Natty Narwhal Kemas Openstack dan Eucalyptus

Natty Narwhal, yaitu nama dari distribusi versi Ubuntu 11.04 yang rencananya diluncurkan bulan April mendatang akan dilengkapi dengan perkakasan untuk mendukung platform pengoperasian komputasi awan termasuk Openstack dan Eucalyptus. Hal itu sekaligus menindikasikan komitmen perusahan dibelakang Ubuntu terhadap tren bisnis Cloud Computing yang digeluti Canonical.

Mark Shuttleworth dalam sebuah wawancara yang dimuat di website Barton’s Blog menyebutkan bahwa disamping menyediakan Cloud-Framework Eucalyptus, Canonical juga menerapkan platform Openstack. Dengan begitu berarti masih terbuka kemungkinan apakah dengan Openstack nantinya akan didukung Ubuntu secara resmi. Yang jelas adalah bahwa Canonical semakin kuat mendorong Ubuntu sebagai sistem operasi untuk awan.

Eucalyptus adalah aplikasi sumber terbuka bermula fakultas sain komputer di University of California, Santa Barbara yang sudah sejak April 2009 dengan resmi disokong oleh Canonical untuk digunakan bersama Ubuntu Server. Sebagai konsep platform untuk Infrastructure as a Service (IaaS) telah dimanfaatkan APIs berasal dari Amazons Web Services (AWS) yang oleh Amazon secara masif digunakan untuk layanan awan EC2 yang ditawarkan. Disamping edisi bebas juga tersedia Enterprise Edition untuk dengan layanan berbayar. Canonical juga menyediakan dukungan berbayar Eucalyptus, baik untuk jasa layanan maupun konsultasi.

Perusahan layanan web-hosting Rackspace asal Amerika mengawali inisiatif proyek Openstack sejak bulan Juli 2010 lalu bersama lembaga Antarikas NASA untuk memungkinkan terciptanya standarisasi teknis dan interoperabilitas di Cloud Computing. Sebagai hasil awal, pengembang Openstack telah mengumumkan tersedianya Nova sebagai software pengelola awan berlandasan kode pemrograman PHP dan Swift sebagai infrastruktur memori untuk platform Openstack. Paket-paket tersebut juga dikompilasi pengembang Openstack untuk distro Ubuntu dan tersedia di lumbung repositori software Ubuntu siap untuk diinstalasi.

Sabagai salah satu anggota dari komunitas Openstack, perusahan komputer Dell berkerjasama dengan Canonical melakukan optimasi agar Ubuntu bekerja lebih baik dengan server-server besutan Dell. Di wawancara Barton’s Blog, Shuttleworth menyebutkan bahwa software UEC-Server yang telah dioptimalkan tersedia untuk server-server Dell Poweredge C2100 dan C6100.

Dari hasil pemantauan penggunan images Linux di awan Amazons EC2, yang diumumkan di websete thecloudmarket.com, menunjukkan statistik yang menggambarkan penggunaan Ubuntu pada peringkat paling atas, jauh diatas CentOS dan rata-rata.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s