Pembaruan di openSUSE 12.3

Opensuse 12.3 yang telah ditunggu, tiba tepat waktu dan sesuai jadwal, membawa banyak pembaruan seperti disain tampilan desktop baru yang dianggap lebih elegan, banyak perangkat lunak yang diperbarui, dan sejumlah perbaikan teknis. Salah satu yang terpenting mencakup kemampuan untuk dijalankan pada sistem hardware dengan persyaratan UEFI, pada sistem dengan Secure Boot yang diaktifkan, walaupun memerlukan sedikit pengaturan secara manual.
susie123_temukan_bug_640
Proses booting, sekarang sepenuhnya dikendalikan via systemd yang juga bertanggung jawab terhadap fitur Hibernate dan Suspend, seraya melengserkan SysV. Seperti sebelumnya telah diungkapkan, openSUSE 12.3 telah merangkul MariaDB sebagai pengganti MySQL untuk database default di stack LAMP (Linux, Apache, MariaDB dan PHP).

opensuse123_desktop_640

openSUSE 12.3 Desktop

openSUSE 12.3 dibangun memberdayakan versi kernel 3.7, GNOME 4.10 dan KDE 3.6. Desktop lainnya seperti XFCE 4.10, LXDE, Enlightenment 0.17 (E17) juga telah disiapkan. Kernel 3.7 termasuk versi paling kini yang penuhnya mendukung sistem berkas CIFS SMB 2.1. NFS 4.1 kini telah stabil, sementara MD RAID mendukung operasi TRIM.

Perubahan lain pada openSUSE 12.3 termasuk pembaruan dari sistem yang ada dan aplikasi sistem. PulseAudio diangkat ke versi 3, dan memungkinkan dukungan untuk antara lain pada Bluetooth audio, peningkatan kualitas pada AD2P dan pada virtual surround. Alat btrfs “Snapper” dalam versi baru ini juga membuka peluang bagi pengguna awam untuk membuat snapshot atau cetakan dari sistem.

opensuse123_file_manager_640

openSUSE 12.3 File Manager

Desktop KDE 4.10 membawa Print Manager baru dan integrasi Bluetooth ditingkatkan. “Desktop semantik” Nepomuk terpasang memiliki sistem pengindeks file baru yang diklaim bekerja lebih cepat dan lebih efisien ketimbang Strigi dan sumber daya dapat dikonfigurasi lebih rinci.

Gnome 3.6 membawa perbaikan pada sistem pemberitahuan, file manager Nautilus dan integrasi akun Facebook, Windows Live dan Exchange dalam pengelolaan akun untuk desktop lebih baik. Dengan melibatkan Boxes, Gnome sekarang dapat memiliki perkakas untuk mengelola mesin virtual yang diklaim lebi jelas jelas ketimbang pengelola Virt-.

openSUSE 12.3 Application

openSUSE 12.3 Application

Software Aplikasi yang telah diperbarui termasuk Digikam 3.0 yang sekarang dapat menciptakan slideshow dalam berbagai format video, sementara gambar dapat diakses perangkat lain melalui jaringan DLNA. LibreOffice masih di dalam versi 3.6 (versi saat ini LibreOffice 4.0). Perkakas PIM, Kontact 4.10 (KDE) dan Evolution 3.6.3 (Gnome), telah diperbaiki untuk meningkatkan kinerja pencarian surel. Versi 2.7 dari KDE audio player Amarok membawa desktop dan integrasi iPod yang lebih baik. VirtualBox 4.2 mendukung Windows 8 sebagai tamu dan memungkinkan pembatasan bandwidth pada jaringan untuk mesin virtual.

Penyertaan software lainnya yang diumumkan bersama rilis RC2 termasuk Firefox 19.0, LibreOffice 3.6.3, GIMP 2.8.2, DigiKam 3.0, GCC 4.7.2, Xorg X Server 1.13.2, Wine 1.5.23, dan PulseAudio 3.0.

Samba 4 barangkali tidak ditemukan pada rilis ini, untuk itu akan digunakan Samba 3.6.12 sebagai standar bawaan 12.3. Pasalnya, Samba 4 disertakan karena terbit setelah jadwal pembekuan kinerja “Feature Freeze”.

Beberapa fitur utama yang dijagokan kali ini antara lain:

  • Dukungan ‘Secure Boot’: Pengembangnya memastikan bahwa openSUSE 12.3 tidak terjebak pada hardware baru dan tanpa masalah dipasang di mesin yang tertanam fitur UEFI. Poortvliet menghargai kerja keras tim pengembang untuk menyiasati teknologi Secure Boot berupa Unified Extensible Firmware Interface (UEFI) yang banyak ditemukan di hardware untuk Windows 8, yang booting memerlukan verifikasi berupa “digital signature”.
  • Desktop E17: openSUSE 12.3 kini menyertakan lingkungan desktop E17 “Englightenment” agar bisa tampil seindah Bodhi Linux, berikut paket Sawfish dan window manager baru.
  • Opsi basis data baru: Ditambahkan di openSUSE 12.3 adalah basis data open source PostgreSQL 9.2 dengan dukungan Native JavaScript Object Notation (JSON). Sementara MariaDB menggantikan MySQL sebagai database default.
  • Dukungan di Awan: Pengguna cloud pada openSUSE 12.3 telah didukung oleh rilis OpenStack “Folsom” yang lengkap

Media yang resmi diterbitkan terdiri dari LiveCD masing-masing dengan GNOME dan KDE, Media addon untuk bahasa dan kumpulan paket NonOSS disamping media DVD utama sebagai installer. Semuanya tersedia, baik untuk arsitektur 32-bit maupun 64-bit.

openSUSE 12.2: Terlambat Namun Stabil

openSUSE 12.2 telah tersedia, dibangun diatas versi Kernel Linux 3.4, glibc 2.15, Systemd 44, Gnome 3.4.2, KDE SC 4.8.4 dan Xfce 4.10. Berbekal komponen-komponen yang telah dioptimalkan tersebut, openSUSE 12.2 diklaim bisa menjalankan proses start lebih cepat dan lebih mudah digunakan. Jadwal peluncuran openSUSE 12.2 yang terlambat sekitar dua bulan dan diluncurkan tanggal 5 September 2012 lalu, menurut pengembangnya mendapat pengujian lebih lama dan menghasilkan produk yang lebih sempurna dan lebih stabil.

Walaupun banyak perbaikan telah dilakukan, versi Opensuse 12.2 tidak terlalu banyak membawa pembaruan maupun penambahan fitur baru dibandingkan dengan versi 12.1 sebelumnya. Pembaruan terpenting pada versi ini adalah peralihan menggunakan Grub 2 dan Plymouth disamping aktualisasi untuk semua peket software yang disertakan. Pergantian Bootloaders dari Grub Legacy ke Grub 2 juga merupakan persiapan atas peluang nantinya bisa memenuhi standar UEFI. Walaupun demikian, belum dijamin apakah standar ‘Secure Boot’ yang akhir-akhir ini banyak dipersoalkan itu, bisa digunakan untuk versi 12.2.

Dibandingkan dengan distribusi Linux Ubuntu dan Fedora yang telah lama memanfaatkan Grub 2 berbasis teks dengan latar belakang satu warna, maka openSUSE menampilkannya lebih cantik dengan tema Grub yang khas. Modul Bootloader di YaST juga sekaligus telah diselaraskan dengan Grub 2. Untuk penampilan saat Systemstarts digunakan Plymouth yang meragakan dengan animasi.

Tim pengembang openSUSE juga melakukan modifikasi Gnome Shell pada versi Gnome 3.4 yang disertakan bersama versi kali ini. Sebagai contoh disebutkan bahwa pengguna bisa melakukan penyetelan pada koneksi WLAN tanpa perlu otorisasi sebagai administrator. Disamping aktivasi untuk opsi Tap-to-Click dan mematikan Touchpad saat menulis di papan ketik. Berkat pustaka grafis Mesa 8.0 berikut driver Llvmpipe bawaannya, maka Gnome-Shell juga bisa dimanfaatkan menggunakan hardware (kartu grafis) yang tidak memiliki kemampuan akselerasi 3D. Dalam modus ini, tugas kalkulasi untuk membuat efek 3D diambil alih oleh CPU.

Pada versi desktop KDE, tim pengembang openSUSE lebih mengutamakan stabilitas ketimbang aktualitas. Walaupun versi KDE SC 4.9 telah tersedia satu bulan sebelum peluncuran openSUSE 12.2, pengembangnya memilih penyertaan versi KDE SC 4.8.4. Versi ini memanfaatkan QtQuick berikut semua bagian dari bahasa pemrograman Qt Meta Object Language (disingkat QML). Komponen Plasma dari pustaka QML menyediakan API di KDE SC 4.8, yang digunakan untuk menyediakan obyek-obyek window yang acapkali diperlukan seperti untuk membuat tombol, slider, atau bar gulir (buttons, sliders, scroll bars) di sebuah aplikasi.

Disamping KDE SC 4.8, tersedia untuk fan KDE nostalgia versi khusus KDE 3.5.10 yang telah disesuaikan. Juga disertakan bersama openSUSE 12.2 adalah lingkungan desktop Xfce 4.10 yang tampilannya telah diperbaiki, disamping desktop LXDE yang telah ditingkatkan.

openSUSE 12.2 ditenagai menggunakan versi Kernel Linux 3.4 yang sejak versi openSUSE telah mendukung sistem berkas Btrfs dengan semua perbaikannya. Bila terjadi kesalahan pada sistem berkas kini mampu menampilkan pesan error sekaligus beralih ke modus read-only. Distribusi ini dibangun menggunakan kompailer GCC 4.7.1 yang mendukung standar C++11 dan C11, dan diklaim mampu meningkatkan kinerja openSUSE 12.2. Untuk versi Java juga telah dilakukan peningkatan dari versi 6 ke OpenJDK 7.

Bagi para pengembang disediakan perangkat Qt 4.8.1, seperti juga Glibc 2.15 yang telah dioptimalkan untuk arsitektur 64-Bit. Juga bahasa pemrograman Go 1.0.2 dari Google tersedia untuk distribusi ini.

Suit office yang dibundel bersama openSUSE 12.2 adalah Libreoffice 3.5.4 yang juga menyertakan Calligra-Suite 2.4.2 sebagai alternatif dan merupakan peket office besutan proyek KDE yang untuk kali pertama menggunakan nama barunya. Bersama media instalasi tersedia Firefox dan Thunderbird versi 14, sementara di lumbung repositorinya telah tersedia versi 15. Sebagai pengelola gambar tersedia versi Gimp 2.8 yang telah memiliki fitur jendela tunggal dan untuk memutar musik tersedia Musikplayer Tomahawk dan Pragha.

Agar OpenSuse 12.2 berjalan dengan baik, dipersyaratkan perangkat keras dengan prosesor minimal Pentium 4, dengan kecepatan minimal 2,4 GHZ atau yang lebih baru atau lebih tinggi. Memori kerja (RAM) disarankan tidak kurang dari 1 GByte. Spasi harddisk yang disarankan adalah minimal 5 GByte.

Media utama openSUSE 12.2 yang diterbitkan termasuk:

  • sku-00.112.122.01 – openSUSE-12.2-KDE-LiveCD-i686
  • sku-00.112.122.02 – openSUSE-12.2-GNOME-LiveCD-i686
  • sku-00.112.122.11 – openSUSE-12.2-KDE-LiveCD-x86_64
  • sku-00.112.122.12 – openSUSE-12.2-GNOME-LiveCD-x86_64
  • sku-00.112.122.32 – openSUSE-12.2-Addon-NonOss-BiArch-i586-x86_64
  • sku-00.112.122.51 – openSUSE-12.2-DVD-i586
  • sku-00.112.122.61 – openSUSE-12.2-DVD-x86_64
  • sku-00.112.122.52 – openSUSE-12.2-Addon-Lang-i586
  • sku-00.112.122.62 – openSUSE-12.2-Addon-Lang-x86_64

openSUSE 12.1 Hadirkan Pembaruan Di Semua Jajaran

Bersama kehadiran versi terbaru openSUSE 12.1 telah dilakukan transformasi ke era terkini desktop software bebas dan teknologi server dengan menampilkan sejumlah fitur yang unik seperti misalnya Snapper tool untuk memantau perubahan berkas berikut fungsi rollback.

Sebagai software pendukung Systemstart kini digunakan Systemd dan berkat pemrosesan yang dilakukan secara serentak (parallel), dimungkinkan booting “lebih cepat, lebih baik”. Pembaruan lainnya adalah penerapan Btrfs sebagai salah satu pilihan untuk sistem berkas yang telah terintegrasi dengan perkakas unggulan YaST. Sementara itu sistem berkas Ext4 masih tetap digunakan sebagai sistem berkas standar (default).

Desktop openSUSE 12.1 memperkenalkan fitur color management, GNOME Shell dan mendukung empat lingkungan desktop utama (KDE, Gnome, Xfce dan Lxde) lainnya. Saat proses instalasi berlangsung, pengguna diberikan peluang untuk pilihan lingkungan desktop KDE 4.7, Gnome 3.2, Xfce dan Lxde. Pengembangnya juga mengklaim bahwa openSUSE adalah distro utama pertama yang mengemas sistem “color management tools”, baik pada desktop GNOME maupun KDE.

Bersama GNOME 3.3 yang disertakan, pengembangnya telah melakukan penyempuranan terhadap GNOME Shell. Peningkatan utama versi ini dibandingkan GNOME 3 preview yang diperkenalkan pada openSUSE 11.4, adalah termasuk penanganan yang lebih baik pada layar sempit dan pada layar multi-screen, notifikasi lebih baik dan konfigurasi akun daring (online accounts configuration) yang terpusat. Rilis ini juga membawa pengengelola berkas baru, pratampil cepat pada Nautilus file manager, peningkatan pada pengelolaan warna dan rotasi otomatis untuk perangkat dengan “touch screen”.

Edisi KDE dari openSUSE 12.1 mengemas KDE Plasma Workspaces 4.7 sebagai desktop utama dan merupakan desktop utama pertama yang memberdayakan KolorManager baru, plus perkakas pengelola warna Oyranos. Pembaruan lainnya termasuk KPackageKit untuk menggantikan Apper, penyederhanaan instalasi dan pencopotan aplikasi.

SysAdmin dapat mengelola openSUSE 12.1 jarak jauh lebih mudah menggunakan WebYaST yang disertakan bersama distro ini. Kecuali itu, ia juga telah disiapkan untuk dijalankan di lingkungan Cloud Amazons. Dan bersama teknik virtualisasi seperti Xen 4.1, KVM dan VirtualBox, openSUSE 12.1 dapat digunakan sebagai sistem Host untuk menampung sistem operasi lainnya. Di lumbung repositori untuk vistrualisasi dan cloud distro ini tersedia banyak perkakas dan paket yang dapat digunakan untuk membangun dan mengelola layanan Cloud seperti ownCloud dan Mirall, Eucalyptus, OpenNebula atau OpenStack.

Banyak pembaruan telah diterapkan pada openSUSE 12.1 bila dibandingkan dengan versi sebelumnya, diantaranya adalah Kernel 3.1, GCC 4.6 dan X.org 7.6. Kernel Linux 3.1 yang digunakan telah mengandung perbaikan pada driver untuk jaringan dan grafik. Versi kernel ini telah mendukung modul Rt2x00 untuk set chip besutan Ralink pada RT3572/RT3592/RT3592+Bluetooth Combo Card. Driver versi bebas Nouveau bersama openSUSE 12.1 diklaim mampu mendukung firmware akselerasi hardware 3D yang diperlukan untuk kartu grafis Nvidia dengan chipset Fermi.

openSUSE 12.1 Lampaui Milestone 5

Bersama penerbitan versi ujicoba ke lima (12.1m5) tersisa satu babak test dan proses stabilisasi (Milestone 6) sebelum peluncuran yang direncanakan pertengahan November 2011. Pengujian kali ini terutama untuk paket start baru: Systemd yang dikembangkan oleh Lennart Poettering, walaupun sampai sekarang masih menggunakan SysVInit sebagai standar.

Dengan demikian OpenSUSE 12.1m5 bisa di booting lebih cepat berkat penggantian sistem SysVInit menjadi Systemd. Kecuali itu openSUSE dalam proses menggantikan paket Oracle Java.

Setelah baru-baru ini Oracle menerapkan aturan lisensi baru untuk penditrusian Java, pengembang openSUSE memusatkan pengembangannya untuk menggunakan OpenJDK yang berlisesi GPL sebagai penggantinya.

Lingkungan desktop Gnome yang dipasang di 12.1m5 adalah versi Gnome 3.1.5, untuk openSUSE 12.1 final sedang disiapkan pemasangan Gnome 3.2. Pembaruan lainnya adalah peningkatan Glibc ke versi 2.14.

Giliran openSUSE Gandrungi Unity

Menurut Nelson Marques yang ditulis di blognya, ia telah melakukan penyesuaian (portasi) antarmuka Unity 2D, yaitu sebuah varian dari Desktops Unity tanpa perlu akselerasi 3D.

Proyek Ubuntu telah menggunakan varian ini hanya untuk edisi Netbook prosesor ARM dan dimasa depan disiapkan untuk disatukan dengan keluarga Unity lainnya agar nantinya semua jenis komputer bisa memiliki antar muka yang seragam. Edisi ini sekaligus meniadakan alternatif GNOME 2.x dan juga tidak lagi menyediakan dukungan untuk itu. Dengan demikian dimasa depan hanya disediakan alternatif dengan basis menggunakan GNOME 3 atau Qt.

Unity yang awalnya dikembangkan oleh Ubuntu dan untuk kali pertama dijadikan antar muka default untuk rilis Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal), kini juga disesuaikan untuk openSUSE dan paket Unity tersebut dapat ditemukan di lumbung Build Service proyek GNOME:Ayatana-Repository, termasuk aplikasi popular seperti Evolution, Banshee, Empathy, Metacity, dan sejumlah indikator asal Ubuntu. Dalam waktu dekat Unity 2D, atas inisiatif Nelson Marques juga menjadi bagian permanen dari repositori tersebut.

Unity 2D merupakan paket aplikasi pertama yang digunakan Marques untuk merancang fitur indikator Unity termasuk launcher auto-hide, selektor workspace, menu aplikasi & files, dan transparansi secara default. Sejumlah screenshots dapat disimak di blog-nya Marques dan termasu yang dikutip disini.

SUSiE Pulang Kampung

Seusai proses akuisisi Novell oleh Attachmate yang diawali bulan November 2010 lalu, kini setelah rampung saatnya tiba rencana-rencana juragan baru Attachmate direalisasikan. Terutama yang berkaitan dengan struktur perusahan yang pernah menyebutkan pemisahan antara bisnis Novell dan bisnis Linux SUSE.

Untuk itu, disebutkan bahwa Novell dan SUSE akan menjadi dua perusahan yang seratus persen independen dengan organisasi yang masing-masing memiliki presiden dan GM tersendiri dan melapor langsung ke boss Attachmate, Jeff Hawn. Sebagai juragan Linux SUSE ditunjuk Nils Brauckmann, yang sampai saat ini menjabat wakil direktur Attachmate dan pemasaran untuk EMEA (Europa dan Timur Tengah). Kantor pusat SUSE dipindahkan dari Amerika ketempat kelahirannya di Nürnberg, Jerman.

Kantor pusat Novell juga pindah ke Provo di negara bagian Utah yaitu tempat dimana Novell berakar sejak 1979. Disini nantinya Novell akan dipimpin oleh Bob Flynn, yang sebelumnya bertanggungjawab sebagai presiden dari unit bisnis ‘Host Connectivity Solutions Business Unit’ di Attachmate. Flynn berkarya di Attachmate sejak 1998 dan sebelumnya merupakan jebolan IBM. Posisi kantor pusat saat ini di Waltham, Massachusetts dipertahankan, namun sebagian dari karyawan dipindahkan ke headquarter baru di Provo, yaitu kota dimana Novell didirikan 32 tahun yang lalu.

Dikutip dari sebuah wawancara dengan Zdnet, Hawn menekankan bahwa Novell akan meneruskan komitmennya terhadap Open Invention Network, seperti juga terhadap kesepakatan yang pernah dibuat dengan Microsoft. Pemisahan SUSE diharapkan agar portfolio perusahan lebih jelas dan produk-produknya lebih mudah dimengerti pelanggan. Bersama dengan Suse, juga bagian dari produk Novell, Open Plattform Solutions (OPS) turut diusung. Kerjasama dengan komunitas OpenSUSE akan dilanjutkan dan didukung, tidak mengalami perubahan, termasuk proyek-proyek Open Source yang menyertainya seperti Mono.

Rangkuman Rilis Distro Maret 2011 Bagian-2

Bagian kedua dari rangkuman berikut ini membahas rilis distribusi: UTUTO 2011, SuperGamer Supreme 2.5, Ultimate Edition 2.9, Linux Mint 10 “LXDE”, m0n0wall 1.33, Saline OS 1.3, Macpup 520, Trisquel GNU/Linux 4.5, GParted Live 0.8.0-5, Zenwalk Linux 7.0, Bodhi Linux 1.0.0, Foresight Linux 2.5.0, Zenwalk Linux 7.0 “Openbox”, openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e”, dan Clonezilla Live 1.2.8-23. Untuk Linux skala perusahan telah rilis di bulan Maret Mandriva Linux 5.2 “Enterprise Server”, Zorin OS 4 “Business”. Tetap dalam lingkup Open Source tapi bukan Linux dibahas rilis dari ReactOS 0.3.13, OpenSourceDVD 23.

UTUTO 2011 (2011-03-15):

UTUTO adalah distribusi berbasis Gentoo Linux asal Argentina yang menawarkan pilihan empat lingkungan desktop (GNOME, KDE, LXDE dan Xfce) sekaligus. Pengembangnya Daniel Olivera mengumumkan rilis versi UTUTO 2011 yang datang dengan banyak perbaikan termasuk: sebuah “super kernel” Linux berikut ratusan patch dan modul-modul ekstra dan sistem ‘super-fast boot'; dukungan untuk instalasi baik via DVD maupun USB menggunakan ‘installable live system'; memperluas dukungan untuk hardware; menyediakan sistem konfigurasi pintar ‘intelligent system auto-configuration'; perbaikan pada kartu jaringan yang menjamin selalu tersabung ke jaringan Ethernet, 3G, Bluetooth dan koneksi nirkabel (wireless); telah mengintegrasikan dukungan untuk pengembangan Java dengan OpenJDK; menyediakan virtualisasi berikut akselerasi video terintegrasi dengan desktop; secara default telah terpasang desktop 3D tanpa perlu ‘hardware acceleration’.

SuperGamer Supreme 2.5 (2011-03-15):

SuperGamer adalah distribusi Linux khusus untuk bermain Games spuasnya, merupakan distro games pertama dalam format Dual-Layer LiveDVD [8 GByte]. Darin VanCoevering, pimpro dari Proyek SuperGamer mengumumkan peluncuran edisi SuperGamer Supreme 2.5, merupakan lanjutan dan update dari versi Supreme SuperGamer 2. Rilis ini tepatnya mengandung 7.9 GB konten games dan bisa dijalankan langsung dari DVD drive yang umumnya telah mampu menjalankan dual-layer DVD atau bisa juga dari 16 GB Flash drives. Distro ini juga mengemas paket-paket software seperti: Firefox 4 beta; Flash 10.2; VLC yang telah di-update. SuperGamer Supreme 2.4 memasang kernel Linux 2.6.27.57 yang telah mendukung wireless; paket NDISwrapper ter-update dan telah ditambahkan modul Intel wireless. Untuk aplikasi game juga telah ditambahkan dengan game IconquerU berikut driver untuk kartu grafis NVIDIA dan ATI.

Ultimate Edition 2.9 (2011-03-15):

Ultimate Edition adalah distribusi LiveDVD berbasis Ubuntu dengan pilihan empat desktop (KDE, GNOME, Xfce and Openbox), menyertakan banyak aplikasi ekstra, driver hardware dan media codecs. Pengembangnya Glenn Cady mengumumkan peluncuran rilis versi Ultimate Edition 2.9, dibangun menggunakan versi Ultimate Edition 2.8 yang juga telah menngunakan versi Ubuntu 10.10 ‘Maverick Meerkat’ sebagai basis pengembangannya. Semua update dan upgrade yang tersedia saat rilis telah disertakan, kernel lama telah ditimpa dengan yang baru, initrd baru dan vmlinuz telah dibangun ulang. Ultimate Edition 2.9, seperti juga semua rilis dengan versi penomoran ganjil lainnya, adalah difokuskan untuk pengguna KDE dan dipasang secara default. Kendati demikian Ultimate Edition 2.9 tidak lupa menyertakan lingkungan desktop lainnya termasuk GNOME, Openbox dad Xfce yang dapat dipilih saat login. Distro ini juga telah menyertakan banyak theme baru (pilihan sebanyak 121 theme) dan segudang software anyar.

Linux Mint 10 “LXDE” (2011-03-16):

Linux Mint adalah distribusi desktop dikenal merupakan alternatif terhadap Ubuntu yang menawarkan baik penampilan maupun cara penggunaan berbeda. Mint sangat popular dan memiliki basis pengguna yang luas, menduduki ranking 2 setelah Ubuntu diatas semua distro desktop Linux lainnya. Pertengahan bulan Maret, Clement Lefebvre, pengembang utama Linux Mint mengumumkan rilis edisi Linux Mint 10 “LXDE”, sebuah desktop LXDE yang ringan berlandasan versi Ubuntu 10.10, melengkapi koleksi desktop “Julia” Mint 10 Gnome dan KDE yang telah terbit sebelumnya. Yang baru bersama edisi LXDE ini adalah: Linux Mint 10 LXDE datang membawa software yang telah ditingkatkan dan disempurnakan ke status terkini berikut fitur-fitur baru yang dijanjikan dipastikan akan memanjakan penggunanya. Software Manager yang disertakan diklaim dapat memberikan ‘browsing experience’ lebih indah, berikut pengkategorian software lebih baik dilengkapi dengan ikon dari masing-masing aplikasi. Untuk mengurangi beban koneksi Internet, pengguna bisa menandai (centang) aplikasi-aplikasi tertentu agar tidak lagi diupdate secara otomatis. Kecuali itu, Update Manager juga menunjukkan besaran dari masing-masing berkas yang di-update untuk mengetahui bandwidth yang diperlukan.

m0n0wall 1.33 (2011-03-16):

m0n0wall adalah distro khusus firewall menggunakan basis FreeBSD. Manuel Kasper telah mengumumkan terbitnya versi m0n0wall 1.33, sebuah firewall berbasis ‘tiny’ FreeBSD. m0n0wall 1.33 menambahkan image tipe baru untuk PC generik yang hanya mmiliki konsol serial, disamping telah memperbaiki dukungan IPv6, termasuk driver jaringan untuk chipset Realtek lebih baru, berikut sejumlah koreksi dan perubahan kecil. Perubahan termasuk: update ipfilter ke versi 4.1.33; aturan inbound NAT kini dapat ditambahkan di LAN interface dengan alamat WAN sebagai target, dan membantu dalam mengakses server dengan ‘optional interface’ dari LAN interface yang menggunakan alamat WAN IP m0n0wall, disamping beberapa perbaikan lainnya.

Proyek m0n0wall beritikad untuk membuat paket software firewall embedded yang lengkap dan dapat digunakan bersama PC-embedded menjadi sebuah perangkat firewall berfitur penuh seperti ditemukan pada ‘commercial firewall boxes’ (termasuk ‘ease of use’), semuanya murah dan baik. m0n0wall menggabungkan versi bare-bones dari FreeBSD berikut sebuah web server, PHP dan sejumlah paket utiliti. m0n0wall barangkali merupakan sistem UNIX pertama yang menggunakan konfigurasi boot-time menggunakan skrip PHP.

Saline OS 1.3 (2011-03-20):

Saline OS adalah distribusi berbasis Debian GNU/Linux menggunakan desktop Xfce secara default. Pengembangnya Anthony Nordquist mengumumkan rilis dari versi Saline OS 1.3. Sejak rilis SalineOS 1.3 dimungkinkan untuk mengganti bahasa dan tipe keyboard saat instalasi berlangsung dan manual yang disediakan tidak hanya dalam bahasa Spanyol. Perubahan termasuk fitur baru dapat disimak di ‘release announcement’.

Macpup 520 (2011-03-21):

Macpup adalah distro ringan dengan desktop Enlightenment 17 dan menggunakan Puppy Linuxsebagai basis. Salah satu pengembangnya Johnny Lee telah mengumumkan rilis dari versi Macpup 520. Macpup 520 adalah berbasis versi Puppy Linux 5.2 ‘Lucid’, sekaligus kompatibel dilevel binari dengan paket software untuk Ubuntu ‘Lucid Lynx’. Macpup 520 menyertakan semua aplikasi asal Lucid Puppy, dan menambahkan Firefox 4.0rc1. Aplikasi selebihnya seperti Opera atau GIMP disediakan dan dapat diunduh atau dipasang dengan mudah menggunakan perkakas Quickpet yang ada di iBar atau menggunakan Puppy package manager.

Trisquel GNU/Linux 4.5 ‘Slaine’ (2011-03-24):

Trisquel GNU/Linux adalah distro yang sepenuhnya mengandung software bebas sebagaimana disyaratkan FSF (Free Software Foundation) . Pimpro proyek ini, Rubén Rodríguez telah mengumumkan rilis versi Trisquel GNU/Linux 4.5, sebuah desktop yang memanfaatkan Ubuntu sebagai basis pengembangannya. Rilis ini membawa banyak perbaikan dan pembaruan yang antara lain telah mempermudah melakukan peningkatan menggunakan paket software dari induknya (Debian). Slaine juga datang membawa boot manager baru untuk live image, dan beberapa program baru seperti klien remote desktop Remmina, klien jejaring sosial Gwibber atau perkakas backup Deja-dup. ‘Slaine’ menggunakan Ubuntu 10.10 sebagai basis, menyertakan paket utama seperti kernel Linux-libre 2.6.35, X.Org 7.5, GNOME 2.32, Mozilla browser 3.6.15 dan OpenOffice.org 3.2.

GParted Live 0.8.0-5 (2011-03-24):

GParted LiveCD adalah distro utiliti berbasis Debian Linux yang utamanya didisain untuk membuat partisi di hardisk berikut beberapa perkakas penyelamat (rescue) lainnya. Pengembang Steven Shiau mengumumkan rilis versi GParted Live 0.8.0-5 yang membawa sejumlah pembaruan seperti: kernel Linux 2.6.38, penambahan paket OpenSSH dan lainnya.

Zenwalk Linux 7.0 (2011-03-25):

Jean-Philippe Guillemin mengumumkan rilis versi Zenwalk Linux 7.0, sebuah distro desktop berlandasan Slackware dan versi desktop Xfce 4.8. Seperti pada rilis sebelumnya, Zenwalk Linux 7.0 tetap berorientasi untuk desktop, Internet dan multimedia. Zenwalk 7.0 merupakan tahapan penting dalam evolusi perkembangan distribusi ini yang menerapkan beberapa perubahan baik di level sistem maupun level pengguna. Di level pengguna dilakukan peningkatan pada lingkungan desktop XFCE ke versi 4.8.1 yang membawa fitur baru VFS, memungkinkan untuk CIFS dan SFTP berbagi ‘browsing’ melalui ‘file manager’ serupa dengan fitur yang digunakan GNOME, namun diklaim jauh lebih cepat. Panel baru yang dipasang mendukung fitur transparansi dipaket berikut banyak plugins dan berfungsi ‘out of the box’. Kecuali itu Zenwalk telah mengganti paket perkantoran OpenOffice.org dengan paket kompatibel yang sama dari LibreOffice.

Beberapa hari setelah versi standar menggunakan XFCE diluncurkan, pengembang Markus Muttilainen terkait telah merilis edisi Zenwalk Linux 7.0 “Openbox” (2011-03-29) yang memanfaatkan lingkungan desktop Openbox yang ringan. Pengembangan rilis ini dipusatkan untuk mendukung pengguna pemula dengan menyediakan desktop terpadu dan ‘easy-to-use Openbox’ versi stabil terkini berikut tampilan artwork baru. Paket software utama yang disertakan termasuk kernel Linux 2.6.37.4, glibc 2.13, Mozilla Firefox 4.0, Mozilla Thunderbird 3.1.9, Gnumeric 1.10.12 dan AbiWord 2.8.6. “Tweak it till you geek it. Have fun!”

Bodhi Linux 1.0.0 (2011-03-26):

Bodhi Linux sebuah distribusi berbasis Ubuntu luncurkan versi stabil perdananya versi Bodhi Linux 1.0.0 dengan desktop ringan Enlightenment 17. Rilis ini memperbaiki beberapa kekliruan dan menyempurnakannya. Baca semua perubahan di daftar ‘change log’.

Foresight Linux 2.5.0 (2011-03-28):

Rilis Foresight Linux 2.5.0 diumumkan Og Maciel, pengembang distribusi ini yang dibangun menggunakan rPath sebagai basis. rPath adalah distribusi dengan rilis-jalan (rolling-release) dengan fitur pengelola paket bernama Conary. Foresight Linux 2.5.0 menyertakan tiga jenis desktop utama GNOME 2.32.1, KDE 4.6.1 dan Xfce 4.8 disamping set software aplikasi yang up-to-date termasuk kernel Linux 2.6.35.11; browser Chromium dan Firefox, Banshee, F-Spot, OpenShot, Hotot, Pidgin, Gimp dan banyak lainnya.

RIPLinuX 11.8 (2011-03-28):

Recovery Is Possible (RIP) adalah distribusi berbasis Slackware yang ditargetkan untuk digunakan sebagai sistem boot/rescue/backup/maintenance. RIPLinux mendukung banyak sekali jenis sistem berkas termasuk ‘filesystems’ seperti Reiserfs, Reiser4, ext2/3, iso9660, UDF, XFS, JFS, UFS, HPFS, HFS, MINIX, MS DOS, NTFS, dan VFAT disamping menyertakan sejumlah perkakas untuk ‘system recovery’. RIPLinux mendukung sistem penyimpanan IDE/SCSI/SATA, PCMCIA, RAID, LVM2, dan sistem jaringan Ethernet, DSL, cable, PPP dan PPPOE.

openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” (2011-03-29):

Proyek openSUSE divisi pengembangan distribusi khusus pendidikan merilis openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” yang diumumkan oleh salah satu pengembangnya Jigish Gohil. Distro openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” (Linux for Education) menggunakan rilis openSUSE 11.4 sebagai basis, menyertakan kumpulan software terseleksi untuk digunakan oleh para mahasiswa, guru dan orangtua murid. Pilihan software lebih dari 150 aplikasi meliputi segalanya yang diperlukan untuk sebuah ‘computing experience’ yang produktif, baik dirumah (autodidak) maupun di institusi pendidikan langsung digunakan ‘out of the box’. Software aplikasi termasuk tools peningkatan mental seperti Brain Workshop dan GBrainy, aplikasi sain seperti Chemtool, program matematika seperti Euler, software pengembangan seni grafis seperti TuxPaint dan GIMP.

Clonezilla Live 1.2.8-23 (2011-03-29):

Steven Shiau mengumumkan rilis dari distribusi Clonezilla Live 1.2.8-23, sebuah versi baru dari LiveDistro khusus untuk ‘disk cloning’. Rilis stabil Clonezilla Live 1.2.8-23 menyertakan peningkatan, perubahan dan perbaikan dan mengupgrade basis sistem operasi Debian ‘Sid’ yang digunakan ke status per tanggal 2011-03-28, mengupdate kernel ke Linux 2.6.38, Partclone di-update ke versi 0.2.22; Live-boot di-update menjadi versi 2.0.15, disamping mengaktualisasi ‘language files’ serta menambahkan paket-paket aplikasi baru seperti – disktype, ufsutils; kemudian meng-update Memtest86+ ke versi 4.20. Juga ditambahkan adalah mekanisme untuk men-check apakah image yang disimpan bisa dipulihkan (restorable) dan mekanisme yang lebih baik untuk menangani multiple slices di sistem BSD. Media Clonezilla Live 1.2.8-23 (stable) ukuran saku tersedia baik untuk 32 maupun 64 bit.

Rilis Distro Linux Edisi Komersil:

Mandriva Linux 5.2 “Enterprise Server” (2011-03-18):

Perusahan pendukung Mandriva Linux mengumumkan ketersediaan edisi skala perusahan Mandriva Enterprise Server (MES) 5.2, merupakan update untuk distribusi komersial berorientasi server yang simpel, berkinerja tinggi dan handal. Fitur-fitur yang ditawarkan MES 5.2 termasuk antara lain ketersedian driver yang lengkap mendukung kelancaran proses instalasi dan kernel Linux yang diupdate ke versi 2.6.33. MES 5.2 mendukung sepenuhnya virtualisasi menggunakan KVM atau Xen. Kecuali itu, MES 5.2 memiliki ‘software setup’ yang ramah pengguna berikut ‘configuration wizard’ dan sebuah penglola direktori LDAP yang mudah digunakan untuk Mandriva Directory Server, disamping solusi backup yang powerful dan banyak layanan untuk messaging lainnya. Fitur-fitur seperti file & printer sharing, web hosting, network management dan fitur standar lainnya. Mandriva Enterprise Server 5.2 ditawarkan sebagai langganan layanan yang dibandrol dengan harga mulai dari €299 per tahun dan dapat diorder langsung melalui website Mandriva Linux.

Zorin OS 4 “Business” (2011-03-18):

Pengembang proyek Zorin OS, Artyom Zorin terbitkan edisi Zorin OS 4 “Business” edition, sebuah distribusi komersilal berbasis Ubuntu Linux. Zorin OS 4 Business menyertakan semua tools yang dibutuhkan untuk menjalankan UMKM ‘out of the box’. Software untuk bisnis yang disertakan sangat beragam dan lengkap termasuk untuk pembukuan, akutansi, analisa stok, basis data, eceran (retail), suit perkantoran dan lainnya. Menggunakan Zorin OS 4 Business yang bebas Pungli (Pungutan Lisensi), pemilik usaha terutama UMKM dipastikan dapat menghemat banyak biaya. Software Zorin OS 4 Business tersedia untuk arsitektur 32 dan 64 bit dan dapat diperoleh langsung dari pengembangnya dengan imbalan sebesar €7.00.

Rilis FreeSoftware lainnya:

  • Debian GNU/Linux 6.0.1 (2011-03-20) dikoreksi menjadirilis versi 6.0.1a (2011-03-24) sehubungan dengan kekliruan pada pembuatan media.
  • ReactOS 0.3.13 (2011-03-28): Perbaikan pada dukungan Grafik
  • OpenSourceDVD 23 (2011-03-23): Opensource-DVD merupakan kompilasi dari software aplikasi bebas (umumnya Open Source) untuk dijalankan di sistem operasi Windows dan Linux.

Bagian pertama Rangkuman Rilis Distribusi Linux dan BSD bulan Maret 2011 telah membahas rilis VortexBox 1.8 disusul dengan rilis-rilis KANOTIX 2011-03, Scientific Linux 6.0, Sabayon Linux 5.5 “E17″, “LXDE”, “Xfce”, Linux From Scratch 6.8, GnackTrack R6, Peppermint OS Ice-10012010, IPFire 2.9 Core 47, Gentoo Linux 11.0, Scientific Linux 6.0 “Live”, Alpine Linux 2.1.5, Fusion Linux 14, openSUSE 11.4, Vinux 3.0.1, Joli OS 1.2, GhostBSD 2.0, Calculate Linux 11.3, dan Vyatta 6.2.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 181 pengikut lainnya.