W3C Umumkan Hasil Ujicoba HTML5

Walaupun bahasa pemrograman web HTML5 yang proses standarisasinya saat ini masih dalam status Working Draft, namun World Wide Web Consortium (W3C) telah mengumumkan hasil ujicoba menggunakan browser terbaru dari masing-masing vendor. Standar HTML5 dibutuhkan untuk mengantisipasi presentasi konten masa depan yang kaya akan fitur seperti video playback dan drag-and-drop. Konten seperti itu umumnya dipresentasikan menggunakan plug-ins pihak ketiga seperti Silverlight (Microsoft), Flash (Adobe) atau JavaFX (Sun/Oracle).

Dari daftar hasil yang diungkapkan W3C menunjukkan versi Preview ke 6 dari Internet Explorer 9 saat merupakan implementasi HTML5 terbaik, disusul oleh Googles Chrome 7, Firefox 4 (Beta 6), Opera 10.6 dan terakhir adalah Safari 5.0. Dari ujicoba lebih komprehensif yang dilakukan oleh situs caniuse.com dan html5test.com menunjukkan hasil yang berbeda berdasarkan kriteria yang lebih luas.

Banyak pengamat di ajang acara Microsoft’s Professional Developers Conference (PDC) baru-baru ini menangkap sinyal yang menduga bahwa Microsoft akan lebih mengutamakan standarisasi HTML5 ketimbang jalan sendiri bersama Silverlight.