Komputasi Awan: Red Hat Ungkapkan PaaS

Vendor open source skala perusahan terbesar Red Hat ingin memposisikan perusahaannya sebagai penyedia platform awan yang lengkap.

Dalam sebuah Webcast yang digelar kemarin, Paul Cormier, Executive Vice President sekaligus President Products and Technologies di Red Hat mengatakan: “Hanya Microsoft dan kami (Red Hat) yang sesungguhnya mampu menawarkan solusi Cloud yang lengkap.” Komponen untuk teknologi awan banyak ditawarkan oleh vendor lainnya, namun hanya kami berdua yang bisa menawarkan solusi dan  mengintgrasikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan sebagai sebuah Platform-as-a-Service (PaaS). Pada kesempatan yang sama Red Hat mempromosikan strategi PaaS dengan slogan “Build Any Way, Deploy Anywhere

Untuk itu Red Hat menerapkan standar dan antarmuka yang netral dan memanfaat pengalamannya yang panjang di lingkungan Open Source. Platform yang digunakan diberi nama Red Hat Cloud Foundations merupakan hasil dari kerjasama dalam membangun sebuah lingkungan awan pribadi (private clouds) terbesar untuk perusahan animasi Dreamworks.

“Keuntungan utama yang membuat Cloud atraktif adalah bahwa pengguna hanya perlu membayar sesuai dengan kebutuhannya” kata Gary Chen, peneliti pasar dari IDC yang menjadi narasumber tamu di Webcast kemarin. Diantara faktor-faktor yang saat ini masih menjadi pemikiran calon pengguna adalah faktor keamanan, ketersediaan dan kinerja. Baru perusahan yang kini telah menerapkan solusi virtualisasi pada hakekatnya menurut predikisi akan lebih dini berpaling ke awan.

Tanpa bergatung pada model penerapan awan tertentu, apakah ia merupakan model awan pribadi, publik, maupun campuran (hybrid), perusahan pengguna harus mampu menghendel beban komputasi seperti dijalankan di lingkungan Red Hat Enterprise Linux, Amazon EC2, IBM Cloud, Rackspace, Red Hat Enterprise Virtualization, Windows Hyper V dan banyak lingkungan awan lain maupun yang akan tersedia dimasa mendatang. Manggunakan layanan awan portable, Red Hat PaaS diklaim mampu menyediakan fleksibilitas dan biaya yang lebih rendah dibandingkan investasi eksisting.

Seperti dijabarkan di siaran pers yang diterbitkan pada hari yang sama, solusi Red Hat PaaS dibuat berdasarkan Red Hat’s JBoss Enterprise Middleware, yaitu sebuah portfolio produk dan layanan integrasi yang komprehensif berikut mesin awan (Red Hat’s cloud engine) untuk mengelola lifecycle dari aplikasi.