Back in Time 1.0: Backup dan Restore Untuk Linux

Back In Time, sebuah aplikasi backup untuk untuk Linux dibuat dengan inspirasi dari kemudahan Apple’s Time Machine dan menawarkan penyimpanan backup yang hemat spasi dengan GUI yang mendukung baik GNOME maupun KDE.

Back In Time pada prinsipnya menawarkan agar backup dapat dilakukan dengan mudah dan aman oleh setiap pengguna komputer (Linux) tanpa skil sysadmin dengan menggabungkan fitur Flyback dan Timevault dalam GUI yang ramah pengguna.

Pekerjaan dan sirkus yang biasanya perlu dilakukan untuk mengambil sebuah snapshots dan backups ke folder tertentu seperti rsync, diff dan cron semuanya berjalan dibalik layar dikemas Back In Time dengan antarmuka grafis (GUI untuk GNOME atau KDE 4.1). Di GNOME Back In Time diintegrasikan di file manager Nautilus agar mendukung opsi di menu konteks.

Sejak beberapa minggu lalu telah rilis versi 1.0 dari program bebas berlisensi GPLv2 Back In Time yang menawarkan beberapa peningkatan fitur. Program GUI ini sekarang bisa mengelola banyak profile backup dan daftarnya kini disimpan di folder “../backintime/machine/user/profile_id/”. Jadwal harian Backups bisa diatur pada jam tertentu dan berkat pemanfaatan Ionice, penjadwalan dapat dikelola lebih mudah termasuk proses penyimpanannya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s