Stallman Tolak DRM Susupi Standar HTML
7 Mei 2013 Tinggalkan Komentar
Pendiri dan Presiden dari Free Software Foundation (FSF): Richard M Stallman sarankan kosorsium W3C yang sedang menyusun stadarisasi untuk Web, agar tidak mengimplementasikan DRM dalam standar HTML.
Sejak lama FSF telah berkampanye menentang Digital Rights Management (DRM), yang menurut FSF lebih pantas disebut sebagai sebuah Digital Restrictions Management, lantaran DRM pada prakteknya cenderung membatasi hak pengguna, atau paling tidak mempersulit pengguna dalam menggunakan produk DRM yang dibeli pengguna dari ketersediaan akan fitur yang seutuhnya.
Yang menjadi perhatian Stallman akhir-akhir ini, adalah upaya-upaya pada kosorsium W3C (World Wide Web Consortium), yang ingin menyusupkan DRM menjadi bagian dari standar internasional untuk HTML. Seperti ditulis Stallman dalam blog-nya, disinyalir sejumlah perusahan seperti Netflix, Microsoft, Google dan BBC dituding berada dibalik upaya tersebut.
Sejatinya W3C tidak dapat melarang DRM untuk digunakan, misalnya menggunakan dan melalui plugins tidak bebas seperti Flash atau kode JavaScript proprietari, seperti yang telah terjadi pada saat ini, namun Stallman dan jutaan aktivis kebebasan lainnya, pada prinsipnya menolak apabila DRM diresmikan menjadi bagian dari sebuah standar internasional.

Menyisipkan DRM sebagai bagian dari sebuah standarisasi (W3C), menurut Stallman tidak akan membuat pengguna menjadi lebih berdaulat, namun sebaliknya akan mendorong penerapan pembatasan menjadi lebih nyaman. Banyak penyedia Web tanpa disadari berpotensi akan ikut mengebiri hak pengguna dengan menerapkan Digital Restrictions Management (DRM). Sementara itu, terhadap fitur DRM yang diterapkan di sebuah sistem operasi, pengguna dapat mengambil alih kemerdekaannya dengan beralih ke sistem operasi bebas seperti Linux.
Keberpihakan Free Software Foundation (FSF) terhadap Software berkepemilikan (proprietary) rupanya tidak dapat digoyahkan. Stallman masih tidak percaya bahwa kubu software proprietari dalam hal ini akan adil. Ia menyarankan agar W3C tidak menggubris perusahan yang mempromosikan DRM. Dalam tulisannya, Stallman merinci argumentasi pihak pengusul DRM dan menjelaskan risiko yang menjadi ancaman terhadap kemerdekaan pengguna. Karena itu, Stallman mengajak semua untuk bergabung dengan puluhan ribu pengguna dalam aksi petisi “Stop DRM in HTML5“.






