Open Invention Network Bebaskan Paten Demi Open Source

“Open Invention Network” (OIN) adalah kolaborasi sejumlah perusahan dengan tujuan mempromosikan Linux dan melindungi komunitas open source terhadap ancaman paten dan terhadap perusahan dengan model bisnis yang tidak mendukung inovasi. Model perlindungan yang diberikannya adalah dengan membiayai pembelian lisensi dan paten software, kemudian mengamalkannya atau di sharing dengan lingkungan yang berkolaborasi.

Institusi yang berbasis di Durham, NC, USA didirikan tanggal 10 Nopember 2005 oleh sekelompok perusahan termasuk IBM, Novell, Philips, Red Hat, dan Sony ini diketuai oleh Keith Bergelt sebagai chief executive (CEO). Sampai dengan April 2010, OIN telah mengantongi lebih dari 100 lisensi. Aplikasi yang dilindungi OIN, menurut Red Hat’s Mark Webbink termasuk Apache, Eclipse, Evolution, Fedora Directory Server, Firefox, GIMP, GNOME, KDE, Mono, Mozilla, MySQL, Nautilus, OpenLDAP, OpenOffice.org, Open-Xchange, Perl, PostgreSQL, Python, Samba, SELinux, Sendmail, dan Thunderbird.

Pembelian lisensi terbaru Open Invention Network (OIN) yang diumumkan beberapa hari lalu adalah pembiayaan penelitian sistem keamaman untuk ponsel. Proyek dari Gail-Joon Ahn yang dibiayai OIN melakukan penelitian tentang pengamanan identitas pengguna ponsel. Kecuali itu OIN juga membeli lisensi dari Universitas Arizona untuk proyek penelitian tersebut.

Dibalik pujian, OIN dan Linux Foundation juga telah menuai kritik yang menuding upaya pembebasan mereka kurang efektif sehubungan dengan adanya tututan Oracle terhadap Google yang saat ini masih berlangsung.