengan pembebasan sejumlah hak paten untuk dimanfaatkan. Salah satu kampanye IBM mempromosikan Linux adalah aksi “Peace, Love and Linux” yang digelar awal tahun 2001.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s