Linux Mint 10: Julia Susul Maverick Meerkat

Julia, nama yang diberikan untuk versi Linux Mint 10 telah tiba, menyusul panutannya Maverick Meerkat. Linux Mint 10 yang dibuat berdasarkan Ubuntu 10.10 namun telah mengemas beragam Codecs Multimedia dan driver (edisi DVD), seperti juga perbaikan pada tampilan termasuk peralatan yang lebih ramah pengguna.

Linux Mint 10 menyambut pengguna dengan dialog ‘welcome’ yang baru yang membantu pengguna versi CD (dibebaskan dari komponen yang dipermasalahkan di negara tertentu) untuk menginstalasi codec yang diinginkan atau dengan alasan lain tidak dapat menggunakan edisi DVD.

Pengembangnya telah memperbaiki menu utama yang lebih ‘user fiendly’ misalnya perbaikan tampilan yang menggarisbawahi aplikasi yang belum terpasang dan sebelum memulai instalasi menyediakan semua paket terkait (dependency) dan bila sistem tersambung ke Internet bisa mencari referensi atau wikipedia, semuanya langsung dari menu.

Softwaremanager mendapat perbaikan dalam hal pengkategorian dan pemberian ikon untuk setiap aplikasi. Di Update-Manager pengguna dapat menandai program aplikasi via klik tikus untuk memilah aplikasi yang ingin dan tidak ingin dipasang. Upload-Manager juga diperbaiki yang memungkinkan untuk mengecek koneksi sebelum pemrosesan. Sambungan dapat dihentikan atau dijalankan dilatar belakang, sementara proses upload dapat dipantau berikut tentang prakiraan waktu selesainya.

Linux Mint 10 memasang versi Adobe-Flash terkini, sehingga pengguna pengguna langsung bisa menampilan situs-situs yang memerlukannya dengan baik. Pembaruan lain termasuk penyertaan Oracle Virtualbox, Paket Meta ‘mint-meta-codecs’ dan ‘mint-meta-gnome-dvd’, versi Kernel Linux 2.6.35, desktop Gnome 2.32 termasuk X.Org 7.5.

Agar Linux Mint tidak  lemot, disyaratkan hardware paling tidak memiliki memori 512 MB RAM dan spasi hardisk sekitar 4 GB atau lebih.