Awal dari Proyek OpenMandriva

Menanti OpenMandriva
Menanti OpenMandriva

Anggota tim penesehat Mandriva, Charles-H. Schulz melaporkan kepada publik mengenai perkembangan terakhir terhadap organisai independen yang rencananya mengambil alih distribusi Mandriva Linux. Dokumen yang diperlukan untuk mendirikan OpenMandriva Association disebutkan dalam tulian tersebut telah diserahkan kepada pemerintah Perancis.

Pada masa transisi semua forum resmi Mandriva (dalam waktu dekat) akan ditutup untuk membuka peluang meluncurkan forum baru. Baik Forum, Wiki maupun Bugzilla nantinya akan dibangun dalam satu sistem menggunakan Drupal-7, sementara forum sebelumnya akan digudangkan (arsip). Diskusi yang masih aktif dipindahkan ke forum baru. Proses migrasi lebih detil, dirinci di Mandriva-Linux-Wiki. Lingkugan pengembangan distribusi Mandriva juga dipindahkan ke sistem baru memafaatkan Automated Build Farm (ABF) dari ROSA, seperti juga Git.

Keberhasilan proyek OpenMandriva sangat tergantung pada komintmen semua pemangku kepentingan (stakeholder) terutama komunitas dalam memenuhi janjinya menyediakan sebuah distribui Linux yang ramah pengguna dan inovatif.

Mandriva 2011 “Hydrogen” Telah Rilis

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS).

Dimasa mendatang peluncuran versi baru hanya tersedia hanya satu kali setiap tahun dan menjanjikan dukungan selama 18 bulan atau tiga tahun untuk versi LTS (Long Term Support). Kecuali itu distro ini akan lebih terbuka terhadap komunitas yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan Mandriva Linux.

Mandriva Fokus Optimalkan Desktop KDE:

Pembaruan lainnya di Mandriva 2011 adalah secara resmi hanya mendukung KDE sebagai lingkungan desktop yang diunggulkan Mandriva, dan kali ini menyertakan KDE SC 4.6.5. Sementra itu Gnome, Xfce atau desktop lainnya akan disediakan sebagai paket software yang dikembangkan dan didukung oleh komunitas.

Dengan konsentrasi untuk KDE, pengembang Mandriva berharap bisa menjadi distribusi dengan desktop KDE terbaik diantra semua distro yang ada. Kecuali itu Mandriva pada prinsipnya menyediakan hanya satu program terbaik untuk setiap aplikasi yang telah diuji coba secara rinci. Dengan dengan demikian ukuran media dapat direduksi secara dramatis dan kini untuk rilis Mandriva 2011 hanya mengisi sepertiga dari DVD installer (1.6 – 1.7 GB) yang juga dapat dijalankan sebagai LiveDistro. Program lainnya, bila diperlukan bisa dipasang menggunakan pengelola paket dari lumbung repositori yang tersedia.

Mandriva 2011 membawa desktop KDE-Plasma dengan theme khusus diambil dari pengembang Rosalabs asal Rusia dan diterapkan pada tampilan untuk Grub, Plymouth, KDM dan Windowmanager. Juga berasal dari Rosalabs adalah menu start dan Fork dari panel kontrol. Kecuali itu, untuk Timeframe tersedia antarmuka grafis dengan Framework Nepomuk, yang memungkinkan penelusuran berkas berdasarkan tanggal pembuatannya.

Sebagai salah satu distro pertama disamping Fedora, Mandriva 2011 juga telah mengintegrasikan Systemd menggantikan Sysvinit untuk urusan inisialisasi sistem. Basis untuk membangun Mandriva 2011 menggunakan kernel Linux 2.6.38.7 disamping X.org 7.6 dengan X-Server 1.10.3. Sebagai Paketmanager diberdayakan RPM5, sebuah Fork yang pengembangannya diawali oleh Jeff Johnson.

Baru di Mandriva 2011 adalah program instalasi yang diklaim pengembangnya dibuat semudah mungkin. Mengiringi KDE SC 4.6.5, disertakan program-program yang telah diperbarui seperti pengelola berkas Dolphin, pengelola gambar (foto) Shotwell 0.10 sebagai pengganti Digikam. Walaupun sebenarnya Digikam merupakan bagian dari koleksi aplikasi KDE, namun Mandriva memilih Shotwell yang dianggap telah menjadi standar baru untuk aplikasi pengelolaan Foto dilingkungan FOSS. Sebagai editor video digunakan PiTiVi 0.14 dan sebagai Audio-Player dikemas Clementine 0.7.1 menggantikan Amarok.

Untuk menu start diutamakan penggunakan “SimpleWelcome” sebagai pengganti menu Kickoff. Bersama pakar useabiliti dari ROSA Labs, Mandriva juga mengertakan pembaruan lainnya seperti StackFolder sebagai applet Plasma yang memungkinkan penelusuran dan membuka folder dengan cepat dari sebuah daftar (folder list). Versi khusus RocketBar tersedia di KDE-Panels dan Mandriva juga layanan Cloud menggunakan MandrivaSync, serupa dengan layanan awan dari Ubuntu One.

Sebagai browser standard disertakan Firefox 5.0.1, dan klien mail Thunderbird 5.0 disamping  suit office versi Libreoffice 3.4.2 yang  diklaim enterprise ready.

Daftar fitur terpenting Mandriva Linux 2011:

  • Linux kernel 2.6.38.7;
  • X.Org Server 1.10.3;
  • Hybrid ISO image;
  • RPM 5;
  • KDE SC 4.6.5;
  • Artwork baru;
  • Menu kickoff baru (SimpleWelcome);
  • Peningkatan pada Mandriva installer;
  • TimeFrame add-on untuk Nepomuk;
  • Ditambahkan: RocketBar;
  • Ditambahkan: StackFolder;
  • Ditambahkan: Mandriva Sphere;
  • Ditambahkan: MandrivaSync;
  • Baru: Mandriva Package Manager;
  • LibreOffice 3.4.2;
  • Mozilla Firefox 5.0.1;
  • Mozilla Thunderbird 5.0;
  • Clementine audio player;
  • PiTiVi video editor;
  • Shotwell photo management;
  • Applet-aplet untuk NetworkManager dan Knetworkmanager;
  • Ditambahkan: VirtualBox guest additions;
  • Dukungan untuk kartu jaringan Intel dan Atheros;
  • Dukungan lebih baik untuk Epson, HP and Lexmark printers;
  • Dukungan lebih baik untuk USB 3G drives.

Mandriva: Dukungan 2010.1 Dan 2010.2 Diperpanjang

Menanggapi protes para pengguna, perusahan dibalik Mandriva Linux berjanji memperpanjang dukungan untuk distribusi versi Mandriva 2010.1 dan 2010.2 selama enam bulan. Dengan demikian diharapkan bahwa transisi ke versi Mandriva 2011 yang saat ini masih belum final, akan menjadi lebih mudah.

Pimpinan perusahan Mandriva telah mengambil keputusan untuk memperpanjang masa dukungan terhadap Mandriva 2010.1 (rilis 9 Juli 2011) dan updatenya 2010.2 (23 Desember 2010) selama setengah tahun yang tadinya diumumkan berakhir pada 8 Juli 2011, kini dilanjutkan sampai 8 Januari 2012 dengan mensuplai perbaikan dan patches terhadap komponen utamanya.

Sejatinya Mandriva diterbitkan secara berkala dua kali setahun. Namum dua rilis terakhir ternyata jadwalnya molor terus, sedangkan Mandriva 2011 yang dinantikan penggunanya masih belum tersedia.

Mandriva yang sejak beberapa tahun terakhir bertubi-tubi diterpa masalah keuangan, dan tahun lampau harus merumahkan sebagian besar karyawan termasuk para pengembangnya. Ketidakpastian seperti itu, telah  membuat para pecinta tidak sabar yang menggalang komunitas pengembang dari seluruh dunia mendirikan distro baru sebagai sebuah fork dari Mandriva dan diberi nama Mageia yang baru-baru ini berhasil merilis versi perdananya.

Mageia 1 Hadir Mendampingi Mandriva

Setelah menerbitkan lima kali versi ujicoba secara marathon, saatnya Mageia 1 versi final hadir percaya diri mendampingi Mandriva Linux yang akhir-akhir ini rilisnya masih senin-kamis. Mageia Linux dilahirkan sebagai buah dari aksi komunitas atas ketidakpastian masa depan Mandriva S.A. yaitu perusahan penyokong dibalik distro Mandriva Linux.


Tatkala Mandriva S.A. diterpa masalah keuangan, banyak pecinta dan pengguna konsen terhadap situasi yang tidak menentu dan komunitas pengembang kontan menyingsingkan lengan baju membangun distribusi penerus dalam wujud Mageia Linux. Hal serupa juga terjadi pada proyek-proyek open source popular lainnya seperti LibreOffice (OpenOffice.org) dan Joomla (Mambo) bila terjadi masalah non-teknis.

Mageia 1 versi stabil dibangun diatas landasan Mandriva 2010.2 memasang kernel Linux 2.6.38.7 dan menyertakan lingkungan-lingkungan desktop versi KDE 4.6.3, Gnome 2.32, Xfce 4.8.1 atau Lxde. Pengguna yang merasa desktop-desktop tersebut masih terlalu berat, Mageia juga menyediakan lingkungan desktop ringan di repositorinya berupa aneka Windowmanager seperti Fluxbox, Openbox, IceWM, Fvwm2 atau Windowmaker.

Disto Mageia 1 telah dibekali (nyaris) segalanya yang dibutuhkan pengguna untuk menyelesaikan pekerjaan hari-harinya. Untuk itu, misalnya tersedia Browser Firefox 4.0.1, Chromium 11 dan Epiphany disamping klien-klien email Thunderbird 3.1.10, KMail 4.4.11.1 dan suit PIM Evolution 2.32.2. Bagi yang memilih komunikasi daring (online), tersedia Instantmessenger Kopete, Pidgin, Empathy atau Kadu. Untuk menunjang kegiatan perkantoran tersedia suit LibreOffice dan Calligra (penjelmaan KOffice) dan menggunakan aplikasi KmyMoney, Skrooge atau GnuCash pengguna bisa merapihkan urusan keuangannya. Guna mendukung kreatifitas dikemas paket-paket aplikasi seperti Gimp, Inkscape dan Blender.

Bagi para pengembang software, Mageia menyediakan paket IDE seperti Anjuta, Eclipse, Netbeans dan KDevelop yang dapat diambil dari lumbung repositori. Berkat dukungan untuk VirtualBox, KVM/Xen dan virt-manager, Mageia dapat dijadikan sebagai sistem tamu untuk sistem-sistem lainnya, sementara paket Wine yang dibawanya memungkinkan untuk menjalankan aplikasi Windows di Mageia Linux. Sebagai pengelola paket software diberdayakan urpmi, dan untuk pengelola sistem digunakan perkakas Drak asal Mandriva.


Mageia 1 tersedia untuk arsitektur i586 (32bit) dan x86_64 (64 bit), sementara untuk prosesor ARM dijanjikan pada tahap berikutnya. Mageia mengerti tidak kurang dari 161 bahasa dunia dan diterbitkan berupa media DVD dan LiveCD (KDE atau GNOME). Mageia juga menyediakan panduan untuk meng-upgrade sistem Mandriva Linux 2010.1 dan 2010.2 disulap menjadi Mageia 1.

Mandriva 2010.2 Lebih Stabil dan Aman

Mandriva Linux 2010.2 yang dirilis menjelang hari raya (Natal), menurut pengembangnya merupakan tindak lanjut dari update berkala setelah Mandriva Linux 2010.1 Spring diluncurkan di bulan Juli 2010. Tanpa penambahan fitur yang berarti, rilis ini ditargetkan untuk mengaktualisasi status update dan perbaikan guna memperkokoh Mandriva 2010 Spring agar lebih stabil dan lebih aman.

Paket-paket software “official” Mandriva 2010.2 telah menerima paling tidak sebanyak 2522 perbaikan untuk menutup celah keamanan maupun meluruskan kekeliruan dan andaikan dihitung berikut perbaikan yang dilakukan terhadap paket-paket yang berasal dari Backports dan media testing, maka jumlah perubahan yang dilakukan pengembangnya menjadi tidak kurang dari 6312 perbaikan.

Mandriva Linux 2010.2 mengemas versi Kernel (bukan yang terkini) Linux 2.6.33 berikut lingkungan desktop versi GNOME 2.30.0, KDE 4.4.3 dan Xfce 4.6.1. Sebagai aplikasi perkantoran dan aplikasi dasar lainnya, Mandriva membawa OpenOffice.org 3.2, Thunderbird 3.0, Firefox 3.6.13 dan GIMP 2.6.8. Untuk memenuhi kebutuhan para pengembang Mandriva 2010.2 menyediakan gcc 4.4.3, Mono 2.6.4, Perl 5.10.1, PHP 5.3.4 dan Python 2.6.5 seperti juga sistem-sistem basis data MySQL 5.1.46 dan PostgreSQL 8.4.5.