Menyambut Kehadiran Mageia 3

Mageia 3 yang telah hadir sejak 19 Mei 2013 membawa Kernel Linux 3.8.13 dan glibc 2.16, sementara Systemd telah digunakan sebagai sistem Init. Sistem berkas Btrfs juga mendapatkan dukungan dan dapat dipasang saat instalasi.

mageia3_bnr_640

Jajaran desktop yang digunakan pada Mageia 3 adalah termasuk KDE 4.10.2, Gnome 3.6.3, Xfce 4.10 dan versi aktual dari LXDE (0.5.5), disamping juga Razor-Qt (0.5.1). Sebagai sebuah alternatif juga disediakan Window Manager lainnya, seperti Enlightenment (e17), Icewm, Fvwm2, Openbox dan Window Maker.

Diantara lebih dari 10.500 paket-paket software yang telah dikompilasi ulang untuk Mageia 3, terdapat serangkaian software untuk produktivitas, pendidikan dan pengembangan seperti LibreOffice 4.0, Steam for Linux, Perl 5.16.3 dan Ruby 1.9,3, Systemd 195 dengan Journald dan RPM 4.11.

GRUB seterusnya digunakan sebagai standar, sementara tersedia GRUB 2 sebagai sebuah opsi yang dapat dipilih saat proses instalasi berlangsung. Mageia 3 juga melakukan pergeseran pada penempatan berkas dari folder /bin, /sbin dan /lib ke /usr seperti halnya yang telah dilakukan pada distro Fedora. Sistem pemadatan berkas yang sekarang digunakan adalah XZ untuk menggantikan LZMA. Masih dalam tahap ujicoba di Mageia 3 adalah dukungan booting dengan UEFI, sementara fitur UEFI Secure boot masih belum didukung.

mageia3_amarok_640

Sekilas tentang Mageia Linux:
Komunitas pengembangan Mageia.org lahir pada tahun 2010 sebagai proyek  nirlaba yang independen yang mendambakan kelanjutan dari pengembangan distribusi Mandriva Linux. Bersama Mageia, pengembangnya tidak perlu lagi ingin memikirkan status keuangan dan keberuntungan perusahan penyokong seperti Mandriva, yang pada saat itu terpaksa merumahkan nyaris semua karyawan termasuk pengembangnya.

Walaupun Mandriva Linux yang secara teknis berada di jajaran terdepan dengan jumlah pengguna yang luas, namun sejak beberapa tahun sebelumnya, jatuh dan bangun dilanda krisis keuangan. Sementara perusahan Mandriva sekarang masih menawarkan layanan dukungan berupa produk komersil seperti Mandriva Pulse, Enterprise IT management system, Mandriva Business Server, training dan konsultasi, Mageia.org sebagai sebuah yayasan pengelola distribusi Mageia, dipimpin oleh dewan yang dipilih secara berkala oleh komunitas, serupa dengan Debian GNU/Linux. Kata “Mageia” yang dipilih, diturunkan dari bahasa Yunani yang berarti “sakti” atau juga “gaib”.

Seperti Debian, Mageia melakukan pemisahan koleksi software, antara yang Free dan yang non-free yang tersimpan di lumbung repositorinya. Mageia resminya menyediakan tiga jenis lumbung repositori dengan software yang dikelompokkan sebagai: Core, Non-free, dan Tainted (tercemar). Core mengandung software berlisensi bebas (FOSS). Non-free menyertakan driver-driver termasuk dari Nvidia dan ATI, dan binari untuk wireless firmwares, termasuk driver closed-source lainnya. Yang disimpan di lumbung Tainted adalah termasuk codec-codec FOSS multimedia yang tercemar, karena di beberapa negara tertentu masih dipermasalahkan dalam hal hak paten atau soal HaKI.

Dalam setiap repositori tersedia empat kelompok software (media) merupakan tahap pengembangan berupa edisi: Rilis (release), Diperbarui (updates), Backports, dan Testing. Diluar lumbung resmi, terdapat banyak repositori lainnya yang disediakan komunitas independen atau dari pihak ketiga. Kendati demikian, semua software tersebut dapat dikelola melalui fitur Software Manager yang ada di Mageia Control Center yang ditata cukup rapi.

Media Mageia 3:
Siklus rilis yang direncanakan Mageia, mulai dari janin sampai dengan lahirnya generasi baru berlangsung selama sembilan bulan, diteruskan masa pemeliharaan atau dukungan penangkalan terhadap kutu selama 18 bulan. Dalam kenyataannya tidak selalu tepat waktu. Setelah versi Mageia 1 dirilis pada bulan June 2011 dengan dukungan sampai December 2012, disusul adiknya Mageia 2 yang lahir pada bulan Mei 2012, dan Mageia 3 yang telah hadir sejak 19 Mei 2013, merilis sembilan jenis media DVD dan CD, baik installer maupun live, terdiri dari:

  • 32bit-DVD-Full_sku-01.450.300.51 (All, Free + NonFree)
  • 32bit-LiveDVD-KDE_sku-01.450.300.52
  • 32bit-LiveDVD-Gnome_sku-01.450.300.53
  • 32bit-LiveCD-KDE_sku-01.450.300.02 (English-only)
  • 32bit-LiveCD-Gnome_sku-01.450.300.03 (English-only)
  • BiArch-CD_sku-01.450.300.41 (dual-arch installer CD, 100% Free)
  • 64bit-DVD-Full_sku-01.450.300.61 (All, Free + NonFree)
  • 64bit-LiveDVD-KDE_sku-01.450.300.62
  • 64bit-LiveDVD-Gnome_sku-01.450.300.63

Awal dari Proyek OpenMandriva

Menanti OpenMandriva

Menanti OpenMandriva

Anggota tim penesehat Mandriva, Charles-H. Schulz melaporkan kepada publik mengenai perkembangan terakhir terhadap organisai independen yang rencananya mengambil alih distribusi Mandriva Linux. Dokumen yang diperlukan untuk mendirikan OpenMandriva Association disebutkan dalam tulian tersebut telah diserahkan kepada pemerintah Perancis.

Pada masa transisi semua forum resmi Mandriva (dalam waktu dekat) akan ditutup untuk membuka peluang meluncurkan forum baru. Baik Forum, Wiki maupun Bugzilla nantinya akan dibangun dalam satu sistem menggunakan Drupal-7, sementara forum sebelumnya akan digudangkan (arsip). Diskusi yang masih aktif dipindahkan ke forum baru. Proses migrasi lebih detil, dirinci di Mandriva-Linux-Wiki. Lingkugan pengembangan distribusi Mandriva juga dipindahkan ke sistem baru memafaatkan Automated Build Farm (ABF) dari ROSA, seperti juga Git.

Keberhasilan proyek OpenMandriva sangat tergantung pada komintmen semua pemangku kepentingan (stakeholder) terutama komunitas dalam memenuhi janjinya menyediakan sebuah distribui Linux yang ramah pengguna dan inovatif.

Mageia 2 Telah Tiba

Mageia 2 merupakan rilis stabil nomor dua dari distribusi Linux yang diklaim sebagai penerus Mandriva dan dibangun oleh mantan komunitas pengembang Mandriva. Belum lama kedua kubu menyepakati kerjasama yang merencanakan untuk menjadikan Mageia sebagai basis pengembangan produk server Mandriva.

Mageia 2 dibangun menggunakan Kernel Linux 3.3.6, glibc 2.14.1 dan X-Server 1.11.4. Sebagai Init-System digunakan Systemd, disamping juga menyediakan Init-System versi lama sebagai pilihan untuk pengguna konservatif. Untuk desktop dipasang lingkungan desktop KDE 4.8.2, disamping Gnome 3.4.1, juga versi terbaru dari LXDE dan Razor-Qt (0.4.1) sebagai pilihan. Sebagai alternatif, pengembang Mageia juga menyediakan Window-Manager lain yang telah dikonfigurasi seperti Enlightenment (e17), Icewm, Fvwm2, Openbox dan Window Maker. Untuk inisialisasi Ramdisks (initrds) tersedia alat bantu Dracut.

Melengkapi Desktop, Mageia 2 menyediakan aplikasi seperti Firefox 10.0.4 ESR, Chromium 18, Opera 11.64, Thunderbird 10.0.4 ESR, Gimp 2.8.0, VirtualBox 4.1.2, LibreOffice 3.5, Calligra 2.4 dan Evolution.

Sedangkan untuk Multimedia, Server dan Tools dilengkapi dengan aplikasi-aplikasi seperti PulseAudio 2.0, MariaDB sebagai pengganti MySQL, PostgreSQL versi 3, Firebird, OpenJDK 7, software Cluster Pacemaker dan Corosync, webserver Apache, Cherokee, lighthttpd dan nginx seperti juga Puppet sebagai administrator terpusat.

Fitur terpenting Mageia 2:

  • Linux kernel 3.3.6;
  • XOrg Server 1.11.4;
  • Dukungan untuk Intel Sandy Bridge (2nd Generation Intel Core i7/i5/i3);
  • Dukungan untuk Ivy Bridge (3rd Generation Intel Core i7/i5/i3);
  • Nvidia 295.49 video driver;
  • ATI Radeon 12.4 video driver;
  • Peningkatan pada installer;
  • Mendukung systemd;
  • Btrfs filesystem support;
  • LVM support;
  • Dukungan untuk ARM and MIPS;
  • Dukungan untuk PCMCIA controllers ditingkatkan;
  • RPM 4.9;
  • Di-update PPPoE;
  • Dukungan untuk serial line installations;
  • Dukungan untuk installation from virtual discs;
  • Dukungan lebih baik untuk labels dan UUID untuk swap;
  • Dukungan untuk nilfs2;
  • Dukungan untuk hard drives lebih besar dari 2.2TB;
  • Peningkatan pada rescue system berikut dukungan lebih baik untuk RAID, LV, virtual discs, dan encrypted systems;
  • Diperluas dukukungan untuk hardware;
  • Penggunaan memori lebih hemat untuk berbagai utiliti.

Rincian perbaikan pada Mageia 2 selengkapnya, dapat disimak di catatan rilis.

Mandriva 2011 “Hydrogen” Telah Rilis

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS).

Dimasa mendatang peluncuran versi baru hanya tersedia hanya satu kali setiap tahun dan menjanjikan dukungan selama 18 bulan atau tiga tahun untuk versi LTS (Long Term Support). Kecuali itu distro ini akan lebih terbuka terhadap komunitas yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan Mandriva Linux.

Mandriva Fokus Optimalkan Desktop KDE:

Pembaruan lainnya di Mandriva 2011 adalah secara resmi hanya mendukung KDE sebagai lingkungan desktop yang diunggulkan Mandriva, dan kali ini menyertakan KDE SC 4.6.5. Sementra itu Gnome, Xfce atau desktop lainnya akan disediakan sebagai paket software yang dikembangkan dan didukung oleh komunitas.

Dengan konsentrasi untuk KDE, pengembang Mandriva berharap bisa menjadi distribusi dengan desktop KDE terbaik diantra semua distro yang ada. Kecuali itu Mandriva pada prinsipnya menyediakan hanya satu program terbaik untuk setiap aplikasi yang telah diuji coba secara rinci. Dengan dengan demikian ukuran media dapat direduksi secara dramatis dan kini untuk rilis Mandriva 2011 hanya mengisi sepertiga dari DVD installer (1.6 – 1.7 GB) yang juga dapat dijalankan sebagai LiveDistro. Program lainnya, bila diperlukan bisa dipasang menggunakan pengelola paket dari lumbung repositori yang tersedia.

Mandriva 2011 membawa desktop KDE-Plasma dengan theme khusus diambil dari pengembang Rosalabs asal Rusia dan diterapkan pada tampilan untuk Grub, Plymouth, KDM dan Windowmanager. Juga berasal dari Rosalabs adalah menu start dan Fork dari panel kontrol. Kecuali itu, untuk Timeframe tersedia antarmuka grafis dengan Framework Nepomuk, yang memungkinkan penelusuran berkas berdasarkan tanggal pembuatannya.

Sebagai salah satu distro pertama disamping Fedora, Mandriva 2011 juga telah mengintegrasikan Systemd menggantikan Sysvinit untuk urusan inisialisasi sistem. Basis untuk membangun Mandriva 2011 menggunakan kernel Linux 2.6.38.7 disamping X.org 7.6 dengan X-Server 1.10.3. Sebagai Paketmanager diberdayakan RPM5, sebuah Fork yang pengembangannya diawali oleh Jeff Johnson.

Baru di Mandriva 2011 adalah program instalasi yang diklaim pengembangnya dibuat semudah mungkin. Mengiringi KDE SC 4.6.5, disertakan program-program yang telah diperbarui seperti pengelola berkas Dolphin, pengelola gambar (foto) Shotwell 0.10 sebagai pengganti Digikam. Walaupun sebenarnya Digikam merupakan bagian dari koleksi aplikasi KDE, namun Mandriva memilih Shotwell yang dianggap telah menjadi standar baru untuk aplikasi pengelolaan Foto dilingkungan FOSS. Sebagai editor video digunakan PiTiVi 0.14 dan sebagai Audio-Player dikemas Clementine 0.7.1 menggantikan Amarok.

Untuk menu start diutamakan penggunakan “SimpleWelcome” sebagai pengganti menu Kickoff. Bersama pakar useabiliti dari ROSA Labs, Mandriva juga mengertakan pembaruan lainnya seperti StackFolder sebagai applet Plasma yang memungkinkan penelusuran dan membuka folder dengan cepat dari sebuah daftar (folder list). Versi khusus RocketBar tersedia di KDE-Panels dan Mandriva juga layanan Cloud menggunakan MandrivaSync, serupa dengan layanan awan dari Ubuntu One.

Sebagai browser standard disertakan Firefox 5.0.1, dan klien mail Thunderbird 5.0 disamping  suit office versi Libreoffice 3.4.2 yang  diklaim enterprise ready.

Daftar fitur terpenting Mandriva Linux 2011:

  • Linux kernel 2.6.38.7;
  • X.Org Server 1.10.3;
  • Hybrid ISO image;
  • RPM 5;
  • KDE SC 4.6.5;
  • Artwork baru;
  • Menu kickoff baru (SimpleWelcome);
  • Peningkatan pada Mandriva installer;
  • TimeFrame add-on untuk Nepomuk;
  • Ditambahkan: RocketBar;
  • Ditambahkan: StackFolder;
  • Ditambahkan: Mandriva Sphere;
  • Ditambahkan: MandrivaSync;
  • Baru: Mandriva Package Manager;
  • LibreOffice 3.4.2;
  • Mozilla Firefox 5.0.1;
  • Mozilla Thunderbird 5.0;
  • Clementine audio player;
  • PiTiVi video editor;
  • Shotwell photo management;
  • Applet-aplet untuk NetworkManager dan Knetworkmanager;
  • Ditambahkan: VirtualBox guest additions;
  • Dukungan untuk kartu jaringan Intel dan Atheros;
  • Dukungan lebih baik untuk Epson, HP and Lexmark printers;
  • Dukungan lebih baik untuk USB 3G drives.

Mandriva: Dukungan 2010.1 Dan 2010.2 Diperpanjang

Menanggapi protes para pengguna, perusahan dibalik Mandriva Linux berjanji memperpanjang dukungan untuk distribusi versi Mandriva 2010.1 dan 2010.2 selama enam bulan. Dengan demikian diharapkan bahwa transisi ke versi Mandriva 2011 yang saat ini masih belum final, akan menjadi lebih mudah.

Pimpinan perusahan Mandriva telah mengambil keputusan untuk memperpanjang masa dukungan terhadap Mandriva 2010.1 (rilis 9 Juli 2011) dan updatenya 2010.2 (23 Desember 2010) selama setengah tahun yang tadinya diumumkan berakhir pada 8 Juli 2011, kini dilanjutkan sampai 8 Januari 2012 dengan mensuplai perbaikan dan patches terhadap komponen utamanya.

Sejatinya Mandriva diterbitkan secara berkala dua kali setahun. Namum dua rilis terakhir ternyata jadwalnya molor terus, sedangkan Mandriva 2011 yang dinantikan penggunanya masih belum tersedia.

Mandriva yang sejak beberapa tahun terakhir bertubi-tubi diterpa masalah keuangan, dan tahun lampau harus merumahkan sebagian besar karyawan termasuk para pengembangnya. Ketidakpastian seperti itu, telah  membuat para pecinta tidak sabar yang menggalang komunitas pengembang dari seluruh dunia mendirikan distro baru sebagai sebuah fork dari Mandriva dan diberi nama Mageia yang baru-baru ini berhasil merilis versi perdananya.

Mageia 1 Hadir Mendampingi Mandriva

Setelah menerbitkan lima kali versi ujicoba secara marathon, saatnya Mageia 1 versi final hadir percaya diri mendampingi Mandriva Linux yang akhir-akhir ini rilisnya masih senin-kamis. Mageia Linux dilahirkan sebagai buah dari aksi komunitas atas ketidakpastian masa depan Mandriva S.A. yaitu perusahan penyokong dibalik distro Mandriva Linux.


Tatkala Mandriva S.A. diterpa masalah keuangan, banyak pecinta dan pengguna konsen terhadap situasi yang tidak menentu dan komunitas pengembang kontan menyingsingkan lengan baju membangun distribusi penerus dalam wujud Mageia Linux. Hal serupa juga terjadi pada proyek-proyek open source popular lainnya seperti LibreOffice (OpenOffice.org) dan Joomla (Mambo) bila terjadi masalah non-teknis.

Mageia 1 versi stabil dibangun diatas landasan Mandriva 2010.2 memasang kernel Linux 2.6.38.7 dan menyertakan lingkungan-lingkungan desktop versi KDE 4.6.3, Gnome 2.32, Xfce 4.8.1 atau Lxde. Pengguna yang merasa desktop-desktop tersebut masih terlalu berat, Mageia juga menyediakan lingkungan desktop ringan di repositorinya berupa aneka Windowmanager seperti Fluxbox, Openbox, IceWM, Fvwm2 atau Windowmaker.

Disto Mageia 1 telah dibekali (nyaris) segalanya yang dibutuhkan pengguna untuk menyelesaikan pekerjaan hari-harinya. Untuk itu, misalnya tersedia Browser Firefox 4.0.1, Chromium 11 dan Epiphany disamping klien-klien email Thunderbird 3.1.10, KMail 4.4.11.1 dan suit PIM Evolution 2.32.2. Bagi yang memilih komunikasi daring (online), tersedia Instantmessenger Kopete, Pidgin, Empathy atau Kadu. Untuk menunjang kegiatan perkantoran tersedia suit LibreOffice dan Calligra (penjelmaan KOffice) dan menggunakan aplikasi KmyMoney, Skrooge atau GnuCash pengguna bisa merapihkan urusan keuangannya. Guna mendukung kreatifitas dikemas paket-paket aplikasi seperti Gimp, Inkscape dan Blender.

Bagi para pengembang software, Mageia menyediakan paket IDE seperti Anjuta, Eclipse, Netbeans dan KDevelop yang dapat diambil dari lumbung repositori. Berkat dukungan untuk VirtualBox, KVM/Xen dan virt-manager, Mageia dapat dijadikan sebagai sistem tamu untuk sistem-sistem lainnya, sementara paket Wine yang dibawanya memungkinkan untuk menjalankan aplikasi Windows di Mageia Linux. Sebagai pengelola paket software diberdayakan urpmi, dan untuk pengelola sistem digunakan perkakas Drak asal Mandriva.


Mageia 1 tersedia untuk arsitektur i586 (32bit) dan x86_64 (64 bit), sementara untuk prosesor ARM dijanjikan pada tahap berikutnya. Mageia mengerti tidak kurang dari 161 bahasa dunia dan diterbitkan berupa media DVD dan LiveCD (KDE atau GNOME). Mageia juga menyediakan panduan untuk meng-upgrade sistem Mandriva Linux 2010.1 dan 2010.2 disulap menjadi Mageia 1.

Rangkuman Rilis Distro Maret 2011 Bagian-2

Bagian kedua dari rangkuman berikut ini membahas rilis distribusi: UTUTO 2011, SuperGamer Supreme 2.5, Ultimate Edition 2.9, Linux Mint 10 “LXDE”, m0n0wall 1.33, Saline OS 1.3, Macpup 520, Trisquel GNU/Linux 4.5, GParted Live 0.8.0-5, Zenwalk Linux 7.0, Bodhi Linux 1.0.0, Foresight Linux 2.5.0, Zenwalk Linux 7.0 “Openbox”, openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e”, dan Clonezilla Live 1.2.8-23. Untuk Linux skala perusahan telah rilis di bulan Maret Mandriva Linux 5.2 “Enterprise Server”, Zorin OS 4 “Business”. Tetap dalam lingkup Open Source tapi bukan Linux dibahas rilis dari ReactOS 0.3.13, OpenSourceDVD 23.

UTUTO 2011 (2011-03-15):

UTUTO adalah distribusi berbasis Gentoo Linux asal Argentina yang menawarkan pilihan empat lingkungan desktop (GNOME, KDE, LXDE dan Xfce) sekaligus. Pengembangnya Daniel Olivera mengumumkan rilis versi UTUTO 2011 yang datang dengan banyak perbaikan termasuk: sebuah “super kernel” Linux berikut ratusan patch dan modul-modul ekstra dan sistem ‘super-fast boot'; dukungan untuk instalasi baik via DVD maupun USB menggunakan ‘installable live system'; memperluas dukungan untuk hardware; menyediakan sistem konfigurasi pintar ‘intelligent system auto-configuration'; perbaikan pada kartu jaringan yang menjamin selalu tersabung ke jaringan Ethernet, 3G, Bluetooth dan koneksi nirkabel (wireless); telah mengintegrasikan dukungan untuk pengembangan Java dengan OpenJDK; menyediakan virtualisasi berikut akselerasi video terintegrasi dengan desktop; secara default telah terpasang desktop 3D tanpa perlu ‘hardware acceleration’.

SuperGamer Supreme 2.5 (2011-03-15):

SuperGamer adalah distribusi Linux khusus untuk bermain Games spuasnya, merupakan distro games pertama dalam format Dual-Layer LiveDVD [8 GByte]. Darin VanCoevering, pimpro dari Proyek SuperGamer mengumumkan peluncuran edisi SuperGamer Supreme 2.5, merupakan lanjutan dan update dari versi Supreme SuperGamer 2. Rilis ini tepatnya mengandung 7.9 GB konten games dan bisa dijalankan langsung dari DVD drive yang umumnya telah mampu menjalankan dual-layer DVD atau bisa juga dari 16 GB Flash drives. Distro ini juga mengemas paket-paket software seperti: Firefox 4 beta; Flash 10.2; VLC yang telah di-update. SuperGamer Supreme 2.4 memasang kernel Linux 2.6.27.57 yang telah mendukung wireless; paket NDISwrapper ter-update dan telah ditambahkan modul Intel wireless. Untuk aplikasi game juga telah ditambahkan dengan game IconquerU berikut driver untuk kartu grafis NVIDIA dan ATI.

Ultimate Edition 2.9 (2011-03-15):

Ultimate Edition adalah distribusi LiveDVD berbasis Ubuntu dengan pilihan empat desktop (KDE, GNOME, Xfce and Openbox), menyertakan banyak aplikasi ekstra, driver hardware dan media codecs. Pengembangnya Glenn Cady mengumumkan peluncuran rilis versi Ultimate Edition 2.9, dibangun menggunakan versi Ultimate Edition 2.8 yang juga telah menngunakan versi Ubuntu 10.10 ‘Maverick Meerkat’ sebagai basis pengembangannya. Semua update dan upgrade yang tersedia saat rilis telah disertakan, kernel lama telah ditimpa dengan yang baru, initrd baru dan vmlinuz telah dibangun ulang. Ultimate Edition 2.9, seperti juga semua rilis dengan versi penomoran ganjil lainnya, adalah difokuskan untuk pengguna KDE dan dipasang secara default. Kendati demikian Ultimate Edition 2.9 tidak lupa menyertakan lingkungan desktop lainnya termasuk GNOME, Openbox dad Xfce yang dapat dipilih saat login. Distro ini juga telah menyertakan banyak theme baru (pilihan sebanyak 121 theme) dan segudang software anyar.

Linux Mint 10 “LXDE” (2011-03-16):

Linux Mint adalah distribusi desktop dikenal merupakan alternatif terhadap Ubuntu yang menawarkan baik penampilan maupun cara penggunaan berbeda. Mint sangat popular dan memiliki basis pengguna yang luas, menduduki ranking 2 setelah Ubuntu diatas semua distro desktop Linux lainnya. Pertengahan bulan Maret, Clement Lefebvre, pengembang utama Linux Mint mengumumkan rilis edisi Linux Mint 10 “LXDE”, sebuah desktop LXDE yang ringan berlandasan versi Ubuntu 10.10, melengkapi koleksi desktop “Julia” Mint 10 Gnome dan KDE yang telah terbit sebelumnya. Yang baru bersama edisi LXDE ini adalah: Linux Mint 10 LXDE datang membawa software yang telah ditingkatkan dan disempurnakan ke status terkini berikut fitur-fitur baru yang dijanjikan dipastikan akan memanjakan penggunanya. Software Manager yang disertakan diklaim dapat memberikan ‘browsing experience’ lebih indah, berikut pengkategorian software lebih baik dilengkapi dengan ikon dari masing-masing aplikasi. Untuk mengurangi beban koneksi Internet, pengguna bisa menandai (centang) aplikasi-aplikasi tertentu agar tidak lagi diupdate secara otomatis. Kecuali itu, Update Manager juga menunjukkan besaran dari masing-masing berkas yang di-update untuk mengetahui bandwidth yang diperlukan.

m0n0wall 1.33 (2011-03-16):

m0n0wall adalah distro khusus firewall menggunakan basis FreeBSD. Manuel Kasper telah mengumumkan terbitnya versi m0n0wall 1.33, sebuah firewall berbasis ‘tiny’ FreeBSD. m0n0wall 1.33 menambahkan image tipe baru untuk PC generik yang hanya mmiliki konsol serial, disamping telah memperbaiki dukungan IPv6, termasuk driver jaringan untuk chipset Realtek lebih baru, berikut sejumlah koreksi dan perubahan kecil. Perubahan termasuk: update ipfilter ke versi 4.1.33; aturan inbound NAT kini dapat ditambahkan di LAN interface dengan alamat WAN sebagai target, dan membantu dalam mengakses server dengan ‘optional interface’ dari LAN interface yang menggunakan alamat WAN IP m0n0wall, disamping beberapa perbaikan lainnya.

Proyek m0n0wall beritikad untuk membuat paket software firewall embedded yang lengkap dan dapat digunakan bersama PC-embedded menjadi sebuah perangkat firewall berfitur penuh seperti ditemukan pada ‘commercial firewall boxes’ (termasuk ‘ease of use’), semuanya murah dan baik. m0n0wall menggabungkan versi bare-bones dari FreeBSD berikut sebuah web server, PHP dan sejumlah paket utiliti. m0n0wall barangkali merupakan sistem UNIX pertama yang menggunakan konfigurasi boot-time menggunakan skrip PHP.

Saline OS 1.3 (2011-03-20):

Saline OS adalah distribusi berbasis Debian GNU/Linux menggunakan desktop Xfce secara default. Pengembangnya Anthony Nordquist mengumumkan rilis dari versi Saline OS 1.3. Sejak rilis SalineOS 1.3 dimungkinkan untuk mengganti bahasa dan tipe keyboard saat instalasi berlangsung dan manual yang disediakan tidak hanya dalam bahasa Spanyol. Perubahan termasuk fitur baru dapat disimak di ‘release announcement’.

Macpup 520 (2011-03-21):

Macpup adalah distro ringan dengan desktop Enlightenment 17 dan menggunakan Puppy Linuxsebagai basis. Salah satu pengembangnya Johnny Lee telah mengumumkan rilis dari versi Macpup 520. Macpup 520 adalah berbasis versi Puppy Linux 5.2 ‘Lucid’, sekaligus kompatibel dilevel binari dengan paket software untuk Ubuntu ‘Lucid Lynx’. Macpup 520 menyertakan semua aplikasi asal Lucid Puppy, dan menambahkan Firefox 4.0rc1. Aplikasi selebihnya seperti Opera atau GIMP disediakan dan dapat diunduh atau dipasang dengan mudah menggunakan perkakas Quickpet yang ada di iBar atau menggunakan Puppy package manager.

Trisquel GNU/Linux 4.5 ‘Slaine’ (2011-03-24):

Trisquel GNU/Linux adalah distro yang sepenuhnya mengandung software bebas sebagaimana disyaratkan FSF (Free Software Foundation) . Pimpro proyek ini, Rubén Rodríguez telah mengumumkan rilis versi Trisquel GNU/Linux 4.5, sebuah desktop yang memanfaatkan Ubuntu sebagai basis pengembangannya. Rilis ini membawa banyak perbaikan dan pembaruan yang antara lain telah mempermudah melakukan peningkatan menggunakan paket software dari induknya (Debian). Slaine juga datang membawa boot manager baru untuk live image, dan beberapa program baru seperti klien remote desktop Remmina, klien jejaring sosial Gwibber atau perkakas backup Deja-dup. ‘Slaine’ menggunakan Ubuntu 10.10 sebagai basis, menyertakan paket utama seperti kernel Linux-libre 2.6.35, X.Org 7.5, GNOME 2.32, Mozilla browser 3.6.15 dan OpenOffice.org 3.2.

GParted Live 0.8.0-5 (2011-03-24):

GParted LiveCD adalah distro utiliti berbasis Debian Linux yang utamanya didisain untuk membuat partisi di hardisk berikut beberapa perkakas penyelamat (rescue) lainnya. Pengembang Steven Shiau mengumumkan rilis versi GParted Live 0.8.0-5 yang membawa sejumlah pembaruan seperti: kernel Linux 2.6.38, penambahan paket OpenSSH dan lainnya.

Zenwalk Linux 7.0 (2011-03-25):

Jean-Philippe Guillemin mengumumkan rilis versi Zenwalk Linux 7.0, sebuah distro desktop berlandasan Slackware dan versi desktop Xfce 4.8. Seperti pada rilis sebelumnya, Zenwalk Linux 7.0 tetap berorientasi untuk desktop, Internet dan multimedia. Zenwalk 7.0 merupakan tahapan penting dalam evolusi perkembangan distribusi ini yang menerapkan beberapa perubahan baik di level sistem maupun level pengguna. Di level pengguna dilakukan peningkatan pada lingkungan desktop XFCE ke versi 4.8.1 yang membawa fitur baru VFS, memungkinkan untuk CIFS dan SFTP berbagi ‘browsing’ melalui ‘file manager’ serupa dengan fitur yang digunakan GNOME, namun diklaim jauh lebih cepat. Panel baru yang dipasang mendukung fitur transparansi dipaket berikut banyak plugins dan berfungsi ‘out of the box’. Kecuali itu Zenwalk telah mengganti paket perkantoran OpenOffice.org dengan paket kompatibel yang sama dari LibreOffice.

Beberapa hari setelah versi standar menggunakan XFCE diluncurkan, pengembang Markus Muttilainen terkait telah merilis edisi Zenwalk Linux 7.0 “Openbox” (2011-03-29) yang memanfaatkan lingkungan desktop Openbox yang ringan. Pengembangan rilis ini dipusatkan untuk mendukung pengguna pemula dengan menyediakan desktop terpadu dan ‘easy-to-use Openbox’ versi stabil terkini berikut tampilan artwork baru. Paket software utama yang disertakan termasuk kernel Linux 2.6.37.4, glibc 2.13, Mozilla Firefox 4.0, Mozilla Thunderbird 3.1.9, Gnumeric 1.10.12 dan AbiWord 2.8.6. “Tweak it till you geek it. Have fun!”

Bodhi Linux 1.0.0 (2011-03-26):

Bodhi Linux sebuah distribusi berbasis Ubuntu luncurkan versi stabil perdananya versi Bodhi Linux 1.0.0 dengan desktop ringan Enlightenment 17. Rilis ini memperbaiki beberapa kekliruan dan menyempurnakannya. Baca semua perubahan di daftar ‘change log’.

Foresight Linux 2.5.0 (2011-03-28):

Rilis Foresight Linux 2.5.0 diumumkan Og Maciel, pengembang distribusi ini yang dibangun menggunakan rPath sebagai basis. rPath adalah distribusi dengan rilis-jalan (rolling-release) dengan fitur pengelola paket bernama Conary. Foresight Linux 2.5.0 menyertakan tiga jenis desktop utama GNOME 2.32.1, KDE 4.6.1 dan Xfce 4.8 disamping set software aplikasi yang up-to-date termasuk kernel Linux 2.6.35.11; browser Chromium dan Firefox, Banshee, F-Spot, OpenShot, Hotot, Pidgin, Gimp dan banyak lainnya.

RIPLinuX 11.8 (2011-03-28):

Recovery Is Possible (RIP) adalah distribusi berbasis Slackware yang ditargetkan untuk digunakan sebagai sistem boot/rescue/backup/maintenance. RIPLinux mendukung banyak sekali jenis sistem berkas termasuk ‘filesystems’ seperti Reiserfs, Reiser4, ext2/3, iso9660, UDF, XFS, JFS, UFS, HPFS, HFS, MINIX, MS DOS, NTFS, dan VFAT disamping menyertakan sejumlah perkakas untuk ‘system recovery’. RIPLinux mendukung sistem penyimpanan IDE/SCSI/SATA, PCMCIA, RAID, LVM2, dan sistem jaringan Ethernet, DSL, cable, PPP dan PPPOE.

openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” (2011-03-29):

Proyek openSUSE divisi pengembangan distribusi khusus pendidikan merilis openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” yang diumumkan oleh salah satu pengembangnya Jigish Gohil. Distro openSUSE 11.4 “Edu Li-f-e” (Linux for Education) menggunakan rilis openSUSE 11.4 sebagai basis, menyertakan kumpulan software terseleksi untuk digunakan oleh para mahasiswa, guru dan orangtua murid. Pilihan software lebih dari 150 aplikasi meliputi segalanya yang diperlukan untuk sebuah ‘computing experience’ yang produktif, baik dirumah (autodidak) maupun di institusi pendidikan langsung digunakan ‘out of the box’. Software aplikasi termasuk tools peningkatan mental seperti Brain Workshop dan GBrainy, aplikasi sain seperti Chemtool, program matematika seperti Euler, software pengembangan seni grafis seperti TuxPaint dan GIMP.

Clonezilla Live 1.2.8-23 (2011-03-29):

Steven Shiau mengumumkan rilis dari distribusi Clonezilla Live 1.2.8-23, sebuah versi baru dari LiveDistro khusus untuk ‘disk cloning’. Rilis stabil Clonezilla Live 1.2.8-23 menyertakan peningkatan, perubahan dan perbaikan dan mengupgrade basis sistem operasi Debian ‘Sid’ yang digunakan ke status per tanggal 2011-03-28, mengupdate kernel ke Linux 2.6.38, Partclone di-update ke versi 0.2.22; Live-boot di-update menjadi versi 2.0.15, disamping mengaktualisasi ‘language files’ serta menambahkan paket-paket aplikasi baru seperti – disktype, ufsutils; kemudian meng-update Memtest86+ ke versi 4.20. Juga ditambahkan adalah mekanisme untuk men-check apakah image yang disimpan bisa dipulihkan (restorable) dan mekanisme yang lebih baik untuk menangani multiple slices di sistem BSD. Media Clonezilla Live 1.2.8-23 (stable) ukuran saku tersedia baik untuk 32 maupun 64 bit.

Rilis Distro Linux Edisi Komersil:

Mandriva Linux 5.2 “Enterprise Server” (2011-03-18):

Perusahan pendukung Mandriva Linux mengumumkan ketersediaan edisi skala perusahan Mandriva Enterprise Server (MES) 5.2, merupakan update untuk distribusi komersial berorientasi server yang simpel, berkinerja tinggi dan handal. Fitur-fitur yang ditawarkan MES 5.2 termasuk antara lain ketersedian driver yang lengkap mendukung kelancaran proses instalasi dan kernel Linux yang diupdate ke versi 2.6.33. MES 5.2 mendukung sepenuhnya virtualisasi menggunakan KVM atau Xen. Kecuali itu, MES 5.2 memiliki ‘software setup’ yang ramah pengguna berikut ‘configuration wizard’ dan sebuah penglola direktori LDAP yang mudah digunakan untuk Mandriva Directory Server, disamping solusi backup yang powerful dan banyak layanan untuk messaging lainnya. Fitur-fitur seperti file & printer sharing, web hosting, network management dan fitur standar lainnya. Mandriva Enterprise Server 5.2 ditawarkan sebagai langganan layanan yang dibandrol dengan harga mulai dari €299 per tahun dan dapat diorder langsung melalui website Mandriva Linux.

Zorin OS 4 “Business” (2011-03-18):

Pengembang proyek Zorin OS, Artyom Zorin terbitkan edisi Zorin OS 4 “Business” edition, sebuah distribusi komersilal berbasis Ubuntu Linux. Zorin OS 4 Business menyertakan semua tools yang dibutuhkan untuk menjalankan UMKM ‘out of the box’. Software untuk bisnis yang disertakan sangat beragam dan lengkap termasuk untuk pembukuan, akutansi, analisa stok, basis data, eceran (retail), suit perkantoran dan lainnya. Menggunakan Zorin OS 4 Business yang bebas Pungli (Pungutan Lisensi), pemilik usaha terutama UMKM dipastikan dapat menghemat banyak biaya. Software Zorin OS 4 Business tersedia untuk arsitektur 32 dan 64 bit dan dapat diperoleh langsung dari pengembangnya dengan imbalan sebesar €7.00.

Rilis FreeSoftware lainnya:

  • Debian GNU/Linux 6.0.1 (2011-03-20) dikoreksi menjadirilis versi 6.0.1a (2011-03-24) sehubungan dengan kekliruan pada pembuatan media.
  • ReactOS 0.3.13 (2011-03-28): Perbaikan pada dukungan Grafik
  • OpenSourceDVD 23 (2011-03-23): Opensource-DVD merupakan kompilasi dari software aplikasi bebas (umumnya Open Source) untuk dijalankan di sistem operasi Windows dan Linux.

Bagian pertama Rangkuman Rilis Distribusi Linux dan BSD bulan Maret 2011 telah membahas rilis VortexBox 1.8 disusul dengan rilis-rilis KANOTIX 2011-03, Scientific Linux 6.0, Sabayon Linux 5.5 “E17″, “LXDE”, “Xfce”, Linux From Scratch 6.8, GnackTrack R6, Peppermint OS Ice-10012010, IPFire 2.9 Core 47, Gentoo Linux 11.0, Scientific Linux 6.0 “Live”, Alpine Linux 2.1.5, Fusion Linux 14, openSUSE 11.4, Vinux 3.0.1, Joli OS 1.2, GhostBSD 2.0, Calculate Linux 11.3, dan Vyatta 6.2.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 179 pengikut lainnya.